IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Dengan Hati


__ADS_3

Deka mulai memantapkan hatinya untuk giat belajar bahkan dia mulai mendaftarkan diri untuk mengikuti kursus online demi menambah ilmu dan bisa menjawab semua pertanyaan bosnya menambah pengetahuan dan wawasanya, bahkan bos nya bukan hanya menyuruhnya belajar beberapa bahasa tapi juga cara menghadapi klien mengerti bahasa tubuh mereka dan terlebih sekarang Deka sudah menjadi tangan kanan Mr Vincent jadi dia harus ektra menjaga apa yang harus dan tidak boleh dia ucapkan.


Empat bulan sudah Deka menemani perjalanan Mr Vincent, banyak sekali pengalaman yang dia dapatkan bahkan tata bahasa inggrisnya yang awalnya masih mentah kini gaya bicaranya sudah seperti air mengalir.


Selama empat bulan itu Deka sudah bersliwetan dibeberapa negara tetangga menemani bos nya, suatu malam Mr Vincent mengajak nya masuk kedalam salah satu club terkenal di Jakarta, apa lagi keinginan Mr Vincent kalau tidak makan perempuan, Deka hanya menggeleng gelengkan kepalanya dia malah berfikir ingin mencari cara agar bos nya ini sembuh dari penyakit maniaknya.


"Kamu beneran ga pengen cobain?" tanya Mr Vincent.


"Tidak bos terimakasih." jawab Deka, Meski ikut masuk dia hanya bertugas menjaga harta bos nya dan teman teman nya agar tetap aman.


"Enak lo." bisik Mr Vincent, Deka hanya tersenyum.


"Kamu ini suka perempuan bukan sih." desak nya.


"Suka Mr tapi yang halal." jawab Deka.


"Hemmm." Mr Vincent kembali meminun vodca nya matanya melihat kesana kemari, tak lama mata nya menangkap sesosok wanita yang diingin kan nya, kemudian dia pun menyuruhku mendekati gadis itu agar mau melayani nya, jika boleh jujur hatiku meronta pekerjaan macam apa ini, ini sungguh gila.


"Mbak apakah bisa menemani bos saya?" tanya ku pada gadis itu.

__ADS_1


"Mas saya boleh minta tolong." ucap nya.


"Tolong apa mbak?" tanya ku aku pikir ini hanya tak tik nya ternyata tidak tanganya sangat dingin ketika menyentuhku pertanda dia benar benar ketakutan.


"Tolong keluarkan saya dari sini mas, ibuku menjualku pada pria dibelakangmu dan.." tentu saja aku terkejut ini adalah pengalaman pertqaku menemukan perempuan seperti ini di tempat seperti ini.


"Sebentar ya mbak, mari ikut saya dulu." jawab ku.


Gadis itu pun mengikuti langkah ku dan aku membisikan sesuatu pada bos ku, untung nya dia percaya, kalau hanya mengandalkan kekuatanku aku pasti tak akan mampu karena nominal uang yang ditawarkan oleh mereka terlalu besar untuk ku.


"Boleh kamu nego saja." perintah bos ku.


Aku pun kembali pada muciraki gadis ini, mata nakal bosku tentu saja terus menatap belahan dada wanita yang aku bawa, dia berusaha menutupi dada nya dengan rambut panjang nya bahkan dia berkali kali menarik rok nya agar menutupi paha nya.


"Bos kita bisa membawanya." ucapku


Wanita itu pun menurut, diluar club tepatnya diparkiran wanita itu mau ga mau harus ikut dengan kami karena dia sekarang adalah milik kami.


"Maaf pak bagaimana cara saya membayar hutang saya pada bapak?" tanya Gadis itu.

__ADS_1


"Yang membayar jaminanmu adalah bos saya mbak anda tanya langsung saja padanya." jawabku.


"Apakah dia bisa mengerti apa yang saya ucapkan pak?" tanya nya lagi padaku.


"Ngerti coba saja ngomong." jawabku, kemudian dengan ketakutan dia pun masuk kedalam mobil kami.


Mr Vincent menyuruhku membawanya keapartemen nya, aku hanya berdoa dalam hati jika memang wanita ini wanita baik baik maka aku meminta pada tuhan untuk menyelamatkan nya jadi kegilaan bosku, aku sudah berusaha sampai sini semoga dia bisa merubah nasib nya menjadi lebih baik.


Apartemen milik Mr Vincent yang biasa dia pakai untuk itu...


Mr Vincent menyuruhku pulang, itu menambah rasa takut pada gadis yang kami bawa itu atas inisiatifku sendiri aku pun lansung meminta para kaki tangan bosku untuk mencari info tentang wanita itu dan hasilnya sungguh mencengangkan, benar saja dia dijual oleh ibu tirinya untuk membayar hutang ayahnya, setelah mendapatkan info tersebut aku pun langsung meng email bos ku dan memberitahu dia bahwa gadis itu tak bohong.


"Nama Maria Stella usia nya baru 19 tahun dia anak pertama dari dua bersaudara, dia memiliki adek berusaha kurang lebih 8 tahun, dia baru pertama kali masuk ke club itu atas paksaan ibu tirinya." isi pesanku pada bos ku malam itu.


Dan dia hanya menjawab "good job" setelah itu dia mematikan ponselnya dan aku pun tak berani mengganggunya lagi.


Pekerjaan ini kadang aku bingung halal dan tidaknya karena semua memang terlihat baik baik saja, tapi jika sudah berurusan dengan nafsunya semua terasa bertentangan dengan hatiku, hingga suatu hati pemikiranku telah mengalahkan hatiku logika ku lebih aku utamankan dari pada bisikan perasaanku, tega ga tega baik ga baik ini memang konsekuensi yang harus aku ambil.


Pengalaman hidup telah menjadikanku berubah aku semakin tegas, semakin logis dan anti main main.

__ADS_1


Hanya satu nama yang ingin aku raih yaitu Desvita cintaku yang sekarang aku perjuangkan, meski aku hidup dikelilingi banyak wanita namun akal sehatku masih bisa menolak agar tak menjamah mereka, aku menjaga kehormatanku sebagai laki laki hanya untuk nya, Devita.


Bersambung..


__ADS_2