
"Aku sedikit marah dengan caramu memperlakukan gadis itu, dan juga tidak suka saat kau berkata merindukannya, bukankah kau yang menyuruhnya pergi lalu kenapa menginginkannya. Ingat saat dulu dia masih disampingmu, kau bahkan sedikitpun tidak memberi perhatian, walau terkesan arogant namun gadis itu adalah gadis baik. Dia begitu sopan dan penurut, menghormatimu sebagai suami. Dan waktu pertengkaran kalian itu, dengan kejam kau menghakimi dan malah menyalahkannya. Setidaknya, jika tidak percaya kau jangan berkata kasar dan mengusirnya. Itu terlalu kejam dan pengecut"
Ucap Gal sang Asst dengan begitu jelas, dan tepat mengenai sasaran. Amos terdiam mematung, mencerna setiap kata demi kata yang di lontarkan Gal.
Benar.
Ucapan Asst nya itu sangat benar, kenapa Amos begitu bodoh, dia menyadari sesuatu. Kemarin karna ego dan amarah yang meledak-ledak disaat pertangkaran dengan kedua istrinya. Amos dengan begitu kejam dan tak berperasaan mengusir serta berkata kasar pada Qynliu.
Tiba-tiba dada Amos terasa sesak, rasa sakit menyerang disetiap tarikan nafasnya. mengingat bagaimana air mata meluncur bebas dari mata indah istri kecilnya. Menyesal, sangat menyesal. Bolehkah Amos berteriak memanggil nama Qynliu, berlari mencari gadis itu dan merengkuhnya dengan erat.
Tapi, gadis itu sudah menghilang bak di telan bumi, setelah Amos merasa menyesal dan menyadari perasaannya.
"Buang semua makanan ini, rasanya begitu hambar"
Bentak Amos tiba-tiba, wajahnya memerah dia memukul meja makan dengan begitu keras menggunakan kedua tangannya. Semua pelayan terkejut, begitupula Gal yang kaget bisa di pastikan bahwa sahabatnya satu ini sudah dipenuhi Amarah.
"Kau mau kemana?"
Tanya Gal mengerjit melihat Amos yang sudah berdiri dari duduknya. Amos berhenti menatap Gal dengan tajam.
"Kemana lagi, aku akan mencari istriku"
Jawabnya dengan suara dingin, kemudian melangkahkan kaki jenjangnya menuju pintu. Gal menghela nafas berat, sudah berkali-kali dia memberi nasihat pada Amos namun pria itu selalu tak menggubris. Jika sudah begini Gal juga yang akan direpotkan.
Lain posisi.
Berkali-kali Liu melesatkan peluru itu dan semua tepat pada sasaran. ditengah trik matahari sosok gadis cantik yang tengah berada di tengah lapangan dengan senjata Laras panjang ditangannya tak henti-henti menarik pelatuk.
"Kemampuan anda semakin meningkat Nona Muda"
Ucap seorang wanita tak kalah cantik yang berdiri tak jauh dari tempat Liu berdiri, matanya dengan jeli terus memerhatikan gerak-gerik sang Nona.
__ADS_1
"Tentu saja, jika ingin melindungi Lady, aku harus menjadi kuat"
Jawab Qynliu santai menurunkan senjatanya kemudian menyerahkan pada seorang pria berbaju hitam dengan tubuh kekar yang diyakini seorang mafiso yang sudah berdiri mengawal Liu sedari awal.
"Minumnya Nona, dan lima menit lagi rapat akan segera dimulai"
Lucy sang Asst pribadi Qynliu menyerahkan sebotol minuman dan juga handuk untuk menyeka keringat sang Nona. Qynliu meneguk minumannya kemudian berjalan diikuti Lucy dan beberapa Mafiso dari belakang yang sedari tadi mengawal setiap kegiatan Princess TZX
"Pergerakan mereka sedikitnya sulit dibaca Princess, salah seorang mata-mata yang kita kirimkan sudah tewas terbunuh oleh Agio"
Seorang wanita dengan tubuh penuh tato tak lupa wajah sangar berbicara dengan jelas pada Qynliu yang duduk dengan tenang dikursi kebesarannya. Dikelilingi beberapa Mafiso yang ikut rapat masih membahas Agio dan Squadnya.
"Tapi saya merasa bahw....."
Drtttttt Drtttttt
Suara ponsel Liu menghentikan kalimat yang akan diucapkan Mafiso lainnya untuk beropini. Liu mengangkat tangannya menandakan agar semua diam dan tak mengeluarkan suara.
"Hall..."
Suara Sean dari seberang sana terdengar tidak sabaran, Liu mengerjit ditambah mendengar nafas sang kakak yang memburu, apa sesuatu terjadi membuat pria tampan itu diliput amarah.
"Aku ada di Markas kak, ada apa?"
"Agio sialan itu menculik Mommy, sekarang siapkan beberapa Mafiso kita harus mencari Mommy"
"Kak tenanglah, tolong ceritakan lebih detail"
"Sudah tidak ada waktu untuk bercerita Liu, Mommy dalam bahaya"
Suara Sean sangat dingin, menandakan seberapa besar Amarah yang menggebu-gebu. Liu menghela nafas, dia paham jika tentang Anatasya maka mampu membuat Sean tidak terkendali. Tapi semua tidak harus terburu-buru harus ada rencana yang matang. Agar semua bisa berjalan sesuai rencana.
__ADS_1
"Kak aku mohon"
"Baiklah begini, pagi tadi Mommy pergi kerumah sakit untuk mengecek beberapa berkas, dan sampai sekarang Mommy masih belum pulang. Seorang Bodyguard Shadow mengatakan Mommy telah diculik beberapa orang yang diyakini anak buah Agio setelah mereka mengecek CCTV"
Sean menjelaskan dengan begitu rinci dan cepat seolah tidak sabar berbicara dengan adik kecilnya itu yang mendesak ingin mendengar cerita penculikan sang Mommy.
"Apa menurut kakak Mommy selemah itu, hingga dengan mudah menyerahkan diri, tidak ada perlawanan sama sekali?"
Sean terdiam disebelah sana setelah mendengar ucapan Liu yang masuk akal, Mommynya sangat hebat dalam segala hal. Tidak mungkin semudah itu menculik Anatasya yang seorang Mafia nomor satu, dan bahkan yang menculiknya hanya anak buah dari Agio, yang sangat mudah bila dihadapkan dengan Anatasya.
"Masuk akal, apa Mommy sudah memiliki rencana?"
Sean justru balik bertanya, dirinya yang tengah berada diruangan kebesaran di ruang kerjanya AN'T Corp menjadi mondar-mandir tak menentu, memecahkan rasa bingung yang mendarah daging.
"Mungkin saja, tapi kita harus meluncur, setidaknya memantau pergerakan mereka. Kita harus berjaga-jaga, takut Mommy akan terpukul mundur"
"Setuju, sebaiknya kau siapkan beberapa Mafiso dan alat-alat, kakak akan melapor pada Daddy, karna hanya kita berdua yang tahu"
Tut......
_______________
Bersambung......
Hay Guys sorry telat Update, tapi bener Author ngakak sendiri nih. Astaga Author itu lupa kalo aku punya cerita dan harus nulis, jujur aku ga ingat kalo ada kegiatan nulis Novel di Platform ini🤣🤣🤣
Tapi untung diingetin tuh sama seorang Readers baik hati, dia DM Author di IG terus ktanya ko ga Up2 sih🤣
Untung banget, pas baca DM dia langsung meluncur dan langsung nulis, auto ktawa2 sendiri dong karna bisa2nya aku Lupa sama Novel sendiri....
Buat yg nama akun IG nya kak Sel Viaa, makasih uda ingatin hahahaha makasih banget, lope2 sekebon🤣😘
__ADS_1
Jangan lupa Follow ya
@tsa_fld