GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE. 17


__ADS_3

Mata Liu mengedar melihat nuansa Apartemen yang cukup terbilang mewah. Apartemen dengan lantai paling atas, khusus sipemilik gedung...Berarti Amos lah sipemilik gedung mewah nan menjulang tinggi ini...Semua ruangan didalam cukup lengkap dan canggih,dimulai dari berbagai ruangan hingga furniture modern.......


"Malam ini kita akan menginap,besok jika hujan reda kita akan kembali kerumah" Ucap Amos. Liu melirik suaminya yang tengah melepaskan Jasnya disofa.....Gadis itu tak menyahut,dia berjalan kearah dapur akan mencari makanan karna perutnya terasa sangat lapar......


"Cihhh Apartemen saja yang mewah,makanan tidak ada satupun,apa wanita gila itu tidak pernah kesini dan menyiapkan persediaan makanan"Guman Liu dengan kesal mengecek seisi dapur namun tidak menemukan satupun jenis makanan baik yang instan ataupun dimasak dulu.....


"Lexa memang belum pernah kesini. Apartemen ini masih baru jadi persediaan makanan memang tidak ada"Liu hampir terlonjak kaget mendengar suara Amos yang sudah berada dibelakangnya....Gadis itu jadi kikuk ternyata Amos mendengar cacian Liu pada Istri pertamanya....


"Berikan aku uang,aku ingin cari makan" Ketus Liu memasang wajah innocent,dia mengadahkan tangan tepat didepan wajah Amos....Pria itu masing memasang wajah datar....


"Dasar gadis tidak tahu malu,sudah kuizinkan tinggal dirumahku dan masih juga meminta uang"Kesal Amos menatap Liu dengan jengah....Gadis itu mencibir, dia bertolak pinggang lalu balas menatap dengan kejam....


"He pria gila,aku tidak minta ikut tinggal bersamamu ya dengan nenek sihir itu,dan yang tidak tahu malu itu kau, gaya-gaya mengajak gadis sepertiku tinggal bersama jika kebutuhanku saja masih kau perhitungkan"


"Kau....."


"Apa kau ingin marah begitu,dasar pria miskin,gaya saja seorang pengusaha tapi untuk makan gadis kecil saja tidak bisa kau penuhi"....


Amos mengeran kesal,mulutnya terdiam tidak bisa membalas lagi perkataan Liu yang sangat menusuk,gadis ini mulutnya sangat pedas,tidak ada sisi kelembutan sama sekali....


"Ini belilah sesuka hatimu,habiskan uangku jika kau mampu"Amos menyerahkan sebuah Black Card ditelapak tangan Liu,gadis itu meliriknya sebentar,hanya sebuah Black Card dia bahkan memilikinya lebih dari lima.....

__ADS_1


"Ini baru Pria tampan dan sukses,ok suamiku sayang,kau tunggu disini yah, aku akan belanja diMall bawah dan juga membeli baju ganti kita berdua" Seru Liu mengerlingkan matanya dengan semangat lalu mulai berjalan keluar Apartemen.....


Amos diam mematung melihat tingkah Liu,dia memegang dadanya yang kembali berdetak kencang,dia selalu merasa aneh entah kenapa dekat dengan istri kecilnya itu membuat dia selalu berkeringat dingin.......


"Memang dia tahu menggunakan Kartu itu?"Guman Amos yang menatap punggung Liu yang perlahan menjauh....


Drrrrtttt.......Drrrrtttt


Ponsel disaku celana Amos berdering dengan segera dia mengeceknya dan ternyata Lexa yang memanggil.....


"Hallo Lexa"Sapa Amos terlebih dahulu,dia mulai melangkah kearah kamar....


"Darl,kenapa masih belum pulang?"Terdengar suara sedih Lexa dari seberang sana.....


"Yasudah tidak apa-apa. Dari pada aku tidur sendirian malam ini,aku menginap dirumah Desta ya?"


"Lexa setiap malam kau selalu keluar,apa tidak bisa selamam saja kau berdiam diri dirumah?"


"Tapi Darl Desta tadi menghubungiku dia menyuruhku menemaninya malam ini"Amos mendengus lagi dan lagi istrinya itu selalu keluar malam pulang pagi,dan selalu beralasan menginap dirumah teman wanitanya Desta......


"Yasudah terserah saja"

__ADS_1


Tut......


Sambungan telepon mereka terputus. Amos berdecak,dia sudah mulai bosan dengan tingkah Lexa,namun karna dia mencintai wanita itu membuatnya tidak bisa mengatakan Tidak....


Tok...tok.....


"Suamiku,makanannya sudah siap diatas meja,ini bajumu sudah aku belikan"Amos melirik pintu kamar saat mendengar pekikan istri mudanya.....


Ceklek.....


"Berhenti memanggilku suami,itu sangat memuakkan,kau ingat statusmu,kau hanya gadis kecil istri kontrak...Yang boleh memanggil seperti itu hanya Lexa seorang"Ucap Amos dingin saat dia berhadapan dengan Liu.....Gadis itu terdiam mendengar teguran Amos,kenapa terasa tidak menyenangkan ditelinganya....


"Tapikan aku istrimu juga,jadi suamiku itu wajar-wajar saja"Bela Liu dengan tidak tahu malunya....Padahal sekarang dia tengah memainkan perannya yaitu mencoba membuat Amos bertekuk lutut....


"Istri,istri diatas kertas, lagipula mana mungkin aku menjadikan gadis kecil sepertimu menjadi istriku sepenuhnya"Balas Amos.....Mata Liu menatap Amos nanar,ucapan dan perlakuan Amos semakin membuat Liu gencar ingin membuat pria itu bertekuk lutut.......


"Jika aku mencintaimu bagaimana,apa kau akan tetap menjadikan aku Istri diatas kertas?"Tanya Liu dengan suara lembut....Sejenak Amos terdiam,tapi sedetik kemudian dia kembali berkata.....


"Cinta...itu urusanmu,aku tidak akan pernah membalasnya,hati dan jiwaku hanya milik Lexa....kau hanya orang asing yang tengah singgah"Jawab Amos tanpa memikirkan perasaan Liu....Tapi gadis itu ya santai-santai saja,mengingat dia belum ada rasa apa-apa pada Amos....


"Pegang ucapanmu,jangan sampai kau menjilat ludahmu sendiri"Ingat Liu dengan nada dingin,yang baru pertama kali Amos dengar,gadis itu berlalu tapi sebelum itu....

__ADS_1


"Makananmu sudah siap,makanlah,maaf tadi aku makan duluan,soalnya perutku sudah sangat lapar"


__ADS_2