GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 121


__ADS_3

Malam ini Liu sudah siap dengan gaun mewahnya, Dres warna putih tulang pas body khusus Ibu Hamil melilit cantik ditubuh Nyonya Amos itu. Dres yang menutupi seluruh pahanya memperlihatkan kaki bawah yang indah dan terawat, tak lupa bagian bahu dan leher diperlihatkan karna bagian atas Dres itu mengenakan tali spaghetti. Rambutnya yang disanggul rapi dengan Make Tipis menunjang penampilan naturalnya.


Tak lupa sang suami, dia menatap istrinya lamat penuh cinta dan kekaguman, tangan kekarnya dia lingkarkan pada perut buncit Liu yang tengah berdiri di depan cermin. Keduanya mengenakan warna baju senada, tubuh kekar Amos dilapisi Kameja putih dan celana putih, tak lupa sepatu mewah yang mengkilat, rambutnya diberi bentuk dengan rapi, lengan baju yang digulung sampai siku dan kancing baju yang tidak dikunci sepenuhnya memamerkan otot dada yang bidang.


"Suamiku sangat tampan"


Puji Liu mengalungkan tangannya dileher sang suami, Amos tersenyum nakal meraba sensual pinggang Qynliu.


"Terimakasih sayang, Istriku juga selalu terlihat cantik dan seksi"


Goda Amos membuat pipi ibu hamil itu bersemu malu, dia menyembunyikan wajahnya yang memerah diceruk leher Amos, membuat pria tampan itu tertawa gemas.


Kemudian sepasang suami istri itu berjalan keluar dari kamar dengan bergandeng mesra, saling menatap penuh cinta. Sampai di ruang keluarga mereka melihat yang lainnya sudah menunggu dengan penampilan yang cantik dan tampan. Ada Nayana dan Drak juga mengenakan pakaian warna senada yaitu warna hitam. Juga Lauren dan Chelsea mengenakan Dres seksi memperlihatkan setiap lekuk tubuh mereka......


Lauren dan Chelsea kembali melirik Qynliu sinis, keduannya merasa iri dengan kecantikan dan juga lekuk tubuh sempurnanya walaupun dia tengah hamil besar. Mereka akui bahwa Liu benar-benar sangat cantik, kedua bersaudara itu memasang gaya angkuh dan arogant, mereka sudah menyusun rencana untuk mempermalukan Liu dan keluarganya. Mereka nantinya akan menghina dan mengejek keluarga Liu yang miskin karna berani bersanding dengan Amos, kakak tiri mereka yang kaya.


Mereka semua akan menghadiri acara makan malam yang diadakan keluarga Besar Lowhen Robsont dalam menyambut kedatangan Nayana bersama keluarga barunya. Anatasya dan Bryan sendiri yang langsung meminta Amos dan Liu agar mengajak seluruh keluarga Nayana datang malam ini untuk Diner bersama di Mansion utama Lowhen Robsont.


Mereka semua pun bergerak masuk mobil masing-masing, Liu dan Amos satu mobil dengan Gal sebagai supir yang akan menuntun jalan Mobil Drak dan Nayana beserta kedua putri mereka.


Mobil melesat membelah jalan hingga sampai masuk ke dalam rute jalan menuju gerbang Mansion utama, hanya ada pagar besar yang menjulang tinggi seolah menembus langit. Drak dan Nayana yang berada di belakang mobil Amos saling pandang, tidak terlihat adanya perumahan jika dari depan gerbang. Mobil mereka berhenti dan tiba-tiba sebuah laser mengunus ke arah mobil Amos dan langsung mendeteksi wajah Gal.

__ADS_1


Gal sendiri sudah memiliki akses masuk Mansion utama Lowhen Robsont sebagai orang kepercayaan menantu mereka dan sudah menjadi salah satu anggota keluar, tiba-tiba gerbang bergeser dan terbuka langsung saja mobil mereka masuk melewati gerbang.


Sedangkan anggota keluarga Nayana menganga kagum melihat kecanggihan yang baru mereka temui, mobil terus berjalan beberapa kilo meter ke depan hingga kembali menemukan gerbang ke dua. Seorang Pria berdiri dari balik gerbang dengan senjata Laras panjang di tangannya. Beberapa pria datang dan langsung mengecek mobil yang dikendarai Gal, saat melihat Nona Muda mereka berada di dalam para pria itu menunduk hormat.


"Salam Nona Muda, Salam Tuan Muda, Salam Tuan Gal"


Liu dan Amos menganguk bersamaan, Gal membalas dengan senyuman.


"Mereka bersama kami"


Ucap Liu mengkode para pria itu, merekapun menganguk dan mempersilahkan ke dua mobil itu lewat. Lagi dan Lagi yang di belakang hanya bisa menganga bodoh terkagum-kagum dan juga heran dengan pengawasan yang sangat ketat. Mobil mereka berjalan melewati taman bunga yang begitu luas, kemudian melewati lapangan golf dan juga lapangan basket. Hingga Gal langsung memarkirkan mobil ke dalam Garasi khusus tamu.


Garasi Mobil khusus tamu terlihat sudah dipenuhi oleh banyak mobil mewah kelas dunia, yang sudah dipastikan adalah milik para anggota keluarga Lowhen Robsont. Sekitar dua puluh pelayan wanita dan sepuluh pelayan pria berlari ke arah mobil Amos, membukakan pintu dan menyambut Nona Muda mereka dengan hormat. Walaupun sudah berkunjung berkali-kali Amos masih saja dibuat kagum dengan seluruh kemewahan yang ada pada Mansion dan juga kehidupan istrinya. Liu benar-benar hidup bergelimang harta tanpa kekurangan sedikitpun.


Sapa Liu girang kepada dua orang yang sangat berjasa dalam hidupnya, yang selalu bersama Liu sejak dia masih kecil bahkan sebelum lahir.


Keduanya menunduk hormat dan menuntun Liu dengan hati-hati masuk dalam Mansion besar dan megah. Nayana beserta keluarganya keluar dari dalam mobil dengan mata melotot menatap gedung tinggi dan megah yang baru pertama kali mereka jumpai, gedung besar layaknya kastil kerajaan di dalam dongeng. Bahkan Lauren dan Chelsea hampir terjatuh pingsan saat melihat seberapa megahnya Mansion di depan mereka, ditambah pelayanan para Maid yang luar biasa.


"Salam Nyonya Nayana dan Tuan Drak, beserta Nona-nona. Mari saya antarkan, Nyonya dan Tuan Besar sudah menunggu anda sekalian"


Seorang wanita cantik dengan rambut pendek dan baju rapi datang menghampiri mereka dengan hormat, wanita itu adalah Fay asisten pribadi Liu. Mereka menganguk dan mengikuti langkah kaki Fay.

__ADS_1


"Ma-maaf Nona, apa ini Rumah menantuku?"


"Iya Nyonya, ini adalah kediaman utama keluarga Nona Muda"


Fay menjawab ringan pertanyaan Nayana yang terdengar gugup mengiringi langkah mereka menuju ke dalam Mansion.


"Be-benarkah, apa pekerjaan orang tuanya?"


Tanya Drak pula seolah tidak percaya sambil matanya menatap sekeliling penuh kagum.


"Tuan Besar adalah CEO AN'T Corp perusahaan nomor satu pada peringkat dunia, sedangkan Nyonya Besar adalah CEO Lowhen Group perusahaan kedua terbesar di dunia"


Sebentar-sebentar keempatnya menghentikan langkah kaki mereka saat mendengar penjelasan Fay, hampir saja mereka pingsan bersamaan saat mengetahui siapa orang tua Liu, terutama Lauren dan Chelsea yang langsung mati kutu dan malu akan kelakuan mereka pada Liu, keduannya rasanya ingin mati saja takut-takut Liu akan mengadu pada orang tuanya dan membuat mereka dibunuh sekarang juga.


"Nayana"


Suara yang terdengar merdu dan girang menghampiri keempatnya dan membuat mereka langsung terkejut. Merasa namanya dipanggil, Nayana menatap ke depan dan langsung membelalak lebar, wanita paruhbaya itu seolah tidak bisa membuka mulut untuk bersuara. Sahabat kecilnya tengah berdiri di depan sana dengan anggun dan wajah yang sangat cantik masih terlihat begitu muda.


"An-Anatasya"


Lirih Nayana tidak percaya, dia perlahan maju mendekat dan langsung menghampiri Anatasya, keduannya langsung berpelukan dan menangis tersedu-sedu, setelah sekian lama mereka kembali dipertemukan, keduannya melampiaskan rasa rindu mereka selama ini. Sedangkan Bryan yang sedari tadi berada di sisi istrinya berjalan mendekat ke arah Drak yang tampak mematung karna bisa melihat langsung wajah Bryan yang sering tampil pada televisi sebagai penguasa dunia bisnis.

__ADS_1


"Halo Besan"


Sapa Bryan ramah mengulurkan tangan pada Drak yang langsung disambut baik olehnya. Keduanya pun bersalaman ala pria kemudian Bryan langsung mengajak besannya menuju ruang keluarga


__ADS_2