IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Menang Banyak


__ADS_3

Deka membatu istrinya bersiap, Arti menggunakan celana bahan berwarna hijau Armi dan juga tunik kotak kotak dan hijab senanda, terlihat sangan manis dan ahhh jika dia ga lagi kerja udah aku kurung aja dikamar, dia selalu sukses membuatku jatuh cinta disetiap waktunya.


"Ak, sarapan bareng temen temen yu, mereka nungguin di lobi ngajak sarapan diluar." ajak Arti.


"Boleh." jawab Deka, dia mendekati istri cantiknya dan mulai mendekapnya lagi.


"Aak heran deh!"


"Heran kenapa Ak?"


"Aak ga pengen jauhan dari kamu honey"


"Loh, Arti kan harus kerja sayang."


"Kamu seneng ga ama pekerjaan kamu han (honey)?"


"Seneng lah Ak, kan kerjaan Arti bikin orang seneng gimana sih aak ni." jawab Arti manja, dia pun mengecup dagu suaminya karena untuk meraih bibir Deka dia harus berusaha keras, meraih dagu aja harus jinjit.


Deka tersenyum sambil melirik nakal kewajah istrinya.


"Honeymoon yuk han(honey)." ajak Deka.


"La ini kita lagi ngapain namanya?" Arti mulai bisa ngeles.


"Aaagghh, aku ga ingin jauh dari kamu honey, Aak pengen nempel terus rasanya." ucap Deka sambil mengacak rambutnya.


"Kamu ngapain aku sih sampai aku kayak gini." Deka frustasi pada dirinya sendiri, dia pun menjatuhkan tubuhnya ke sofa.


Arti mendekatinya dan langsung duduk disamping suaminya, Arti membantu Deka mengancingkan kemejanya.


"Sini Arti bisikin Aak Arti apain." jawab Arti, Deka pun mendekatkan telinganya ke wajah Arti.


"Apa?"


"Arti sayang Aaj." jawab Arti, selalu ga lain.


Deka tersenyum, ternyata istrinya ini sama sekali ga bisa ngeres hahahaha, tapi ga papa lah lumayan bisa bikin hati adem.


"Yuk Ak turun, ga enak para kru udah nungguin." ajak Arti.


"Oke my queen." jawab Deka, Deka pun beranjak dari duduknya, tak lama pinselnya berdering.


Deka pun menyambut panggilan telpon itu.


Deka, " Ya hallo, ada apa?"


Orang suruhan Deka, " Gawat bos, mereka mulai merentas jaringan internet milik perusahaan keluarga bos, beberapa aset Mr Gibran juga sudah berpindah tangan keistri mudanya." jawab orang itu.


Deka," Hemmm, Bagaimana dengan Mr Luis dan Mr Gibran (Mereka adalah kakek dan papi Deka, Deka memang menyuruh orang orang nya untuk menyelidiki tentang keluarganya sejak dia tau istri muda papinya mau menjual hotel milik keluarga Abimanyu)?" tanya Deka.


Orang suruhan Deka," Sepertinya Mr Gibran ditekan oleh istrinya pak terlihat dia sangat nurut pada ibu Erika." jawab nya.

__ADS_1


Deka," Awasi terus dia, aku akan segera kesana, atur waktu ketemu dengan Mr Gibran bilang padanya aku adalah calon pembeli mengerti, ingat suruh orang kita untuk menjaga pria itu." ucap Deka, sebelum nya Vincent memang meminta Deka untuk membeli hotel itu jika harganya pas dan masuk akal, dan ini dimanfaatkan oleh Deka untuk mengetahui seluk belum keluarga kandungnya.


Deka dan orang suruhanya pun mengahiri panggilan mereka, muka Dek berubah serius sekarang, Arti mengelus lengan Deka ketika melihat wajah suaminya berubah tegang.


"Ak." panggil Arti sambil mengelus lengan suaminya lagi.


"Heemm."


"Ada masalah?"


"Iya han (honey), Aak ga jadi anter ga papa kan, Aak mesti balik sayang." ucap Deka.


"Ga papa suamiku, nanti kalau Arti udah dirumah Arti kabari." jawab Arti.


"Kamu ga marah kan?" tanya Deka.


"Enggak sayang ngapai aku marah, kamu aja ngertiin kerjaan aku masak aku enggak." jawab Arti.


"Makasih istriku." ucap Deka sambil mengecup kening wanita cantik ini, mereka pun melepar senyum penuh cinta.


Deka menggendong tas ransel nya dan menggandeng mesra Arti keluar dari kamar mereka menginap.


"Aak anterin ke temen temen ga?" tanya Arti.


"Ga usah Ak, cukup Aak lihatin aja takut mereka pada heboh kalau ngliatin Aak, malas Arti jawab pertanyaan mereka." jawab Arti.


"Ya udah kamu hati hati ya han (honey) kerjanya." ucap Deka.


"Kamu juga ya imamku." balas Arti mesra, duh kalian ini bikin iri aja.


"Hay, ratu drama buset dah lama nya." sapa salah satu teman Arti.


"Sory gaes, kesiangan aku." jawab Arti.


"Emang lo nginep dimane?" tanya nya.


"Ada disebelah kamar kalian lah," jawab Arti.


"Ama siapa?"


"Ama kawan kan semalem dah bilang." jawab Arti.


"Ohh, ya udah yuk jalan udah siang ni." jawab salah satu dari mereka lagi.


Arti tak menyangka jika mobil yang akan mereka tumpangi bersebelahan dengan mobil suaminya, salah satu teman Arti melihat Deka sedang berjalan kearah mereka.


"Astaga, itu manusia apa manekin gaes." ucapnya sambil melongo.


"Apaan?" tanya salah satunya, mereka semua pun mentap Deka yang sedang mengobrol dengan seseorang disana.


"Ya Allah ganteng banget ya." ucap nya lagi, Arti hanya tersenyum melihat kekonyolan sahabat sahabatnya.

__ADS_1


"Gaes dia kesini, yuk masuk."


"Dih heboh banget sih, apaan norak deh." gerutu Arti.


Didalam mobil khususnya para cewek pada heboh ketika Deka masuk kedalam mobilnya, Deka menurunkan kaca mobilnya, menyalakan mesin dan meminum seboto air mineral.


"Astaga lihat gaya minum nya gaes macho banget." ucap salah satu dari mereka, Arti pun ikutan menikmati pemandangan langka itu.


"Ya Tuhan sisain dong untuk aku atu aja yang kayak gitu." ucap nya lagi, sekali lagi Arti tertawa.


"Kalian mau taruhan ga sama aku?" pinta Arti.


"Taruhan apa?" jawab temen nya.


"Siapa yang bisa minum sisa cowok itu bakal jadi ratu disini, dan ditraktir bergantian selama seminggu." ucap Arti menantang sahabat sahabatnya.


"Wah, boleh Deal." mereka pun mengulurkan tangan mereka seperti biasa, sama seperti ketika mereka akan memulai pekerjaan.


"Siapa dulu ni."


"Aku deh." ucap nya, wanita itu pun keluar dan mengetuk puntu kaca mobil Deka, Deka pun meresponya, sayang nya wanita itu tak mendapatkan bekas minum Deka, dia malah mendapat kan sebotol air yang masih baru.


"Dapet gaes, tapi yang baru." ucap nya sambil memanyunkan bibirnya kecewa.


"Yang lain?" tanya Arti


"Enggak deh gue takut, bagian traktir aja gue."jawab yang satunya, yang lain pun menjawab sama ketika tau temen mereka gagal.


"Gue coba ya gaes," ucap Arti.


"Oke." Mereka pun mensuport Arti, yes makan geratis seminggu batin Arti tertawa.


"Bissmilahhirohmanirohim." ucap Arti sambil mengelus dadanya, dia pun mendekati mobil Deka, dan beracting seolah dia belum mengenal pria sasaran nya.


Arti pun mengetuk pintu kaca mobil Deka, tentu saja Deka terkejut.


"Ada apa han( honey)?" tanya Deka.


"Ak, bagi minum dong." pinta Arti, Arti tau pasti semua teman nya memperhatikanya sekarang, makanya dia bersikap senatural mungkin.


"Boleh." jawab Deka, Deka pun langsung memberikan botol bekas minum nya pada Arti.


"Makasih suamiku, Arti sayang aak, daaaa." ucap Arti ketika sudah mendapat apa yang dia mau, Deka hanya melongo melihat tingkah aneh istrinya.


Dia hanya menggeleng gelengkan kepalanya tanpa berucap apapun.


Arti kembali ke mobil, teriakan histeris para sahabatnya membuat heboh suasana dimobil.


"Gila, ratu drama kita berhasil gaes." ucap teman Arti sambil mengulurkan tangan nya memberikan selamat Arti sebagai pemenang game koyol mereka.


"Rejeki anak sholehah makan geratis seminggu, thanks u abang ganteng" ucap Arti sambil melambaikan tangan ke arah Deka.

__ADS_1


"Gila gila." jawab Mereka, gelak tawa makin menghiasi perjalanan mereka, lelah yang mereka rasakan seolah hilang jika mereka mampu menciptakan kerukunan yang menggembirakan seperti ini, Astaga Arti dosa lo kamu udah boongin mereka.


IMPIAN DEKA


__ADS_2