
"Han." panggil Ghazel,yang sudah siap dengan setelan jass nya.
"Iya tuan"
"Semuanya sudah siap?" Ghazel memakai sepatunya.
"Sudah tuan, yang lainnya sudah menunggu di bawah" ujar Han.
"Baik, kita langsung saja pergi" Ghazel berjalan, di ikuti Han di belakangnya. aura mereka benar-benar memukai,bahkan pegawai hotel hanya bisa mengangga melihat mereka lewat.
"Selamat pagi bos" ucap orang-orang Ghazel serempak,menundukan kepala.
Ghazel hanya mengangguk kecil, dia langsung masuk di mobilnya.
......…......
Di dalam kamarnya Indah menatap terus barang pemberian dari Ghazel. pandangan tanpa minat yang dia tunjukan."Hmm..andai aja gue nikahnya atas dasar cinta,pasti udah kayak kak Airyn bahagianya" gumannya pelan.
"Indah yuhhuuu…" teriak Aurel masuk tanpa memgetuk pintu kamar Indah.
"Kagettt bege!" ujar Indah, langsung melempar bantal kearah Aurel.
"hehhe..solly, Ndah, maafin gue ya, suerr gue cuman ikut-ikut hee…" ucap Aurel, menatap Indah dengan puppy eyes nya.
"Iya, ngak ada lo,gue juga udah m*ti kali" ujar Indah.
Aurel mendudukan dirinya di atas kasur,samping Indah. "Slow, bdw nih ya, lo dari tadi liatin barang-barang itu mulu dah!" ucap Aurel, menatap kearab barang yang di depan kasur Indah.
"Gue…, ngak tau Rel,cuman…"
Aurel nenatap Indah sedih, tiba-tiba dia merangkul Indah." Gue selalu ada buat lo, kan besok lo mau nikah nih, gimana hari ini kita seharian party di kamar lo, kita berdua aja, kaya habisin masa lajang lo gimana?,atau lo mau panggil kak Aca sama kak Willo? bestie lo?, kita meraton drakor,pokoknya apapun hal yang ingin lo lakuin kita lakuin hari ini!" ucap Aurel heboh.
Hanya ini yang bisa Aurel lakukan, mendukung pilihan kakanya,toh itu juga untuk keluarganya.
"Jangan deh, ajak Aca sama Wilo, berdua aja, biasa juga selalu berdua kan-" senyum Indah."Oke,sekarang jam 10 pagi, hmm… gimana kita maskeran dulu" usul Indah.
"Setuju, ambil stock masker lo" kekeh Aurel.
Indah pun berlari keruangan khusus peralatan make-up nya, dia mengambil beberapa kotak masker untuk dia gunain sama Aurel. dan langsung membawanya dinatas kasur.
" gue yang yang wangi warna pink ya" Indah mengambil masker didepannya.
"Gue pakai ini, khusus kulit kering" ucap Indah tersenyum.
"Masker time!!" ucap mereka serempak.
Mereka saling bergantian memakaikan masker, sambil maskeran mereka menghidupan tv menonton MV musik kpop.
Sesekali merea ikut bernyanyi kecil.
Selesai maskeran,Indah dan Aurel berkaroke, dari lagu kpop,India,pop barat,pop Indonesia sampai lagu religi pun mereka nyanyikan. bahkan mereka tidak perduli dengan suara mereka yang keluar alur dari note musik.
20 menit karoke, mereka akhir terkapar di atas kasur.
dan memutuskan hanya mendengarkan penyanyi asli nya yang bersuara.
"Cape sumpah" ucap Aurel ngos-ngosan.
__ADS_1
dan di anggukin Indah, yang sama lagi mengatur napasnya.
"Mukbang makana pedas yuk" aja Aurel,yang langsung bangun.
"Bakso larva?,sambyang?,cumi sambal mercon,sama chiken level 45 sanggup,pizza jumbo?" ucap Indah, antusias jika soal makan pedas.
"Kita beli semuanya" seringai Aurel sambil menaik-naik alisnya.
"Ayok pergi" Indah, berdiri mau menganti bajunya.
"kan pengantin ngak boleh keluar rumah-" kekeh Aurel,
"janga cape-cape kita gofood beby" senyum Aurel, mengeluarkan ponselnya.
Indah tersenyum senang,"jangan lupa boba Rel," ingat Indah.
"Jangan di ingatkan,udah gue pesan 4, dengan total bayarnya 400 ratus ribu pas" ucap Indah,sambil mengadahkan tangannya pada Indah.
"Apa?" tanya Indah bingung.
"Uangnya mana?" pinta Aurel.
Indah langsung mengambil dompetnya,dan mengeluarkan uang yang di minta.
...…...
"Bi,ada liat Aurel ngak?" tanya Jennie.
"Oh,non Aurel di kamar non Indah, dari jam 10 tadi,lintu kamar juga di kunci" ucap bi izah pelayan di sana.
Jenie terus mengetuk pintu kamar Indah,tapi pintu itu tidak ada tanda-tanda akan di buka.
"Mereka kok ngak bukain sih, apa jangan-jangan…" Jennie kembali mengedor kuat kamar Indah. dan masib belum di buka.
Sedangkan di dalam kamar, dua manusia tersebut asik bercanda sambil menunggu gofood mereka sampai.
"Besok lo udah nikah aja ndah." senyum Aurel kecil,
"Iya Rel, gue udah mau married aja" Indah ucapanya pelan.
"Hah, ngomong yang keras dikit,pelan amat!" ujar Aurel.
"Musiknya kecilin gih" ucap Indah,sedikit teriak.
Aurel mengambil remote,langsung mengecilan volume suara.
Samar-samar terdengar suara kutukan pintu dari luar.
"Kayak nya ada yang ketuk pintu deh,bukain Rel" ujar Indah, dengan malas Aurel bangun,langsung menuju pintu.
"Loh… kak jennie,ada apa?" tanya Aurel.
"Indah mana?"
Aurel mengeser tubuhnya,memperlihatkan Indah yang sedang tiduran sambil memainkan Hp nya.
Jennie langsung menerobos masuk.
__ADS_1
"Ndah, kamu ikut kakak sekarang" ucap Jennie tergesa-gesa.
Indah terkejut, dengan kedatangn kakak iparnya.
"Kak jennie,kemana?" tanya Indah.
"Udah ikut aja ayokk" Jennie menarik paksa tangan Indah.
Mereka keluar dengan tergesa-gesa,"kak ini sebenarnya ada apasih,bikin panik aja" omel Aurel.
Jennie terus berjalan,menuju halaman belakang rumahnya, tanpa memperdulikan ocehan Aurel.
Sedangkan Indah hanya pasrah di tarik begitu saja.
Saat sudah sampai di halaman belakang rumah,Indah terpaku melihat apa yang sudah di siapakan kakaknya itu.
"Kak-" guman Indah.
Jennie dan sarah tersenyum,"Meski pernikahan kamu ini dilakukan terpaksa,tapi kakak mau kamu menikmati hari-hari terakhir kamu disini,dan hari terakhir menjadi seorang gadis, kalau kamu nanti sudah menjadi istri Ghazel, kakak harap kamu bisa bahagia" ucap Jennie, menahan tanggisnya.
"Kakak juga berharap ini adalah ketentuan tuhan, pasti ada hikmahnya,Ndah terima kasih atas pengorbanan mu, maaf kan kak ya" Sarah memeluk Indah,
Indah hanya menangis," makasih kak, padahal aku sama Aurel udah pesan go food loh" ucap nya sambil menangis.
"Astagaa, Iya gofood kita kak" Aurel langsung berlari keluar,untuk melihat apakah grap nya sudah datang.
Jennie, Sarah, dan Indah yang awalnya menangis, menjadi tertawa melihat Aurel.
Jennie akhirnya membawa Indah duduk,
Ya,Jennie dan sarah menyiapkan piknik ala-ala, disana mereka akan BBQ, sambil menghabiskan waktu bersama Indah, tak lupa mereka membangun tenda untuk mereka beteduh, semua jenis makanan sudah tertata rapi di meja, dari minuman soda hingga anggur.
"Yang lain mana kak?".
"Bunda, ngak tau kemana, Airyn pergi tadi, kalau abanh-abang mu ya di kantor."
Indah hanya mengangguk paham, sesekali dia memakan buah yang sudah tersedia di sana.
"Yuhhuuuu, gofood kita nyampe!" teriak Aurel.
Dia pun langsung meletakannya di atas meja.
"Astagaa, sebanyak ini kalian mau makan berdua?" tanya Sarah kaget.
"Tadinya, sekarang kan, ada kak jennie sama kak sarah,dan untungnya kami pesan bobanya 4 loh" ujar Aurel,sambil mengeluarkan makanan dari plastik.
"Ini mah,cukup untuk semua penghuni rumah mah" cicit Jennie. yang melihat makanan yang full di mejanya,belum lagi makanan yang sudah dia dan Sarah siapkan di tambah dengan go food an Aurel.
"Yaudah,ajak pelayan rumah juga kak, sekalian perpisahan" usul Indah.
"Ngak apa-apa ndah?"
"Malah Indah senang kali, Indah panggil ya" Indah lun langsung masuk kedalam memanggil seluruh pelayan yang berkerja hari ini.
Dan sekarang halaman belakang sudah rame, banyak para pelayan ikut makan bersama mereka, bahkan ada yang menangis mendengar kabar perpisahan dari nona nya karna mau menikah.
Meski kurang bunda dan kak Airyn, ini aja Indah sudah membuat dia bahagia, dan melupakan sesaat masalahnya.
__ADS_1