GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE. 44


__ADS_3

"Aku..."


Tin....tin....


Ucapan Liu terputus saat mendengar suara kelakson mobil yang sangat nyaring dari arah luar rumah,semua mengalihkan perhatian mereka kearah pintu utama......


"Qynliu cepatlah"


Belum selesai keterkejutan akan sosok Liu yang berdandan super sexsi malam ini,mereka kembali di kejutkan lagi oleh sosok seorang gadis cantik tak kalah sexsi yang baru masuk dari pintu utama,wajah cantiknya tampak masam menahan kesal.


"Hem"


Liu berdehem melepaskan tangannya dari genggaman Amos,pria tampan itu tampak marah dan kecewa,Liu berjalan cepat kearah sosok gadis yang memakai MiniSkirt dan Croptop super sexsi itu,tak lain adalah sahabatnya sendiri,Jessi.


"Liu,Liu.....Aku bilang kembali kerumah dan ganti pakaianmu" Amos memekik keras,ikut mengejar Liu dan Jessi keluar rumah,sayang kedua gadis itu mengabaikan,cepat-cepat memasuki sebuah mobil mewah dengan atap terbuka yang didalamnya sudah ada dua orang gadis cantik menunggu.


"Qynliu Arggggggg" Teriak Amos marah,dia kalah cepat mobil mewah itu sudah melesat membelah jalan, meninggalkan rumah dan melaju kencang.

__ADS_1


Darah Amos kian mendidih,dia menggusar rambutnya kasar mencoba mengatur pernapasan guna mengendalikan emosi, bayang-bayang akan tubuh sexsi istri mudanya yang dibalut dengan Dres mini membuat Amos kembali frustasi, bagaimana jika nanti ada yang menggoda Liu,menatap tubuh sexsi itu dengan gairah.....


sungguh membuat Amos tidak rela,rasanya dia ingin membawa Liu, menarik gadis itu kekamar dan menguncinya untuk dia nikmati seorang diri,tubuh indah itu,ingin sekali Amos membelainya,menggagahi Qynliu hingga gadis itu menjerit ampun karna nikmat. Hal yang belum perah terpikirkan oleh Amos untuk Lexa istri pertamanya....


Melupakan tentang Amos yang tengah dilanda gundah,kini keempat gadis yang memiliki hubungan persahabatan itu tengah tertawa keras didalam mobil mewah yang mereka naiki. Keempatnya tengah menertawakan keberhasilan mereka kabur dari rumah neraka itu.


"Suami mu itu aneh sekali"Celetuk Caca dengan tawanya. Qynliu ikut tertawa.


"Katanya tidak Cinta...." Jawab Liu dengan tawa pula.


"Tapi posesif... hahahahah" Serempak Bela,Caca dan Jessi menyambung kata yang keluar dari mulut Liu,semakin pecah pula tawa keempat gadis itu,bahkan Bela yang menjadi supir berkali-kali membuat kemudi oleng.


"Kita sampai Girl,ingat tatapan mata yang menggoda dan goyangkan tubuh kalian" Pekik Caca pada ketiganya. Ketiganya tertawa kemudian turun dari mobil serempak.


"Ingat senjata kalian, jangan sampai ketahuan" Kali ini Ucapan Liu terdengar dingin,sorot matanya menajam,menatap sebuah bangunan besar tinggi dan megah,namun bangunan itu terlihat tak terurus,dari taman depan dan samping.


Banyak daun-daun kering yang berserakan,sedangkan pada malam hari begini tidak ada satupun pencahayaan yang menerangi bagian teras gedung. Tapi mata tajam Liu dapat melihat banyak CCTV yang terpasang disetiap pilar-pilar gedung, CCTV itu di beri warna sama dengan cat bangunan.

__ADS_1


"Usahakan jangan sampai ketahuan" Peringat Liu lagi,ketiganya mengangguk serempak,sejenak keempat gadis cantik itu merapikan sedikit pakaian sexsi mereka,kembali memoles Lipstik agar semakin merona, kemudian kaki jenjang mereka dengan gaya menggoda berjalan serempak memasuki gedung megah itu.


"Siapa kalian?"Salah seorang pria dengan tatto hampir menutupi seluruh tubuhnya datang menghampiri mereka didepan pintu masuk,suaranya terdengar ketus namun pandangan matanya dengan nakal menyusuri setiap lekukan tubuh yang aduhai didepannya itu....


"Siapa Jo?"Salah seorang pria lagi datang menghampiri,tapi kali ini wajahnya terlihat bersih tampan dan rapi. Memakai Jas dengan sepatu berkilat ditambah tubuhnya yang lumayan hot.....


"Tidak tahu tuan,sepertinya mereka wanita penghibur" Jawab si Pria bertatto,jangan tanyakan keempat gadis itu mereka sibuk dengan posenya seolah menggoda kedua pria yang tengah berbincang itu,mata Liu bekerja cepat,dengan ekor mata dia mengintip kedalam gedung. Liu menyeringai iblis,sudah dia tebak,kalo mereka tidak salah lagi.


Disini memang markas Error Squad yang dipimpin oleh Agio Young anak dari Sima ibu tiri Amos,sekaligus anak dari musuh bebuyutan Anatasya.


Pintar sekali,dari luar mereka membuat seolah bangunan ini tidak berpenghuni,tapi jika sudah masuk kedalam barulah semua terlihat,bangunan besar nan megah yang menjadi satu-satunya markas untuk kelompok mereka,banyak Mafiso yang berlalu lalang kesana-kemari,banyak pula senjata-senjata yang ditempelkan didinding.


"Sepertinya mereka tamu Tuan Besar" Jawab si Pria dengan wajah tampan,suaranya terdengar serak,dia menatap Liu dengan nanar pandangannya terkunci pada paha yang putih mulus bagaikan susu itu, sepertinya pria tampan ini sudah bergairah hanya dengan melihat Qynliu. Tapi dia tidak berani menyentuh mereka,karna menduga keempat gadis cantik ini adalah pesanan Si Tuan Besar yang tak lain adalah Agil Young pemimpin Mafia Error Squad.


Keempatnya saling pandang,ternyata sangat mudah untuk berjumpa langsung dengan Agio,tidak perlu repot-repot membuat drama,malah mereka dengan lugas di antarkan langsung menjumpai Sang Tuan Besar.


"Ayo ikut aku Nona-nona" Si Pria tampan berjalan lebih dulu,diikuti oleh Bela,Jessi, Qynliu,dan Caca. Mereka berjalan lenggak-lenggok, tatapannya dibuat semenggoda mungkin persis wanita penghibur.

__ADS_1


Saat kaki ketiganya menginjak area dalam gedung,para Mafiso yang didominasi oleh pria itu mengalihkan perhatian,mereka bersorak kencang seolah ikut terpancing akan pesona keempatnya. Semakin di puja dan disorak,semakin membuat empat sekawan absurd itu semakin menjadi-jadi.


Bahkan mereka memberikan ciuman jarak jauh,mengedipkan mata tak lupa meraba bokong mereka,para Mafiso itu semakin menggila melihat itu.


__ADS_2