GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 64


__ADS_3

"Kepung markas mereka, jangan sampai ada yang bergerak sebelum aba-aba. Mengerti?"


"Mengerti Princess"


Suara sorak terdengar keras dari alat komunikasi jenis radio yang ada ditangan Qynliu. Gadis cantik berbalut kostum menyeramkan serba hitam mengangguk paham.


Mata indahnya yang terpancar bebas berwarna Galaxy aneh dengan teliti memerhatikan daerah sekitar, tak secenti tertinggal oleh matanya.


Pandangan mata Liu menjadi tajam dan dingin melihat pemandangan yang tak menyenangkan tak jauh dari posisinya berada. Liu menghela nafas, membuka sebuah koper yang berada dikursi sebelah tempat dia duduk didalam mobil. Membuka koper itu hingga terpampang berbagai macam senjata canggih dan mewah.


Qynliu membawa sebuah pistol dengan pegangan pada pelatuk terbuat dari Emas. Tak lupa Qynliu mengeluarkan amunisi dan memasukkannya kedalam pistol mewah itu. Kemudian tangan kiri Liu menyentuh sebuah pisau berkilat terukir namanya pada tempat tajam pada pisau itu. Saat merasa senjatanya sudah cukup kaki jenjang itu pun melangkah turun dari mobil dengan hati-hati.


Lokasi markas yang berada di perumahan tak berpenghuni serta banyaknya bangunan-bangunan terbengkalai memudahkan Liu dalam bersembunyi, tak lupa para Mafiso yang ikut serta sudah membawa posisi bersembunyi paling aman.


Ingat, dalam misi menyelamatkan sang Mommy kali ini, hanya ada dia seorang sebagai pemimpin. Sang Daddy dan Sean tidak ikut serta. Saat Bryan tahu bahwa istrinya diculik hampir saja dia kena serangan jantung. Tapi si gadis nakal Qynliu memohon-mohon bahkan bersujut dibawah kaki nya agar misi ini dia tangani seorang diri, dia berjanji akan menyelamatkan Anatasya tanpa lecet sedikitpun. Bryan dan Sean terpaksa mengiyakan, namun semua mereka tak lepas kendali.


Liu memantau dari balik sebuah pilar rumah besar diseberang. Memerhatikan beberapa mobil yang baru masuk pekarangan Markas Agio Young.


Para Mafiso Squad Eror berhamburan keluar dari dalam markas, mengambil posisi dan berdiri disekitar mobil lalu mengarahkan senjata mereka pada Anatasya yang baru turun dari mobil dengan tangan diikat.


Agio yang berdiri dibelakang Anatasya sedikit kasar mendorong ibu mudah itu agar masuk kedalam Markas. Hal itu memancing kemarahan Qynliu rasanya tidak tega jika Mommynya diperlakukan seperti itu. Wajah Agio tampak sangat senang dan bangga karna bisa menangkap Anatasya si Ratu dunia gelap.


"Hahahah, memang aku yang paling hebat, menangkap wanita seperti mu seperti memasukkan anak anjing kedalam karung"


Tawa Agio pecah dengan sangat keras sambil berjalan masuk kedalam. Namun wajah Anatasya tidak terekspose entah bagaimana ceritanya Anatasya sudah memakai penutup wajah berbentuk cadar hanya matanya saja yang terlihat. Dapat di yakini bahwa hanya Agio seorang yang dapat melihat langsung wajah Anatasya.


Tunggu......


What?

__ADS_1


Liu menjadi gugup dan salah tingkah, saat mata indah sang Mommy yang tertutup oleh Soflen itu dapat menangkap dirinya yang tengah bersembunyi, mata itu benar-benar tajam dengan mudah melihat Liu. Walau diam seribu bahasa tapi jangan salah Anatasya sangat teliti dan berhati-hati.


Saat Agio dan Anatasya yang bagaikan seorang tawanan hampir mencapai pintu masuk, sebuah tembakan keras melesat mengenai kepala bagian belakang anak Buah Agio.


Semuanya menjadi kaget, anak buah Agio menjadi kalang kabut, begitupulah Agio.


"Kurang ajar, siapa yang melakukannya keluar kau sialan"


Teriak Agio marah, dia mengacungkan senjatanya keatas dengan gerakan cepat melihat Mafiso nya yang sudah tewas dengan kepala bocor. Darah bersimbah pada lantai. Para Mafiso Agio langsung berpencar dan berjaga-jaga.


Prok


Prok


Prok


"Agio Young, masih ingat aku tidak?"


Agio mengerjit tidak asing dengan suara ini, namun wajah gadis itu tertutup masker hingga membuat Agio bertanya-tanya siapa gerangan.


"Siapa kau?"


Teriak Agio sambil mengarahkan senjata pada sosok gadis itu siapa lagi jika bukan Qynliu.


"Woh woh, santai jangan panik"


Qynliu terkekeh masih terus berjalan dengan sangat anggun menuju sang Mommy dan Agio. Wajah Agio tampak tegang dan panik, masih terus mengarahkan senjata kedepan.


DOR......

__ADS_1


DOR.....


"Sialan kau"


DOR.....


Beberapa peluru melesat mengenai anak buah Agio, para Mafiso pasukan TZX keluar dari persembunyian dan mengepung lawan, mereka mengambil posisi satu lawan satu tapi sudah dipastikan pasukan Agio kalah jumlah dan juga kemampuan. Karna marah melihat anak buah nya yang sudah dikalahkan talak oleh Qynliu Agio ikut melesatkan senjata pada Liu namun dengan sedikit gerakan peluru itu pun melesat tak mengenai Liu.


Qynliu menatap Agio dengan santai, hanya tersisa mereka bertiga disini, para Mafiso TZX sudah menggiring anak buah Agio kedalam markas untuk sedikit diberi pelajaran baru mereka semua akan diratakan dengan tanah.


"Wah putriku memang hebat"


Anatasya yang sedari tadi diam akhirnya membuka suara, tangannya yang tadi terikat kini dengan mudah terlepas, bagaimana caranya? Entahlah.


"Kau....ka-kau"


Tunjuk Agio syok saat Liu membuka maskernya, wajah gadis itu kini terlihat jelas. Namun rasa kaget Agio hanya sesaat digantikan dengan suara tawa yang menggelegar.


"Ibu dan anak yang sangat cantik dan licik, tapi aku tidak yakin kalian bisa mengalahkan aku"


Ejeknya dengan wajah menantang, senjata api berlaras panjang itu dia arahkan tepat di pelipis Anatasya. Tapi si Mommy muda masih bersikap tenang, tidak dengan Liu yang langsung terbawa emosi. Wajahnya berubah datar dan menyeramkan sorot matanya menjadi dingin dan tajam. Tangan Liu terkepal dibawah sana hingga buku tangannya terlihat.


DOR.......


"Sialan"


____________


Bersambung.......

__ADS_1


Aduh gimana nih guys keadaan Mommy Anatasya, sad ending ga ya?


__ADS_2