
Dua tahun berlalu...
Tiga tahun sudah Deka tak pulang kekampung halaman nya, rasa kangen pada tanah kelahiranya juga sudah menumpuk, rindu suara Mbah Uti tercinta nya juga sudah terngiang diotaknya terlebih janjinya pada sang kekasih hampir sampai.
Malam itu Deka menemani Vincent menghadiri sebuah pertemuan resmi, Vincent mendapatkan penghargaan predikat terbaik desain mobil terfavorit.
Vincent menggunakan tuxedo hitam nya terlihat sangat tampan dan gagah, sang asisten juga tak kalah tampan meski yang mendapat penghargaan adalah bos nya tapi dia juga ikut bahagia.
Seperti malam malam sebelum nya jika mereka mengadakan pesta seperti ini pasti minuman dan juga wanita selalu menjadi pelengkap ditengah tengah mereka.
Deka tak mau menggoda bos nya jika dalam situasi seperti ini, dia berusaha sebisa mungkin agar bos nya jangan sampai terjun kejalan seperti itu lagi, dan sepertinya Vincent sudah bisa mengendalikan hawa nafsunya.
Acara yang mereka hadiri berjalan lancar tanpa halangan, Vincent sudah mewanti wanti asisten nya jangan sampai makan atau minun apapun disana karena dia juga takut ada yang iseng pada mereka.
Dimobil...
"Bos, saya boleh ga balik ke indo?" tanya Deka.
"Udah kangen sama kekasih hati?" dia malah balik bertanya setengah menggodaku.
"Heemm." jawabku tersipu malu.
"Tentu saja kembalilah, jangan lupa mampir ke apartemen." ucap nya.
"Siap bosku, Bos kontrakan kita udah jadi, bos kapan balik kita usaha aja disana aja disini terlalu keras bos." ucapku.
"Aku selesaikan kontrak ku dulu nanti aku ga perpanjang, kita merintis sendiri aja disana nanti." ucap nya.
__ADS_1
"Bos showroom nya juga sudah ready." ucapku.
"Heemmm, ahhh aku juga sudah capek kerja sama orang terus." ucap nya sambil mengendurkan jas nya.
"Nanti kalau bos balik cepat kabari saya." ucap Deka.
"Heemm, kalau kawin juga jangan lupa ngundang hahahaha, jangan takut nanti kalau nembak jika ga tau cara nya nanya aku aja ntar aku ajarin hahaha." ucapnya sambil tertawa bahagia, dasar bos kampret begituan dibahas.
"Hahahaha okelah oke, nanti saya tanya gaya apa yang pas." balasku, dia semakin tertawa kencang.
"Bos udah dua tahun ini bos ga makan ga pengen?" tanya ku.
"Pengen kadang kadang tapi males." jawab nya.
"Loh."
"Bos ga papa kan kan aku tinggal sendiri?" tangaku.
"Ga papa aku udah biasa sendiri." jawab nya.
"Kok jadi berat gini ya ninggalin bos berasa kayak ninggalin pacar aja hahahah." ucap ku.
"Hahaha bisa aja kamu, tiga bulan lagi aku susul, kamu urus aja apa yang kita punya disana." ucap nya lagi.
"Bos ga takut harta bos saya bawa kabur?" tanya ku bercanda.
"Bawa aja kalau kamu mau, perhiasan dunia ini tak kan dibawa mati ngapain dipusingin, aku bisa makan bisa beli apapun yang aku mau dengan jerih payahku sendiri aja udah bersyukur banget, aku sudah merasakan apapun yang ada didunia ini sudah ga penasaran lagi aku." ucap nya enteng.
__ADS_1
"Hahaha enggak bos saya juga ga berani kalau bukan rejeki saya." ucapku.
"Yang penting dalam hidup ini hanya satu Ka, yaitu kepercayaan orang lain terhadap kita." ucap nya lagi.
"Raja filosofi hidup, tapi apes soal cinta hahaha." godaku.
"Bangk* diem lo." umpat nya, dia terlihat sangat tampan jika tersenyum, Mr Vincent sekarang lebih kalem aku tak tau apa yang merubahnya menjadi seperti ini, tapi aku menyukainya.
Aku berjanji dalam hati untuk selalu setia padanya, bahkan aku juga ingin selalu setia pada nya karena dia juga baik padaku me dukung apa yang ingin aku lakukan, mengingatkanku jika aku salah, dia benar benar sudah seperti kakak bagiku.
*****
Indonesia...
Pesta pernikahan digelar meriah dikediaman Desvita, senyum indah terlihat merekah dibibir kedua mempelai, mereka adalah Desvita dan suaminya. orang tua kedua belah pihak juga terlihat sangat bahagia.
Perjodohan yang mereka rencanakan untuk anak anak mereka telah terlaksana, bahkan Desvita juga menerimanya dengan senang hati.
Desvita lelah menunggu Deka yang tak pernah memberinya kabar, Desvita berfikir bahwa Deka sudah melupakan nya, sebelum nya dia menolak perjodohan ini tapi dengan kegigihan sang pria ahirnya Desvita menyerah dan memberikan hatinya pada pria yang dijodohkan dengan nya.
Cinta yang tumbuh diantara keduanya telah membutakan akal sehat mereka sehingga mereka melakukan kesalahan yang berakibat fatal, mau ga mau pernikahan mereka dipercepat karena dirahim Desvita sudah ada calon bayi mereka.
Terpaksa Desvita harus berhenti kuliah karena kesalahan ini, orang tua mereka malah terlihat bahagia karena mereka tak perlu bersusah payah soal ini, terlebih orang tua Desvita yang gila harta dan pangkat itu, mendapat menantu yang memiliki kedudukan yang tinggi dimata masyarakat adalah sesuatu yang sangat dibanggakan baginya.
Ya Desvita telah menikah bahkan kini dia juga sudah mengandung dari cinta barunya, semoga mas Deka bisa menerima
IMPIAN DEKA
__ADS_1
Bersambung...