IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Impian Deka Terwujud (end)


__ADS_3

Satu jam berlalu, seorang suster datang memberikan kabar bahagia untuk Deka dan keluarga.


"Keluarga Ibu Bening?" panggil suster itu.


"Kami sus," jawab mereka serempak.


"Selamat ya pak bu, mbak Bening sudah melahirkan dengan selamat, suamibak Bening bisa ikut saya," tambah suster itu.


Deka yang mendengar kabar itu menatap bahagia kearah Yudha, Yudha pun memeluk papa muda itu.


"Yud, aku udah jadi ayah beneran yud," ucap Deka gembira.


"Iya selamat ya bang," jawab Yudha sambil memeluk abang iparnya, Arumi pun tersenyum dengan itu.


"Mari ikut saya untuk melihat putra bapak," ucap Suster,"


"Baik sus," jawab Deka, kebahagiaan Deka tak bisa diucapkan dengan kata kata, bahkan jika saat ini dia dikabari harga saham naik pun tak perduli, kebahagiaanya hari ini melebihi apapun, sesuatu yang indah yang dia impikan dan nantikan kini menjadi kenyataan.


"Mari pak," ajak sang suster, Deka pun mengikuti sang suster dengan perasaan deg degan karena senang.


Suster itu membawa Deka masuk kedalam sebuah ruangan yang didalamnya terdapat banyak bayi yang sedang menangis.


"Mari pak ini adalah putra bapak, selamat ya silahkan diazanin," pinta sang suster.


"Alhamdulilah Ya Allah suster, ini putra saya serius suster?"tanya Deka bahagia, tak terasa air mata kebahagiaan itu menetes.


"Tapi sementara bapak ga boleh cium cium ya, pegengnya pun harus hati hati seperti ini," ucap sang suster sambil membantu Deka menggendong bayinya.


"Fotoin kami sus," pinta Deka sambil memberikan ponselnya pada sang suster.


"Baiklah, tapi azanin dulu ya," ucap sang suster, Deka pun dibawa keruangan khusus bersama bayinya, disana Deka mengumandangkan azan untuk putranya dengan sangat merdu bahkan sang suster pun sampai merinding mendengarnya.

__ADS_1


"Sudah suster," ucap Deka.


"Wow bapak azanya bikin saya merinding," goda suster.


"Ah suster bisa aja, fotoin kami sus," rupanya Deka tak lupa dengan keinginannya, suster itu pun menuruti keinginan Deka, bahkanndia mengajari Deka beberapa pose agar Deka puas.


"Silahkan pak, saya mengambil banyak sekali gambar kalian, kalian terlihat kembar," goda sang suster, dia pandai sekali membuat Deka bahagia.


"Makasih suster, ini anak saya gimana suster, saya bawa apa gimana?" tanya Deka.


"Jangan bapak belum boleh, biarkan dia disini dulu soalnya bu Bening juga lagi masa pemulihan, mari ikut saya keruangan beliau," ajak sang suster itu setelah meletakan bayi Deka keboks bayinya.


"Papi datang mommy dulu ya sayang, nanti kita ketemu lagi oke," ucap Deka memberikan salam perpisahan untuk bayinya, seolah enggan ditinggal baby lucu itu menangis.


"Sus, baby nangis," ucap Deka gugup.


"Ga papa pak, mungkin dia ga mau ditinggal sama papinya," ucap suster.


"Ga papa pak, nanti ada teman saya yang membantu, mari istri anda juga membutuhkan anda," ucap sang suster..


.Arti ternyata sudah dibawa keruang perawatan, disana sudah ada Yudha dan juga Arumi menemaninya.


"Assalamualaikum," sapa Deka.


"Waalaikumsalam," jawab semuanya, Deka pun langsung menghampiri istrinya dan memeluknya.


"Maafin papi ya mom, ponselnya dicas diatas tadi," ucap Deka merasa menyesal dengan ini.


"Iya pap ga papa, yang penting semua baik baik saja, papi darimana?" tanya Arti.


"Papi habis dari ketemu jagoan kecil kita sayang, dia sangat menggemaskan kata suster dia sama papi kembar mom," ucap Deka antusias, Arti hanya tertawa pelan mendengarkan ucapan konyol suaminya.

__ADS_1


"Benarkah?" pertanyaan Arti malah memancing lebih banyak lagi ekpresi kebahagiaan Deka.


"Papi ada foto foto kami mom, mommy mau lihat?" tanya Deka.


"Boleh,"


Deka pun menunjukan foto foto yang tadi diambilnya diruangan bayi, Arti terlihat antusias juga, terlebih ditambah cerita Deka yang bikin haru.


"Pas papi mau tinggal dia nangis mom, kata suster dia mau ikut papi mom," ucap Deka.


"Benarkah, apakah seperti mommy gitu kalau papi mau jalan?" tambah Arti.


"Iya mom kayak gitu persis wis," jawab Deka dengan tawa khasnya, Arti pun memukul lengan Deka dengan manja, seperti biasa mereka selalu memercikan benih benih cinta bahkan sekarang, Deka menatap mesra kearah istrinya begitupun Deka, dia mundukan wajahnya dan merapatkan wajah mereka kecupan lama dan dalam Deka berikan dikening istrinya.


"Terimakasih bidadariku kamu telah memberikan kebahagiaan yang luar biasa untuku, aku bahagia sayang," ucap Deka, Arti pun tersenyum menjawab ucapan suaminya, Deka tak perduli dengan Arumi dan Yudha toh mereka juga udah halal ini, Deka mendaratkan bibirnya kebibir istrinya saling memangut lembut penuh cinta, siapaun yang melihat kemesraan mereka akan iri dibuatnya.


Deka melepaskan ciumanya, senyum merekah diantara keduanya.


Impian Deka telah terwujud, hidup bersama dengan pemilik hatinya dan bonusnya kini lahirlah seorang jagoan kecil bernama RAKA PUTRA DEKA ABIMANYU, malaikat kecil pembawa kebahagiaan dikeluarga Arti dan Deka.


Selamat ya mbak Arti mas Deka semoga kalian langgeng sampai maut memisahkan.


End.


Terimakasih buat kalian fans nya Aak Deka dan mbak Arti yang sudah setia, ahirnya setelah melewati banyak rintangan cinta mereka kembali disatukan dengan ikatan pernikahan yang lebih sempurna menurut Deka, karena pernikahan kedua mereka tanpa unsur paksaan.


Sesuai janji saya setelah ini saya akan menulis kisah perjalanan rumah tangga mas Yudha dan mbak Arumi ya dala "Hati Suamiku Bukan Miliku) semoga mbak Arumi bisa memenangkan hati mas Yudha, seperti harapan saya dan teman teman.


Terimakasih semuanya, salam sehat.


__ADS_1


...........


__ADS_2