GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 96


__ADS_3

Awalnya dengan perasaan berbunga-bunga karna rasa rindu pada istrinya, setelah lelah memimpin meeting tentang pemindahan cabang utama perusahaannya kenegara ini Amos menjadi tidak sabar untuk bertemu dengan sang istri tercinta dan melepaskan rasa rindunya setelah beberapa hari ini tidak bertemu dengan wanita yang teramat dia cintai.


Amos langsung menuju kediaman utama Mansion Lowhen Robsont, sampai disana ternyata Liu tidak ada dan Anatasya sang ibu mertua memberi tahu bahwa Liu tengah berkuliah, tak lupa memberi alamat kampus tempat Liu belajar, Anatasya dengan kelembutannya memberikan kecupan hangat dikening menantunya layak seorang Ibu yang mencintai anaknya.


Rasanya Amos sangat bahagia, kini dia berlimpah kasih sayang dari kedua mertuanya, Anatasya yang selalu menyentuhnya dengan kasih sayang, dan Bryan yang memberi petuah berwibawa padanya. Baru kali ini Amos rasanya benar-benar dicintai dengan nyata, sosok Ibu mertua dan ayah mertua hebat yang dikenal di seluruh dunia justru menerimanya apa adanya.


Dalam perjalanan menuju tujuannya, Amos selalu tersenyum bahagia di dalam mobil, rasanya tak sabar melihat reaksi terkejut istrinya saat dia mendatangi Liu di Kampus secara tiba-tiba. Turun dari Mobil Amos melihat sekeliling, sambil menunggu Liu selesai dengan pelajarannya Amos memilih menunggu dipos tunggu satpam, sambil bercerita dengan beberapa satpam yang ada disitu.


Yang awalnya Amos merasa berbunga-bunga ingin bertemu istrinya, justru pria itu dibuat naik darah saat melihat sang wanita tercinta berjalan keluar dari kampus bersama seorang pria yang familiar, ditambah lagi interaksi keduanya, Liu terlihat bisa tertawa lepas bersama pria itu.


Hingga pada akhirnya keributan terjadi, Amos memilih pulang dan mengalah untuk pria itu, Amos tidak ingin kembali ada pertengkaran yang justru nanti membuat Liu berubah pikiran mengenai hubungan mereka, dengan hati yang ditanami luka menganga Amos berusaha tersenyum dan berpikir positif kepada Liu istrinya.


Sedangkan di posisi Liu........


Liu meminta agar mobil Karim berhenti disebuah pemakaman umum yang terletak tidak jauh dari taman kota, Karim yang bingung namun tetap mengikuti ucapan wanita pujaannya.


"Kau ingin ikut, atau menunggu disini?. Aku tidak akan lama"


Jelas Liu keluar dari mobil dan mulai berjalan memasuki area pemakaman, Karim ikut turun dari mobil, dia memlilih untuk menemani Qynliu dan mulai menepak melewat kuburan demi kuburan.


Hingga keduanya sampai pada salah satu makam dengan nama bertuliskan *Nick Jonely*


Karim dibuat bingung mengapa Liu mengajaknya ketempat seperti ini, Karim pun mendongak siap untuk bertanya, namun saat matanya menatap Liu dia terpaku saat melihat senyuman tulus dan manis dari gadis cantik itu sambil menatap gumpalan tanah dibawahnya.

__ADS_1


Baru kali ini Liu tersenyum rekah tanpa paksaan, senyuman tulus penuh cinta serta mata berkaca-kaca yang memberi sorot kerinduan begitu dalam, ditambah angin sepoi-sepoi yang dengan nakal menggoyangkan helai rambut Liu semakin membuat suasana menjadi sejuk dan damai.


"Hai Honey, aku merindukanmu. Maaf ya sudah membuatmu lama menunggu"


Kembali Karim dibuat takjub, suara dan intonasi Liu yang benar-benar lembut saat berbicara, berbanding terbalik saat dia berada di kampus atau bersama teman-temannya, Karim hanya mampu terpaku sambil menatap gadis yang dia kagumi.


Raut wajah Liu terlihat sangat bahagia, untuk sekian lama dia baru bisa kembali berkunjung ke makam Nick kekasih hati yang telah meninggalkannya untuk selamanya, rasa cinta Liu sama sekali tidak berubah, Nick masih segalanya dan juga Cinta pertama untuknya. Berkali-kali dia mengelus Nisan tepatnya pada ukiran nama Nick, sambil tersenyum dengan air mata kerinduan.


"Aku mencintaimu"


Guman Liu seolah berbisik, tiba-tiba angin menyapu wajah cantiknya seolah membalas ucapan cinta wanita itu, Liu kembali tersenyum untuk kesekian kali, dia tahu angin itu adalah balasan yang diberikan oleh Nick.


"Aku dan Nick saling mencintai, selalu bersama dan cinta pertama, namun Tuhan lebih menyayanginya, dia meninggalkanku dan lebih memilih berada di sisi Tuhan. Aku mengajakmu kemari agar menemaniku, aku sudah sangat merindukannya"


Ucap Liu menatap bola mata Karim, pria itu mengangguk kaku, merasa miris dengan cerita Liu, tidak menyangka gadis sesempurna Qynliu bisa memiliki kisah cinta yang amat tragis, Karim pun ikut berjongkok disisi makam dia tersenyum tulus sambil mengelus Nisan Nick.


Karim menyapa dengan suara bariton nya yang terdengar menghibur, Liu dibuat terkekeh lucu dengan tingkah pria itu, tanpa sadar Liu bahkan sampai mencubit kecil lengan Karim sangking gemasnya dengan aksi perkenalan Karim. Karim yang merasakan cubitan Liu seperti sebuah elusan dan melempar senyum malu-malu membuat Qynliu menggeleng geli..


"Dulu Nick sepertimu, dia menyebalkan dan selalu menggangguku, dia penguntit yang mengikuti kemanapun aku pergi. Ha, aku sangat tidak peka, ternyata Nick menyukaiku saat jaman SMA, tapi dia tidak punya keberanian untuk menyatakan Cinta, hingga saat seorang kakak kelas menyatakan Cinta dia menjadi kalang kabut dan nekat memaksaku agar menjadi kekasihnya"


"Hahahah benarkah, itu pasti membuatmu kesal sepanjang waktu, aku akui dia pria sejati"


"Kesal, tapi lama-lama aku terbiasa, dia punya cara sendiri untuk menarik perhatianku"

__ADS_1


"Sangat lucu, aku rasa bisa mengikuti caranya agar bisa dekat denganmu"


"No, Big No, Just Nick"


"Hahahah ayolah"


_______________


Note : Hallo para Readers author Natasya, mau kasih recommended salah satu Novel karya temen Author nih, dijamin bikin nagih deh, pokoknya kalian harus coba baca ya, jangan lupa Like, Komen, Vote, dan dukungan.


DONT TOUCH MINE OR DIE?


DONT TOUCH MINE OR DIE?


DONT TOUCH MINE OR DIE?


DONT TOUCH MINE OR DIE?


Atau bisa cek nama Author nya.......


#Fahul Yaumi Intan


#Fahul Yaumi Intan

__ADS_1


#Fahul Yaumi Intan


Jangan lupa ya guys, bantu support temen Author 🙏❤️😘


__ADS_2