IMPIAN DEKA

IMPIAN DEKA
Kejutan


__ADS_3

Arti sedang sibuk hari ini, dia sedang merias pengantin yang tak jauh dari rumahnya, riasan Arti terlihat sangat halus dan natural membuat pelanggan nya makin hari makin bertambah.


"Mbak Arti makasih ya," ucap sang pengantin.


"Sama sama sayang, kamu cantik banget," puji Arti pada sang pengantin.


"Berkat tangan terampil mbak Arti, oia kapan nyusul?" tanyanya lagi.


"Doain ya semoga disegerakan!" pinta Arti.


"Pasti itu mbak, jangan lupa undangan nya ya," balas nya lagi.


"Insya Allah," jawab Arti.


Setelah selesai melaksakan tugasnya Arti pun meminta asistenya untuk merapikan peralatan make up mereka, Arti pun segera pamit pulang karena hari ini adalah hari peringatan kematian orang tuanya.


Saat berjalan menuju rumahnya, hati Arti sedikit sedih karena Deka mengirimkan pesan permintaan maaf karena tak bisa dateng.


Deka:" Maaf ya han, Aak ga bisa dateng ada masalah sedikit ni," tulis Deka dipesan yang dikirim keponsel Arti.


Arti:" Yaaahhhhh Aak, kemarin kan udah janji, eemmm emang Aak ada masalah apa?" balas Arti.


Deka:"Aak lagi di Singapura sayang, pesawat Aak ga bisa terbang tepat waktu cintaku, disini hujan," tambah Deka, dia pun menambahkan stiker menangis.


Arti:"Ga papa deh, yang penting Aak sehat," balas Arti meski sedikit kecewa tapi dia bisa mengerti alasan kekasihnya.


Deka:" Makasih ya istriku kamu udah ngertiin aku, i love u sayang,"


Arti:" Love u too calon imamku," chat mereka pun berahir, perjalanan dari tempatnya merias tadi tak membutuhkan waktu yang lama karena jaraknya tak begitu jauh.


Hari sudah sore ketika Arti sampai rumah, dia langsung mencuci tangan nya dan membantu para ibu ibu yang sedang memasak untuk acara malam nanti.


"Buk, Yudha mana?" tanya Arti.


"Pergi ke restauran, katanya ada yang mau pakai pesta besok, Yudha mau memperkenalkan menu katanya," jawab Uti Tika.


"Ooo," Arti mau mengatakan bahwa Deka ga bisa dateng, tapi Arti takut ibunya bakal nanya macem macem, lebih baik tunggu ibu ngomong aja deh mungkin ibu udah tau dari Yudha pikir Arti.


"Arti sini!" panggil salah satu ibu ibu yang membantu mereka memasak.


"Ada apa buk?" tanya Arti.


"Coba kau rasa, enak tak!" pintanya, Arti pun menggambil satu sedok kuah dan mencipinya.


"Udah enak bu, Arti mau dong diajarin bikin," jawab Arti sambil tersenyum ibu ibu itu pun membalas dengan mencolek dagu Arti "Pintar kali kau puji hah, ibu doain cepat datang kau punya jodoh hah," ucap nya.


"Amin masya Allah, hari ini banyak juga yang doain Arti ketemu jodoh hehehe," balas Arti sambil menadahkan kedua tangan nya keatas, para ibu ibu yang membantu mereka pun mengamini doa Arti dan kembali tertawa lepas.


Acara yang dinanti pun tiba, namun ada satu kabar yang Arti nanti yaitu ucapan ibunya tentang ketidakhadiran Deka, Ibunya tetap diam, bahkan Yudha pun tak berkata apa apa padanya tentang Deka, "astaga kenapa semuanya diam saja, ga ada satupun orang yang mengajakku membahas Aak," gumam Arti sedikit kecewa.


"Ada apa Ar, kamu ngomong sesuatu!" tanya Uti Tika.


"Enggak bu, Arti ga ngomong apa apa," jawab Arti sambil tolah toleh melirik kekanan dan kekiri.


"Arti nyari seseorang!" goda Uti Tika.


"Enggak bu, Arti ga nyari siapa siapa," jawab Arti.


"Kirain nyari cucu ibu," jawab Uti Tika kembali meledek Arti.

__ADS_1


"Dih ibu apaan sih, Arti ga nyari dia!"


"Kirain nyari, kalau nyari ibu kasih tau," tambahnya, Arti tak mau meneruskan percakapan nya, dia takut pikiran rindunya pada Deka akan terciduk oleh ibunya, dia pun kembali konsentrasi dengan pengajian yang dia sedang ikuti sekarang.


Malam semakin larut, tamu tamu pun berpamitan undur diri, hanya beberapa orang yang masih ada untuk membantu mereka bebenah.


"Arti, sini deh," panggil Uti Tika.


"Kenapa bu!"


"Besok malem kamu ada kerja ga?" tanya Uti Tika.


"Besok malem kayaknya ga ada bu!"


"Besok anterin ibu undangan ya, temen bapakmu ngundang kita," pinta Uti Tika.


"Biasanya ama Yudha bu, tumben ngajak Arti,"


"Yudha ga libur sayang besok, mau ya, nanti ibu kasih kamu baju baru deh, bikinan ibu lo mau kan," Wih tumben ni emak gue bikinin baju batin Arti.


"Baiklah, gratiskan bajunya," balas Arti.


"Buat anak ibu ma gratis lah, jangan lupa dandan yang cantik ya jangan bikin ibu malu!" pinta Uti Tika.


"Baiklah besok Arti dandan cantik sesuai bajunya," Arti pun pamit kekamar, dia segera membuka aplikasi diponselnya dan membuka pesan yang dikirim Deka.


Deka:" Han, Aak udah dirumah"


Arti:"Rumah mana Ak?" anehnya Dek malah ga mau kasih tau


Deka:"Rumah kita lah sayang mana lagi!"


"Plis Deh Ak, rumah kita yang mana?" Arti malah bingung dengan jawaban Deka.


Deka:" Udah sayang barusan, oia Aak charge dulu ya Hpnya, tinggal 5% ni baterainya,"


Arti:" oke deh, good night Aak,"


Deka:"Night too honey,"


Chatingan antara Arti dan Deka pun berahir.


.......


Keesokan harinya didapur rumah Arti, Uti tika sedang merapikan peralatan masak yang mereka pakai kemarin, Arti datang untuk mengambil minum


"Ngapain bu?" tanya Arti mengejutkan ibunya.


"Duh, kamu ini ngejutin ibu aja!"


"Hehehe, maaf nenek tua," goda Arti manja sambil menaruh dagunya dipundak ibunya.


Uti Tika membalas candaan Arti dengan bibir cemberut "Jangan cemberut dong sayang, jelek tau!" canda Arti lagi.


"Heeemmm, oia jangan lupa ntar malem anterin ibu ke undangan!"


"Iya sayang nanti Arti anterin, mau didandanin sekalian kagak," dasar Arti seneng bener godain ibunya.


"Ha boleh lah, biar nanti kalau pas difoto ibu bisa cantik," jawab Uti Tika.

__ADS_1


"Astaga genitnya," balas Arti.


"Ya kali aja," tambah Uti Tika.


"Kali aja apa?"


"Kali aja ada yang mau ngajakin ibu foto nanti!"


"Lah!" Uti Tika tak menghiraukan ucapan Arti dia pun masuk keruang jahitnya dan mengambilkan baju baru untuk putrinya.


"Ni, dipakai ya ntar malem, dandan yang cantik jangan bikin ibuk malu,"ucap Uti Tika menyerahkan kotak berisi baju pada putrinya, Arti pun membukanya.


"Cantik amat buk, bukan bikin ni!" ucap Arti curiga.


"Emang bukan, ibu beli online, cantik kan," jawab Uti Tika boong.


"Okelah, sekarang Arti bobo siang dulu ya sayang,"


"Hemmm,"


Arti pun membawa baju pemberian ibunya kekamar, Arti duduk termenung dikasurnya, dia agak kecewa karena dari semalam kekasihnya tak bisa dihubungin, tapi sudahlah mungkin dia sibuk batin Arti menyerah.


.....


Arti sudah siap, malam ini berdandan sangat cantik sesuai keinginan ibunya, gaun yang dikasih oleh ibunya terlihat sangat pas dan cantik ditubuh langsing Arti.


Walau lekuk tubuhnya tak kelihatan tapi sungguh malam ini Arti terlihat sangat manis.


"Sudah siap?" tanya Uti Tika.


"Siap bu, ayo!" Arti pun segera menyalakan mobilnya dan bertanya, "Kita kearah mana bu?"


"Kerestauran tempat adekmu kerja," jawab Uti Tika.


"Ooo, mereka bikin acaranya disana," balas Arti.


"He em,"


"Emang acara apaan bu?" tanya Arti kepo.


"Lamaran!"


"Ooo lamaran, kok ngundang temen bu, biasanya cuma keluarga dekat?" tanya Arti merasa aneh, tapi dia tetep konsentrasi pada jalanan yang ada didepannya.


"Ibu kan udah dianggap keluarga ama mereka," jawab Uti Tika, Arti tak bertanya lagi dia memilih mengemudikan mobilnya dengan baik.


Sesampainya direstauran Arti pun membantu ibunya membuka pintu, mereka masuk beriringan kedalam restauran.


Betapa terkejutnya Arti ketika sampai didalam restauran, ruangan besar itu telah disulap menjadi ruangan yang sangat romantis menurutnya, lampu warna warni dan hiasan dinding tampak kontras dan manis disana, kenapa sepi batin Arti, hanya ada dia dan ibunya, "Buk, sepi amat mana tamu yang lain," bisik Arti. Uti Tika tak menjawab karena dia sendiri pun tak tau.


Lampu ruangan dinyalakan, ruangan pun terang, Arti kembali terkejut karena disalah satu dinding tertulis "Happy ENGAGEMENT Arti and Deka,"


"Hah, apa ini bu?" tanya Arti.


"Kejutan untuk kamu sayang," jawab Uti Tika.


Arti tersenyum sambil menitikan air mata bahagianya, tak lama rombonga keluarga Deka pun datang dari belakang mereka, tepuk tangan meriah mengikuti langkah Deka menuju calon permaisurinya, senyum merekah terlihat diwajah keduanya.


Deka berhasil memberikan kejutan terindah untuk tambatan hatinya, semoga kali ini kalian langgeng sampai kejenjang pernikahan ya.

__ADS_1


IMPIAN DEKA


Bersambung...


__ADS_2