GENUINE ( LMG . S2 )

GENUINE ( LMG . S2 )
GENUINE . 51


__ADS_3

Siangnya Liu tengah bersantai ditaman belakang rumah seorang diri, gadis itu sudah tidak disibukkan pergi kesekolah lagi. Liu sudah memikirkan bahwa waktu yang seminggu ini hanya akan dia fokuskan untuk mengambil hati suaminya. Dan untuk sekolah nanti dia akan kembali kenegara asal saja....


"Wah, enak sekali ya Nona, bersantai di rumah orang"


Suara Lexa terdengar nyinyir dari belakang. Liu mendesah kesal kemudian melirik sekilas kearah Lexa yang tengah memangku tangan dengan wajah tak suka .


"Dasar tidak tahu malu, sudah menumpang tinggal di rumahku, sekarang gayanya seperti tuan rumah saja"


Sambung Lexa lagi, wanita itu kini sudah berdiri tepat di samping Liu yang tengah terduduk santai memandang kolam renang.


"Agio Young"


Kalimat singkat yang keluar dari bibir mungil Qynliu, disusul senyum penuh kemenangan pada Lexa. Wanita itu tampak terkejut dan syok, dia mematung menatap Liu dengan mata melotot.


"Si..siapa itu?"


Tanya Lexa tergagap, pandai sekali wanita itu dia berpura-pura tidak tahu dan perduli.


"Hahahaha Lexa, Lexa"


Tawa Liu pecah, dia berdiri dari duduknya berdiri pula didepan Lexa sembari memangku tangan, Liu sangat suka melihat wajah tegang Lexa yang sangat kentara menyembunyikan sesuatu.


"Agio Young, kekasih Lexa Lonalio. Oh,tidak tidak,bahkan lebih dari itu. Lexa Lonalio seorang wanita ******* terkenal disebuah Club, dengan goyangannya yang hot"


Liu tertawa sinis, Lexa semakin membelalak tidak percaya, jantung Lexa naik turun. Dia tidak percaya gadis seperti Liu mengetahui rahasia besarnya yang hanya diketahui orang-orang tertentu.


"Kau, apa yang kau katakan ha?"


Pekiknya murka wanita itu mencoba mengangkat tangan ingin menampar pipi Liu, tapi secepat kilat Liu menangkap tangan Lexa, meremas pergelangannya dengan kuat hingga membuat Lexa meringis....

__ADS_1


"Kau itu wanita rendahan, jangan sekali-kali berani menyentuhku. Tubuhmu ini bahkan jika dijual masih belum setara dengan pakaianku"


"Akhhhh sakit lepaskan"


Lexa terus berontak, remasan Liu pada pergelangannya begitu kuat, hingga membuat tulangnya terasa remuk, tenaga Liu sangat luar biasa.


"Lexa"


Tiba-tiba Tuan Ham, ayah Amos muncul dari belakang mereka, keduanya berbalik bersamaan.


Mata tuang Ham melotot melihat adegan kekerasa didepannya dengan cepat dia berjalan mencoba memisahkan kedua menantunya itu...


"Hiks,Hiks, Daddy gadis ini kasar sekali"


Lexa menangis tersedu-sedu setelah tangannya terlepas dari cekalan Liu, wajahnya dibuat semenderita mungkin, seolah dia memang korban aniaya.


"Qynliu, ada apa ini nak?"


"Bukan apa-apa"


Jawab Liu cuek, kemudian kembali duduk ditempatnya dengan santai, menselonjorkan kaki kemudian memejamkan mata dengan bersandar pada sandaran sofa, persis seperti Anatasya yang sedang bersantai.


Tuan Ham menautkan alis merasa bingung dengan watak Qynliu yang begitu bossy dan dingin. Gadis itu bahkan tidak menyapanya sama sekali, lagak Liu sangat berkelas dan arogant, sangat tidak mungkin jika dia adalah orang miskin yang tidak berpendidikan. Tuan Ham, semakin menaruh curiga saja kepada Liu, dia yakin gadis itu bukan orang sembarangan dari kelas bawah.


"Lexa pergi Obati tanganmu, dan Qynliu Daddy ingin bicara denganmu sebentar"


Setelah Lexa berlalu masih dengan sisa-sisa tangisnya Tuan Han menghela nafas berat, kemudian berjalan dan terduduk tepat di samping Qynliu. Matanya menatap wajah Liu, cantik, sangat cantik, kulitnya putih mulus sangat terawat.


"Apa hanya akan memandangku?"

__ADS_1


Tuan Ham menyipitkan mata, Liu bahkan bisa tau bahwa dia tengah memandanginya walau mata itu tertutup.


"Siapa kau sebenarnya?"


Tuan Ham berkata dengan suara berat, memerhatikan gelagat Liu yang mulai membuka mata.


"Ternyata kau jauh lebih peka Daddy mertua"


Liu tersenyum sinis pada Ham, mata pria paruhbaya itu membelalak sempurna, tebakannya benar Qynliu bukan orang sembarangan.


"Apa tujuanmu ha, kau ingin mencelakai putraku?"


Tuan Han membentak, seolah tak terima selama ini dia sudah tertipu akan Liu, gadis itu menggeleng lucu. Qynliu berdiri berjalan sedikit menjauh beberapa langkah, mata Liu masih memerhatikan wajah marah mertuanya.


Pughhhh


Sebuah benda berukuran setapak tangan Liu lemparkan tepat disamping Ham. Tuan Ham mengambilnya dengan ragu, benda yang tadi Liu keluarkan dari saku celana membuat dia penasaran.


"I-ini?"


Dia tergagap, menatap benda itu tak percaya matanya membola sempurna, Qynliu dibuat terkekeh lucu.


"Ya, wanita itu berselingkuh dengan anak tirimu. Dan, tujuanku tentang semua ini adalah Cinta. Kau tahu Cinta, seperti yang kau lakukan pada Sima dan istri pertamamu"


Liu berkata dengan santai, senyuman miring pada bibirnya terlihat sangat menyeramkan, Tuan Ham diam membeku dengan dada naik turun.


"Kau tidak perlu tahu siapa aku, dan masalah ini, jangan pernah ikut campur!"


Peringat Liu pada Ayah mertuanya. Ham mengangguk patuh dan hanya mampir terdiam kaku. Liu berlalu meninggalkan Ham, tapi sebelum itu dia meraih benda yang sempat dia lemparkan pada Ham.

__ADS_1


Benda itu ada selembar foto yang Liu duplikatkan dari foto aslinya, yang berisi foto Lexa bersama Amos, dengan pose sedang melakukan hubungan intim tanpa sehelai benangpun pada tubuhnya, sepertinya foto itu diambil sengaja untuk kenang-kenangan.....


*********


__ADS_2