
Beberapa bulan telah berlalu.
Kini Qynliu benar-benar tengah merasakan menjadi ibu hamil, dengan perutnya yang buncit sudah memasuki bulan ketujuh, perut Liu begitu besar dan bulat karna dia tengah mengandung Baby twins.
Wanita cantik itu setiap harinya hanya menghabiskan waktu berada di Mansion, Amos semakin hari semakin dewasa, dia sudah berubah menjadi suami siaga dan selalu mementingkan istri dari apapun.
Kebahagiaan terus-menerus datang dalam keluarga mereka, dimulai dari kabar bahagia tentang jenis kelamin calon bayi mereka yaitu bayi pasangan laki-laki dan perempuan, yang membuat seluruh anggota keluarga besar rasanya tak sabar agar Baby Twins cepat hadir ke dunia ini. Sampai berita Tuan Ham ayahnya Amos yang kembali menemukan tambatan hatinya di usia baya, yaitu seorang wanita seumuran dengannya yang bekerja disebuah panti jompo.
Tak lupa Jerald anak dari Maxim dan Elle yang juga menemukan ibu pengganti untuk putranya Kenzo yang selama ini begitu membutuhkan figur seorang ibu, tak lain tak bukan sosok wanita yang sudah mengambil hati Tuan muda Jerald adalah Fay wanita muda yang menjadi asisten pribadi Qynliu.
Juga Amos yang sudah menemukan lokasi keberadaan sang Ibu kandung yang bernama Nayana, sahabat kecil Anatasya ibu mertuanya sendiri, tak diduga ternyata selama ini Nayana juga mencari putranya Amos dan Keyndra, Nayana yang tinggal di sebuah negara yang lumayan jauh ternyata sudah memiliki keluarga baru dengan dua orang putri dari hasil pernikahan keduanya.
Nayana ternyata hidup dengan sederhana namun penuh kebahagiaan, tidak saat bersama dengan Ham yang berselingkuh darinya, keduannya pun sudah berkomunikasi melalui ponsel, Nayana terharu, dia menangis dan terus meminta maaf pada Amos karna sudah meninggalkan kedua putranya, Nayana meminta agar Amos dan Keyndra menemuinya di negara XXX tersebut.
Mengingat Keyndra yang tengah libur dari asrama tempat dia berkuliah di negara ZZ Amos langsung memerintahkan sang adik agar lebih dulu pergi menemui Ibu mereka yang sudah lama terpisah, Amos juga meminta Keyndra merahasiakan pernikahannya dengan Liu karna akan membuat kejutan pada sang ibu.
Amos akan menyusul dalam Minggu ini bersama istrinya setelah hasil cek kandungan Liu keluar, bahwa kandungan Liu benar-benar kuat dibawa bepergian menggunakan transportasi udara.
🌄
Ditengah hari yang panas terlihat seorang pria yang hanya memakai Boxer dan Kaos rumahan tengah mengguyur rambutnya frustasi, Liu yang duduk di atas sofa ruang keluarga itu terus menempel pada pria lainnya yang terlihat menyeringai penuh kemenangan.
__ADS_1
"Tapi sayang, ak-......"
"No, No, aku hanya ingin pergi dengan kakakku tidak denganmu"
Potong Liu cepat kembali merangkul mesra lengan pria yang duduk dengan gaya bossy di depan kedua pasangan suami istri itu.
"Aku Daddynya jad-......"
"Aku unclenya"
Potong pria itu pula yang membuat Liu tersenyum lebar, mata Amos kian melotot saat melihat istrinya dengan genit mencium pipi pria itu yang tak lain adalah Sean kakaknya.
"Baiklah terserah kalian saja"
"Dadahhh suamiku, aku mencintaimu, say Dada to Daddy anak-anak Mommy"
Ucap Liu memberi ciuman jarak jauh sambil mengelus perutnya menatap sang suami tercinta, Amos berdecak kesal.
Cup.
Cup.
__ADS_1
Dua buah kecupan mesra Amos layangkan pada kening dan perut buncit istrinya, Liu juga membalas tak kalah mesra mengecup bibir Amos kemudian melambaikan tangannya saat sang kakak mulai menarik Liu menjauh karna merasa muak melihat adegan mesra adik kesayangannya itu.
"Adik Ipar kami pamit, hari ini aku akan bersama istri dan anak-anakmu"
Ledek Sean tertawa besar menggema seisi rumah, diikuti tawa Liu yang begitu menyebalkan ditelinga suaminya, para pelayan tertawa melihat tingkah lucu mereka.
Hanya butuh waktu tiga puluh menit, Sean dan Qynliu telah sampai di sebuah gedung tempat atau tujuan keduannya. Yaitu gedung tempat senam khusus ibu hamil, ruangan VVIP yang menjadi tempat biasa Liu kunjungi bersama Amos, namun kali ini dia ditemani sang kakak tercinta.
"Selamat Datang Nyonya Amos dan Tuan Sean"
Sapa pemandu senam itu serempak, para wanita yang berjumlah empat orang itu menganguk sopan sudah mengenal Qynliu dan Juga Sean yang menjadi pengusaha sukses yang teramat terkenal. Sebenarnya para pemandu itu bingung saat melihat Sean bersama dengan Liu istri dari Amos, seorang pengusaha terkenal juga. Namun mereka tidak berani bertanya. Begitupula tiga ibu hamil lainnya yang didampingi pasangan masing-masing.
"Kenalkan Mem ini Lord Sean kakakku"
Ucap Liu menyadari pandangan mereka semua, semuanya menganguk dan kembali membungkuk, berbeda dengan Sean yang memasang tampang datar namun tangannya terus mengelus perut buncit Qynliu.
"Oke nyonya silahkan langsung berdiri diatas karpet kosong, karna para nyonya dan tuan sudah hadir dan member ruangan kita sudah lengkap, senamnya akan kita mulai ya"
Ucap salah satu pemandu dengan ramah, para wanita-wanita hamil kelas atas yang memesan ruangan senam VVIP itu langsung berbaris dan berdiri sesuai karpet dan jarak yang sudah disiapkan didampingi pasangan masing-masing yang berdiri tepat dibelakang mereka.
"Rileks dan santai, pikiran tenang dan nafas teratur, rasakan pergerakan Bayi nya, para ibu angkat tangannya ke atas tarik nafas dan buang"
__ADS_1
Petunjuk dari pemandu itu yang diikuti para ibu hamil, gerakan demi gerakan mereka lakukan dibantu para pasangan. Sean yang tidak terbiasa menjadi bingung dan kerepotan melakukan apa yang harus dia lakukan, tapi dia berusaha keras agar bisa berhati-hati dan juga fokus agar tidak terjadi sesuatu kepada keponakannya.