IKATAN Cinta Istri Ketiga

IKATAN Cinta Istri Ketiga
Chapter 23


__ADS_3

...💓...


Tanpa Agung sadari dia sudah berada di depan rumahnya.


"Bos kita sudah sampai" ucap Roni yang membukakan pintu untuk boss nya itu.


"Oh, terima kasih Ron." ucap Agung tersenyum.


Agung berjalan dulu masuk kerumahnya, di ikuti oleh Roni dibelakangnya.


"Ron, tolong jangan beritahukan yang lain soal penawaran Ghazel" ucap Agung tiba-tiba berhenti.


"Baik pak." ucap Roni.


Mereka pun melanjutkan perjalanan mereka.


"Nyonya, tuan sudah kembali" ucap salah satu pelayan.


"Benarkah." tanya Anna senang. langsung keluar keruangan tengah untuk menyambut suaminya. tak lupa di ikuti oleh Alex dan yang lainnya.


Saat memasuki ruang tengah, Agung di kejutkan dengan dengan sambutan di berikan oleh Istri dan Anak serta menantunya.


"Selamat datang yah." ucap Anna memeluk suaminya itu. Agung tersenyum dan membalas pelukan istrinya.


Airyn langsung maju dan memeluk ayah nya itu" Ryn rindu sama ayah" ujarnya manja.


"Ayah juga nak" balas Agung tersenyum.


"Alex, Anton kalian sudah disini? " ucap Agung pada anak laki-lakinya itu.


"Iya yah, kami sengaja datang awal, kan Adik ku ini akan menikah" ucap Anton sambil merangkul Airyn.


Agung hanya tersenyum, ntah itu senyuman bahagia atau prihatin dia pun tidak tau.


"Ayo yah kita masuk, om Roni juga ayok." ujar Jennie.


Mereka pun masuk dan duduk keruangan keluarga.


"Ron, kau bisa pulang." ujar Agung.


"Baik boss, saya izin pamit dulu, permisi" ucap Roni, dan langsung keluar.


Mereka duduk dengan perasaan bahagia.


Agung yang baru menyadari bahwa putri kecil nya tidak ada di tengah-tengah mereka.


"Indah sama Aurel mana?." tanya Agung.


"Dikamar yah, mereka lagi berantem" jawab Airyn


"Kebiasaan" kekeh Agung.


"Kata ayah ada yang mau ayah sampaikan apa yah?" tanya Airyn, dan di anggukin oleh Alex dan Anton.


"Nanti saja, bagaimana persiapan pernikahan kamu?" tanya Agung. sambil meminum teh yang sudah di siapkan tadi.


"89% hampir beres yah, tinggal nunggu gaun keduanya jadi, rencananya hari ini Ryn mau pergi cek lokasi nya lagi, tapi karna ayah pulang Ryn tunda dulu" jawab Airyn.


"Karna Resto kita sudah jadi milik kita lagi, Makanan untuk pernikahan Airyn dari kita aja bagaimana?" ujar Agung tersenyum.


"Hah!,Resto kita udah jadi milik kita lagi yah?" tanya Anton. Agung mengangguk tanda mengiyakan pertanyaan putranya itu.


"Tapi yah, kok bisa?" tanya Jennie penasaran.


"Karna kerja sama" jawab Agung. "sudah dulu ayah mau mandi bersih-bersih. " ucap Agung langsung pergi dari sana..


"Sepertinya ada yang ayah tutupin dari kita." Ujar Alex.


"Hush!sembarangan,ayah kalian ngak pernah main rahasia-rahasia ya" ucap Anna sambil melemparkan bantal pada Alex.


Sentak membuat Airyn dan Jennie tertawa.


...…...


…Mansion Erlangga…


Kalina yang sedang berjalan di sekitar taman mansion,tiba-tiba berhenti dan menghampiri sosok yang duduk sendiri di bangku taman.


"Azel, ngak kerja?" tanya Karlina, duduk di samping Ghazel.


"Udah jadi boss, ngapain kerja, ada Han juga" ujar Ghazel.


"Kamu ini, sesekali berilah Han waktu libur, biar dia mencari pendampingan hidupnya. " saran Karlina pada Ghazel.


"Han tidak mengenal hari libur ma" kekeh Ghazel


Sepontan Karlina memukul bahu Ghazel" kamu ini ada-ada aja" ujar Karlina.

__ADS_1


"Kamu kenapa duduk sendiri di sini?,ada masalah?" tanya Karlina.


"Nothing, " jawab Ghazel.


"Jangan berbohong pada mama Zel?" ujar Karlina lagi.


"Aku mendapatkan tawan nikah" ucapnya cepat.


"Apa? tawaran nikah? tawan siapa?" tanya Karlina bingung.


Ghazel menghembuskan napas nya pelan, "Bukan tawan nikah ma, tapi TAWARAN NIKAH" perjelas Ghazel.


"Biasanya juga langsung kamu tolak, kenapa sekarang jadi sok-sok berpikir. " ucap Karlina cengegesan.


"Ntahlah ma," ucap Ghazel pelan.


"Yaudah nikah aja, minta izin sana sama Nay sama Zahra, kamu ini udah dua mau nambah lagi, perasaan papa mu dulu ngak kayak gitu" ujar Karlina langsung meninggalkan Ghazel sendiri.


"Ini beda ma."guman Ghazel pelan, tersenyum bak devil.


…5 Hari kemudian…


Agung masih belum memberitahukan kepada keluarganya tentang kesepakatan yang di berikan Ghazel.


Dia di beri waktu 2 minggu untuk memberikan jawaban dari penawaran yang di berikan Ghazel. dan sekarang sudah 6 hari dia berada di rumahnya, berarti tersisa 8 hari lagi untuk memberikan jawaban padanya.


Mau tak mau, suka tak suka, Agung harus siap.


Untuk perkelahian antara Indah dan Aurel sudah selesai, mereka sudah saling minta maaf, itu semua berkat Agung ayah mereka. yang mendamaikan mereka.


Alex yang melihat ayah duduk di halamanan belakang langsung menghampiri ayahnya.


"Yah, sendiri aja?" tanya Alex yang ikut duduk.


Agung hanya tersenyum, "Ada apa Lex? " tanya Agung.


"Ngak, mau duduk sama ayah aja, yah,ayah benar ngak ada apa-apa yang di tutupin dari kami?" tanya Alex to the poin.


"Malam ini kau dan anton datanglah keruangan kerja Ayah, ada yang ingin ayah diskusikan" ujar Agung, langsung pergi.


...…...


"Kak, sumpah gaun nya bagus bangett, pokoknya kalau Indah nikah nanti gaunnya harus bagus kayak gini" ujarnya heboh, sambil melihat foto gaun pengantin kakaknya itu.


"Emang ada yang mau sama kamu kak?" Ejek Aurel.


"Sorry ya, di kampus banyak yang suka sama gue, gue aja yang ngak mau, soalnya bukan tipe gue" ucap Indah PD.


"Pacaran bukan tolak ukur buat gue, ya pastinya harus dewasa dari gue lah, usia harus di atas gue, mukanya ngak malu-maluin lah buat jalan" ujar Indah,sambil membayangkan tipe nya itu.


"Kan benarkan, kak indah itu suka om-om " tawa Aurel. di ikuti oleh mereka semua kecuali Indah sih korban.


"Sembarangan," ucap Indah, dan melemparkan biji salak pada Aurel.


"Auu.. kak Indah sakit bego!" ujar Aurel sambil mengelus keningnya.


Indah hanya menjulurkan lindahnya.


"Engak terasa ya 2 minggu lagi Airyn akan nikah" ujar Lolita dengan mata berkaca-kaca.


"Loli iihh.. mulai deh" Airyn langsung memeluk Lolita, di ikuti Indah dan Aurel.


...…...


Agung sudah di ruangan kerja nya, saat ini dia sedang menunggu kedatangan Alex dan Anton.


Dia sudah memutuskan untuk memberitahukan ini pada Alex dan Anton terlebih dahulu.


Pintu ruang Agung terbuka, melihatkan Alex dan Anton yang baru saja tiba.


"Duduk." ucap Agung,


"Ada apa yah?" tanya Anton, yang mulai penasaran.


"Begini. "


Flacback on…


"Aku ada penawaran menarik untuk mu Agung. " senyum Ghazel.


Aku harap dia tidak melakukan hal yang aneh-aneh. -Han.


Mendengar ucapan Ghazel, Agung dan Roni saling bertatapan, seolah-olah menunggu kelanjutan dari tawaran orang yang di depannya itu.


"Apa? " tanya Agung.


"Kau tau saat ini hanya aku yang bisa membantu mu, tidak ada perusahaan lain yang mau maju bukan, kecuali perusahaan calon mesan mu, aku punya sedikit penawaran untuk mu."

__ADS_1


"Apa?" tanya Agung melihat kearah Ghazel.


"Bagaimana jika kita menjadi keluarga?, bukankah itu lebih baik?" ujar Ghazel, dengan santai.


Roni maupun Han terkejut dengan ucapan Ghazel.


"Apa maksud dengan menjadi keluarga?" tanya Agung.


Ghazel tersenyum" aku rasa kau cukup pintar untuk mengerti maksudku pak Agung" ucap Ghazel tajam.


"Bagaimana?" tanya Ghazel ulang.


"*Aku tidak bisa menyerahkan putriku pada mu!" ujar Agung,


"Why?" Ghazel melihat Agung.


"Jangan serakah, kau sudah punya dua istri, aku tidak mau anak ku menjadi taruhan disini, aku datang baik-baik mengajakmu kerjasama, tapi kau!" tunjuk Agung.


"Bukankah lebih menguntungkan, kau menjadi mertuaku, dan semua asetmu kembali pada mu?,kau tidak perlu sungkan lagi padaku, dan orang-orang yang menjatuhkan mu akan menyesal, jaminan kehidupan keluargamu dan kariawanmu akan baik-baik saja, atau kau mau pernikahan putrimu batal karna usaha Ayahnya bangkrut dan di tahan karna tidak bisa membayar ganti rugi uang insvestor.,aa jangan lupakan kalian akan jadi gembel. semuanya, bahkan putramu di kalimantan akan terkena dampaknya.


aku bisa membantu mu, bahkan sebelum kau sampai di Bali perusahaan mu akan kembali normal. kau hanya perlu percaya padaku." Ucap Ghazel, dan sambil meminum teh yang berada di depannya.


"Aku tidak bisa, putriku sangat berharga untukku, menikahkannya padamu sama saja menghancurkan masa depannya!" ujar Agung.


"Han, apa kedua istriku tidak bahagia bersama ku?" tanya Ghazel tiba-tiba.


"Nyonya sangat bahagia tuan" jawab Han.


"Kau dengar?, Agung aku hanya ingin menjalin hubungan keluarga denganmu, dengan begitu aku akan selalu melindungi usaha mu, bukan begitu RONI?" ujar Ghazel, menatap tajam kearah sekretaris Agung itu.


Roni hanya diam, lidahnya terasa clue untuk bicara.


"Kau berbeda dengan kami, aku tidak bisa,!" jawab Agung.


"Aaa.. maksudmu keyakinan kita?,aku tidak permasalahakan hal itu" senyum Ghazel.


"Dengar ada banyak nyawa karyawan mu begantung pada mu, pikirkanlah bagaimana mereka bisa hidup, sedangkan mereka bergantung padamu?,kau mungkin banyak tabungan atau sudah habis untuk kau ganti rugi i dont care, disini aku hanya menawarkan keuntungan berkali-kali lipat padamu, kau harus tau jika aku sudah memegang tidak akan aku lepas. " ucap Ghazel.


"Kenapa kau ingin menikahi putriku?" tanya Agung.


"Hanya ingin" jawab Ghazel cepat.


"Kau!, putriku akan segera menikah, aku tidak bisa!" ujar Agung .


"Airyn, itu putri mu yang akan menikah bukan?,batalkan pernikahan, dan siapkan pernikahan kami" final Ghazel."Aku sudah menandatangani kerjasama kita, dan Resto aku berikan sebagai hadiahku untuk calon mertua-


"aku beri kau waktu 2 minggu, jika kau membatalkan, detik itu juga semuanya hancur" ujar Ghazel, dan langsung pergi meninggalkan Agung yang terduduk lemas.


flasback off*


...…...


Alex dan Anton syok mendengar cerita Ayah nya, emosi yang detik itu juga meledak.


"Apa yang ayah pikirkan!,kau tegaa menjual putrimu?" teriak Alex langsung berdiri.


"Apa harta lebih penting?!" tanya Anton lagi.


"Tidak ayah, aku tidak setuju, Airyn sangat bahagia dengan pernikahannya, bagaimana bisa di batalkan, dan ayah mau menikahkannya dengan laki-laki beristri 2 itu?!" ucap Alex murka.


"Ayah, tidak tau harus bagaimana, karyawan di perusahaan ayah sangat berharap pada ayah, banyak yang harus aya tanggung" ucap Agung, memijit pelipis hidungnya.


"Dengan mengorbankan Airyn?,ck! ayah egois!" bentak Anton lagi.


"Ayah tidak mengorbankan Airyn!,ini semua demi kebaikan kita" ucap Agung tegas.


"kebaikan apanya yah?,apa?" tanya Alex lagi.


"Kita semua sudah dalam lingakaran Ghazel, termasuk kalian berdua, ayah hanya ingin hidup kalian tenang!,ayah akan cari cara untuk membatalkan kerjasama ini" jelas Agung.


Alex dan Anton terdiam,mereka tidak tahu harus bagaimana lagi.


"Bagaimana dengan Ryn, dia akan hancur yah, dia sangat tidak suka dengan bajingan itu!,dan 2 minghu lagi dia akan menikah!,apa ayah tega?" tanya Anton


"Jika ayah bisa menjual nyawa ayah, mungkin sudah ayah lakukan, ayah akan berikan padanya, kalian tau perusahaan kita berhutang dengan para insvestor sebanyak 30M, ayah sudah menjual segalanya untuk membayar hutang itu, tabungan ayah sudah habis.!"ucap Agung, dengan suara mulai serak.


"Uang yang kalian kirim kemarin, ayah gunakan untuk keperluan adik dan bunda kalian, gaji pelayan, karyawan ayah sudah mengeluh, ayah sudah tidak bisa apa-apa" ujar Agung terisak.


Alex dan Anton, terduduk lemas, kemana mereka selama ini tidak tau dengan derita Ayah mereka.


"Maafkan Alex yah, hanya saja Alex tidak ingin Airyn."


"Ayah paham, ayah akan cari jalan keluarnya, tolong bantu ayah merahasiakan ini, " ujar Agung.


...…...


Tanpa mereka sadari ada seseorang yang diam-diam mendengarkan pembicaraan mereka.

__ADS_1


Nextt....


Pliss Like, Comment dan Votee. 💞💞


__ADS_2