IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Ternyata Keluargaku Perduli


__ADS_3

Joker dan kawan kawannya pun segera mencari keberadaan mobil yang dimaksud Deka dan Vincent, Erika sialan itu ternyata telah menggelapkan mobil itu rupanya setelah selesai menghabisi Riko (Asisten yang menghianati Deka) dan menjualnya pada seorang pengusaha rental.


Meski dengan susah payah tapi Joker tak kehabisan akal, dia pun segera membereskan masalah ini dengan baik tanpa kekerasan.


"Ada apa ini?" tanya pengusaha rental itu ketika Joker dan anak buahnya datang ketempat rental tersebut.


"Sebelum nya kami mohon maaf bos, kedatangan kami kesini bukan untuk berniat jahat, kami hanya ingin memeriksa mobil yang belum lama ini anda beli," ucap anak buah Joker pada pengusaha rental tersebut.


"Untuk apa?" tanya beliau.


"Sebenarnya ini adalah mobil bos kami yang dicuri seseorang dan digelapkan tanpa anda ketahui," jawab anak buah Joker lagi berusaha meluruskan apa ya g sebenernya terjadi.


"Apa kalian tidak salah, saya memiliki BPKB asli beserta STNKnya?" jawab pengusaha itu.


Untuk anak buah joker sudah mengantisipasi ini, "Anda telah ditipu bos, coba perhatikan ini dan silahkan anda cocokan," jawab anak buah Joker.


"Saya rasa anda paham dengan ini," ucap nya lagi, pengusaha rental itu pun antara percaya dan tidak dengan anak buah Deka yang terlihat sangat menakutkan.


"Jika kalian yang benar lalu kalian mau apa, saya sudah membelinya," ucap pengusaha itu.


"Anda tenang aja bos, kami hanya mau memeriksa CCTV didasbord mobil itu, bos kami sudab mengiklaskan nya anda tenang saja," jawab anak buah Joker berusaha meminta pengertian pemilik baru mobil itu.


"Baiklah, saya berusaha percaya pada kalian, tapi jika kalian bohong dan berniat mencuri kalian jangan harap bisa lolos dari saya," ancam pengusaha itu.


"Tenang saja bos, kami tak akan berbuat seperti itu," jawab Joker, pengusaha itu pun berusaha percaya pada anak buah Deka.


Dua orang diijinkan masuk kedalam mobil itu, dan mulai memeriksa rekaman CCtV itu.


"Apakah bos keberatan jika kami bekerja disini?" tanya Joker.

__ADS_1


"Tidak, silahkam mulai saja." jawab nya.


Suasana di showroom rental itu menjadi sedikit tegang dengan kedatangan mereka, tapi Joker dan anak buahnya berusaha tak membuat keributan sedikitpun hingga suasana tetap kondusif.


Dua anak buah Joker yang ada didalam mobil pun bersorak sorai seakan mereka mendapatkan apa yang mereka cari.


Joker tetap berdiri dengan tenang bersama dengan pengusaha itu, "Apakah terjadi sesuatu?" tanya pengusaha itu pada Joker.


"Tenang aja bos, mereka hanya mendapata apa yang mereka mau," jawab Joker.


"Oo, "


"Maaf bos jika boleh tau siapakah yang menawarkan mobil ini pada anda?" tanya Joker.


"Sory bos, saya ga bisa kasih info itu karena saya tidak mau terlibat masalah apapun, disini saya bukan penadah barang curian, seandainya tidak ad BPKB dan STNK asli saya juga ga mau beli," jawab pengusaha itu.


"Hah apa?" ucapnya kaget.


"Anda tidak perlu setakut itu bos, kita tidak akan melibatkan anda asalkan anda kasih tau kami siapa yang menjual mobil ini pada Anda?" tanya Joker lagi, Joker sama sekali tak menggunakan nada bicara yang serius tapi sangat mengena.


"Dia bernama Supiyan," jawab pengusaha itu.


"Apa anda kenal dengan nya?" tanya Joker.


"Tidak bos, yang kenal dengan pemilik mobil ini adalah temanku katanya dia seorang jaksa, makanya saya percaya dan tak mungkin lah seorang jaksa menipu," jawab pengusaha itu dan Yes Joker mendapatkan satu bukti lagi untuk menjebak jaksa keparat itu.


Joker tak mungkin berterus terang lebih dalam lagi, dia simpan sendiri apa yang barusan dia ketahui, nantinya akan dia bahas diresort jika sudah bertemu dengan big bos nya.


"Sudah bos," ucap anak buah Joker memberitahu bahwa mereka sudah mendapatkan apa yang mereka cari.

__ADS_1


"Heemmm," jawab Joker dengan wibawanya.


"Bos terimakasih banyak atas bantuanya, jika suatu hari nanti kami pinjam mobil apakah anda bersedia meminjamkan nya?" tanya Joker.


"Sialahkan bos, asal sesuai prosedur," jawab sang pengusaha.


Joker dan anak buahnya pun ahirnya berpamitan, mereka kembali dengan perasaan bahagia karena mendapatkan apa yang sudah mereka cari.


*****


Jakarta..


Luis dan Gibran pun tak tinggal diam denga. kasusu yang menjerat Deka, Mereka sudah menduga bahwa semua ini adalah ulah Erika, Mengingat Erika juga bekerja sama dengan saingan bisnis Gibran untuk menghancurkan usahanya, dengan cara menghasut dewan direksi dan pemilik saham diperusahaan itu untuk beralih dan berinvestasi pada perusahaan baru milik Erika dan komplotanya.


Gibran juga menemukan bukti bahwa Erika telah lama menggelapakan dana perusahaan nya, dan itu akan digunakan sebagai senjata Gibran untuk menyeret wanita ular itu kefalam penjara.


Luis dan Gibran tak menunggu waktu lagi, mereka pun segera membawa kasus ini keranah hukum agar kasus Erika dan komplotan nya segera diusut dan Erika segera dibui.


"Gib, sebaiknya u ke Bali, lihat keadaan putramu apa dia baik baik saja biar wanita ular itu papa yang urus," pinta Luis.


"Siap pah," jawab Gibran.


Bersama pengacaranya Gibran pun terbang ke Bali untuk menemui Deka.


Sekarang Gibran yakin bahwa putranya itu paati dijebak, karena sebelum dia memutuskan untuk terbang ke Bali dia dan Luis telah menyuruh orang orang nya untuk menyelidiki kasus ini, dan hasilnya tak lain bahwa Deka sengaja dijebak oleh Erika, karena Erika merasa sakit hati pada Gibran karena tak menuruti kemauan nya.


IMPIAN DEKA


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2