IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Kasih Sayang yang Pernah Hilang


__ADS_3

Deka masih terlelap diranjang milik Arti, selepas sholat subuh tadi Deka meminta Arti untuk membiarkan nya tidur, Arti pun mengerti karena beberapa hari ini Deka jarang sekali tidur dan pulang kerumahnya.


Deka sangat sibuk pengurus perusahaan milik keluarga kandung nya, terlebih Erika juga mulai membuat ulah dengan menuntut harta gono gini dari perceraianya dengan Gibran Abimanyu, sayang nya Gibran tak mau memuluskan permintaan Erika, sehingga Erika bertingkah.


Arti masuk kemar nya dan melihat wajah teduh suaminya, "Berapa hari sih ak kamu ga bobo, astaga kamu bobo aja tampan lo ak." gumam Arti.


Deka hanya tersenyum mendengar ucapan Istrinya, Arti yang semula duduk disisi Deka hendak beranjak meninggalkan istrinya tapi dengan sigap Deka meraih tangan langsing itu.


"Mau kemana han?" tanya Deka masih dengan mata terpejam nya.


"Keluar ak," jawab Arti.


"Sini aja temenin," pinta Deka, Arti pun menurut dan menemani suami tampan nya.


"Happy anniversary ya han, makasih udah mau menerima kekuranganku, makasih juga kamu tidak pernah mengeluh akan kesibukanku dan maaf aku jarang nemenin kamu," ucap Deka sambil menciumi tengkuk istrinya, Arti hanya mengedip ngedipkan matanya tak percaya jika Deka ingat tanggal pernikahan mereka..


"Han, kok diem kamu ga suka ya?" tanya Deka.


"Enggak suamiku, Arti ga nyangka aja Aak ingat tanggal pernikahan kita," jawab Arti sambil memutar tubuhnya, Deka masih memejamkam matanya kala itu tapi tanganya mulai nakal, mendekap lebih erat tubuh istrinya bahkan tangan Deka sudah masuk didalam kaos Arti bagian belakang dan mengelus elus tubuh istrinya bagian belakang.


"Ingat lah honey, aku juga ingat dimalam pertama kita kamu mukulin aku gara gara aku ga sengaja meluk kamu," jawab Deka.


"Maaf ya suamiku," ucap Arti sambil mengelus lengan suaminya dan mengecup mesra dagu Deka.


"Aak mau jujur sesuatu sama kamu han, tapi janji jangan marah ya," pinta Deka.


"Apa itu!" Arti pun penasaran.


"Pas kamu pingsan habis pemakaman kakung aku cium cium kamu han," ucap Deka dia tak ingin ada kebohongan diantara hubungan mereka.


"Heem, nakal aku tau itu," jawab Arti.

__ADS_1


"Jadi waktu itu kamu pura pura?" tanya Deka.


"Enggak aku hanya merasa ada yang gini giniin aku cuma mau bangun rasanya berat," jawab Arti.


"Maaf ya han, aku mencurinya darimu," ucap Deka.


"Ga papa suamiku toh waktu itu kita udah halal kan, lagian sebenernya aku yang dosa karena seharusnya ketika aku menyetujui pernikahan kita berarti aku adalah hakmu, milikmu seutuhnya suamiku, aku juga minta maaf ya," balas Arti, Deka mengecup kening istrinya dan kembali mengeratkan pelukanya.


"Kamu minta hadiah apa dari aku han!" ucap Deka.


"Enggak minta apa apa suamiku, aku cuma mau kamu selalu jaga diri buat aku," jawab Arti.


"Itu pasti sayang, oia besok Aak ada penyerahan jabatan dikantor papa, mau ikut ga?" tanya Deka.


"Apa Aak marah jika aku pengen kita tetap seperti ini, aku ga mau menjadi pribadi yang sombong dan temn teman akan menjauhiku karena segan padamu, aku ingin kita tetap seperti ini, aku adalah istrimu ketika bersama," jawab Arti yang sudah merasa nyaman dengan hubungan mereka.


"Kamu ga takut suamimu ini diincer cewek lain han!" goda Deka.


"Aku percaya sama kamu suamiku, aku yakin hati jiwa dan ragamu hanya untukku," jawab Arti dengan keyakinan hatinya.


..........


Deka mendapatkan perlakuan istimewa dikeluarga besar Abimayu, Gibran yang notabene hanya anak tunggal menjadikan Deka tak punya pesaing, karena opa dan omanya hanya menyayanginya, bahkan ketika Deka pulang kerumah mereka oma pun memasak makanan halal khususnya.


Renata dan Luis sangat menghargai kepercayaan yang dianut cucunya, bahkan tak segan dia mengingatkan Deka untuk melaksanakan kewajibanya.


Kini Luis dan juga Renata merasa memiliki dua putra yang akan mereka jadikan tumpuan hidupnya dimasa tua mereka nanti.


Hari ini Luis dan juga Renata datang ke perusahaan keluarga mereka, Renata dan Luis masih belum tau bahwa hotel mereka telah dibeli Vincent atas nama Deka, mereka mengira usaha mereka masih baik baik saja.


Luis berjalan menuju lobi kantor milik Abimayu grup disana sudah berdiri petinggi perusahaan itu dan beberapa kariawan yang mempunyai posisi penting disana.

__ADS_1


Gibran berdiri dipodium ruangan itu bersiap memberi sambutan diacara penting ini, banyak pasang mata yang menatap kagum kearah sosok pria muda yang beberapa hari ini menjadi perbincangan hangat diantara kalangan kariawan perusahaan telekomunikasi itu.


Setau mereka pernikahan Gibran dan Erika tidak memiliki anak tapi kenapa Gibran mengenalkan Deka sebagai putra tunggalnya, lalu ibunya Deka istri keberapa dari bos mereka, ah dasar kariawan kepo.


Istri pertama Gibran bernama Denada, mereka berpisah karena Erika menfitnah Gibran berselingkuh dengan nya agar Erika bisa masuk kedalam kehidupan Gibran dan bisa mengrogoti harta milik keluarga Abamanyu, Pernikahan Gibran dan Denada hanya bertahan sekitar enam bulan dan kini Denada memilih menetap di Amirika bersama suami barunya.


Lalu siapa ibu dari Deka? pertanyaan itu menjadi bomerang dianatara para kariawan perusahaan itu, tapi tak satupun dari mereka yang berani mengutarakan nya bahkan kepercayaan Deka yang berbeda dengan orang tuanya pun tak luput dari perhatian mereka, astaga Deka udah macam artis terkenal saja.


Gibran naik ke podium itu dan disamping nya berdiri tegak pria mudah yang gagah dan mirip sekali dengan nya " Selamat siang semuanya," sapa Gibran pada seluruh kariawanya.


"Siang Mr." jawab Mereka serempak.


"Oke, mungkin kalian bertanya tanya siapa sebenarnya pria tampan disamping saya, dia adalah putra tunggal saya namanya adalah Dewa Kurnia Sejati dia adalah anak dari pernikahan pertama saya dan mulai hari ini dia akan membantu saya memimpin perusahaan ini, saya berharap kerja sama kalian untuk kita sama sama memajukan perusahaan ini sebagai satu kesatuan yang utuh." ucap Gibran, memperkenalkan sekaligus menyerahakn jabatan Direktur utama pada putranya Deka.


"Kalian bisa memanggil putra saya Dewa, karena dia adalah Dewa dikeluarga kami," canda Gibran, tepuk tangan meriah ditujukan pada kekompakan bapak dan anak itu, Deka pun membungkukan badan nya dan menaruh tanganya di dada kirinya pertanda dia menyambut tepukan sambutan untuknya.


.....


Erika sangat geram dan marah ketika mendengar berita tentang pengangkatan Deka sebagai pimpinam perusahanan yang diincarnya, Erika langsung mengarahkan anak buahnya untuk menyusun strategi untuk menghancurkan bapak anak itu.


"Hallo nyonya," tersengar sapaan dari orang kepercayaan Erika.


"Heemmm,"


"Kapan kita akan melancarkan strategi yang sudah kita susun ini nyonya?" tanya orang kepercayaan Erika.


"Kasih mereka nafas, kamu siapkan saja tempat terindah untuk anak tiriku!" jawab Erika.


Orang kepercayaan Erika pun langsung tanggap dengan apa yang bos nya inginkan.


Erika tersenyum puas," Kali ini kamu tidak akan lolos dariku pria bodoh, kita lihat seberapa kuatnya kalian hahahahaha." tawa Erika terdengar menggema diruang tamu apartemennya.

__ADS_1


IMPIAN DEKA


Bersambung


__ADS_2