Impian Sang Gadis Desa

Impian Sang Gadis Desa
BAB 87 Termakan Ucapan Sendiri


__ADS_3

“ Ah, ternyata ucapannya mbak Yati termakan sendiri kan? Makanya mbak kalau punya mulut tuh di jaga jangan asal menuduh orang.” Cibir Hasna telak mengenai bude Yati yang kebetulan lewat di warung bik Inten.


“ Eh Welas, kalau ngomong di rem dong jangan asal bablas aja. Kau pikir aku percaya saja dengan ucapan pemuda yang gak jelas tu hah.” Cebik bude Yati berang.


“ Sudahlah mbak, jangan di sangkal, kalau pemuda itu bohong ngapai di bela – belai dia datang jauh – jauh dari kota. Gak kerjaan banget kan.” Ucap Welas gak mau kalah.


“ Ya bisa aja kan pemuda itu dibayar oleh Naura untuk menutupi kebusukannya di sana. Kehidupan kota itu sangat keras, jadi apapun akan dilakukan demi membiayai hidupnya meskipun dengan jalan pintas.” Bela bude Yati kekeh.


“ Ya sudah kita lihat saja kelanjutannya, dari yang saya lihat wajar saja mbak membela Tari karena mbak sudah banyak dapat kirimn uang dari Tari dengan menjadi simpanan om – om.” Ucap Welas berani.


“ Husst, jangan sembarangan bicara kau Welas, pamali tahu.” Ucap Hasna mengingatkan.


“ Ah biar kan saja Has, orang seperti mbak Yati ini harus di lawan biar gak kebiasaan tuh mulutnya.” Tegas Welas karena ini adalah kesempatan baginya untuk bisa membalas Yati yang pernah menyinggungnya.


“ Dan aku dengar ni yah, kalau pemuda itu datang jauh – jauh dari kota selain untuk meluruskan masalah Naura juga secara langsung menemui Kang Ahmad dan mbak Tanti hanya untuk meminta restu dan izin akan mendekati Naura. ah benar – benar anak muda yang bertanggungjawab dan pemberani. Calon idaman banget tuh jadi mantu.” Jelas Welas.


“ Benarkah tu Welas?” tanya Hasna yang baru mengetahui gosip terbaru.


“ Tentu saja, aku tahu dari anakku, dia kan sekelas dengan Nanda.” Terang Welas.


“ Nah, Mbak itu salah satu bukti bahwa Naura tidak bersalah, kalau tidak untuk apa pemuda tersebut membuang waktunya datang kemari.” Imbuhnya.


“ Ah kalian ini yah beraninya main keroyok, awas saja kalian. aku akan buktika kalau Tari tidak seperti yang kalian bilang.” Ucap bude Yati kesal meninggalkan warung bik Inten dengan menghentakkan kakinya dengan kuat.


“ Yeah udah kalah malu ya mbak, mana tuh si Warni yang dulu membela mbak sampai dia sangat heboh menceritakan tentang Naura. hah hahahahhahah.” cibir Welas sambil tertawa.


“ Sudah atuh Las, kasian mbak Yati kau pojokkan terus.” Ucap bik Inten buka suara.


“ Biari aja Bik Inten orang kayak gitu harus di lawan. Ah puas aku membalas keangkuhannya itu. Lihat kan tidak berkutik dia karena tidak ada Warni.” Oceh Welas yang di iya kan oleh yang lain.


“ Iya sih Las, kau benar mbak Yati kalau ngomong tuh gak pernah di pikir apakah orang lain


tersinggung apa enggak. Asal bablas aja apalagi kalau cerita tentang Tari yang sudah sukses kerja di sebuah perusahaan terbesar di kota sana.” Ujar Hasna.


“ Iya emang benar si Tari uda sukses tapi sukses jadi pelakor. Hahahahahha.” Ujar Welas benar – benar merasa puas.

__ADS_1


“ Assalamualaikum, ada apa ini kok kayaknya seru sekali?” tanya bu Siti yang baru datang ke Warung merasa heran melihat Welas tertawa senang.


“Walaikumsalam.” Balas mereka serentak.


“ Ah, bu Siti terlambat coba kalau cepat sedikit pasti bisa melihat ekspresi mbak Yati tadi lho.” Jelas Welas.


“ Memangnya ada apa dengan bu Yati?” tanya bu Siti


“ Bu Siti sudah mendengar gosip terbaru belum? Beberapa hari yang lalu si Warni telah gembor – gembor menyebarkan gosip tentang foto – foto Naura yang berada di hotel? Nah ternyata itu hanya lah fitnah, dan yang lebih mengejutkan lagi selama ini si Tari lah yang menjadi simpanan om – om tua bangka di kota sana. Untuk menutupi perbuatannya dia malah menuduh orang lain sebagai kambing hitamnya. Kan sudah parah tu bu Siti.” Jelas Welas bersemangat dan penuh dramatisir.


“ Astaghfirallahalazim... benarkah itu Welas? Kau juga jangan menyebar fitnah lho.” Ucap bu Siti.


“ Benar lho bu Siti. Untuk apa saya bohong. Benarkan Hasna.” Kata Welas yang di angguki oleh Hasna.


“ Kalian tahu darimana?” tanya bu Siti.


“ Jadi begini bu,...........” dengan semangat


Welaspun menjelaskan kejadian kemarin yang sempat heboh di rumah kang Ahmad orang tuanya Naura.


“ Benarkah! Ada berita apa lagi nih.” Timpal temannya yang berkucir kuda.


“ Ini adalah berita tentang dalang dari fitnah yang sempat tersebar di forum beberapa hari yang lalu dan korbannya adalah bu Naura.” jelas siswi yang berambut tergerai sebahu.


“ Wah! Pasti lebih seru ini kan?” ucap yang lain.


“ tentu saja.”


Keempat siswi tersebut pun tidak luput untuk membahas sebuah rekaman video cctv hotel yang menunjukkan beberapa orang dalang dari penyebaran foto – foto Naura di hotel yang sempat beredar di Forum sekolah.


Sebuah berita yang sudah di uplod di sebuah forum umum akan cepat tersebar setelah diunggah seperti angin yang langsung menyebar ke segala arah yang memenuhi ruangan.


Begitu juga dengan unggahan terbaru yang baru saja terupload beberap menit yang lalu sudah menjadi pembahasan anak – anak di sekolah ini.


Mereka sangat menyayangkan akan kelakuan seorang anak dari pengusaha yang juga berpengaruh bagi sekolah ini sebagai donatur yang aktif.

__ADS_1


“ Ah sayang sekali ya, karena kelakuan anaknya Tuan Hermawan akan kena dampaknya ya. Padahal ia salah satu tokoh yang di segani lho.” Ujar salah satu siswa.


“ Iya benar, sangat di sayangkan.” Timpal yang lain.


“ Bu Naura! maaf kalau saya mengganggu.” Ucap Olive yang tiba – tiba masuk ke kelas dengan nafas yang tersengal – sengal.


Melihat Olive yang seperti di kejar – kejar sesuatu, membuat Naura dan siswa yang lain menjadi tanda tanya..


“ Tarik nafas pelan – pelan, tahan lalu buang secara perlahan – lahan.” Titah Naura agar siswanya tenang dan dapat menjelaskan apa yang sedang terjadi.


Melihat Olive sudah merasa sedikit tenang, Naura pun mulai bertanya.


“ Ada apa Olive?” tanya Naura pelan.


Coba kalian lihat forum sekolah!” titah Olive langsung menyuruh anak – anak lain untuk membuka handphone mereka dan membuka aplikasi forum sekolah. Setelah mendapat persetujuan dari Naura mereka pun melihat ada berita apa di forum sekolah tersebut.


Berbagai reaksi dan ekspresi yang tergambar dari wajah – wajah seluruh siswa setelah membaca komentar – komentar siswa lain dan melihat isi video yang sudah tersebar di forum.


“ Astaga. Benarkah berita ini? Benar – benar keterlaluan mereka sudah memfitnah bu Naura dengan mencemarkan nama baiknya.” Ujar siswa yang bernama Tara sejak awal sudah mendukung Naura.


“ Tentu saja benar, itu adalah rekaman cctv dari hotel tempat bu Naura kerja paruh waktu. Dan hotel tersebut bukan hotel kaleng – kaleng ya. Jadi itu memang benar hasil rekaman cctvnya.” Jelas Olive.


Mereka pun lebih mendetail melihat rekaman cctv yang terlihat dan terdengar jelas hingga wajah dan isi percakapan mereka terekam dengan jelas.


Setelah melihat rekaman tersebut, membuat mereka semua merasa lega telah terbukti kebenarannya terutama bagi Naura dan Ayla yang sudah merasa bersalah karena dirinya lah bu Naura sempat mendapat berita miring yang hampir saja mencemarkan nama baiknya.


“ Alhamdulillah, Allah masih sayang sama kita semua karena atas izin Nya lah kebenaran ini terungkap. Dan berkat kepercayaan yang kalian berikan membuat saya merasa tidak sendirian dalam menghadapi masalah tersebut. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih.” ucap Naura merasa terharu karena sudah mendapat dukungan dari para siswanya.


“ Ah ibu, kenapa berterima kasih melulu sih.” Cetus Tara.


“ Oh iya, apa kalian tidak merasa penasaran kira – kira siapa dalang yang mengungkapkan kebenaran ini sampai – sampai dia bisa mendapatkan rekaman cctv dari hotel yang tidak sembarangan orang bisa masuk kan?” ucap Reya.


“ Ah iya, kau benar. kalau menurut cerita mu itu berarti ini orang adalah orang yang tidak sembarangan kan. Kalau orang biasa mana mungkin dengan mudah mendapat rekaman cctv tersebut.” Timpal Via.


“ Iya ya....” bisik – bisik yang lain merasakan hal yang sama sebenarnya siapa orang yang berada di balik semua ini.

__ADS_1


Mereka pun langsung membahas siapa dalang yang berani mengungkapkan kebenaran terkait foto – foto Naura yang sengaja ingin menjatuhkannya.


__ADS_2