
Ting!
Keduanya keluar dari dalam lift, dan Venus langsung menghentikan langkahnya saat mereka memasuki sebuah lorong lalu melihat akuarium raksasa yang ada di depan mereka.
"Akuarium ini, di mana ujungnya?" Ucap Venus memperhatikan sekitar tempat itu, akuarium itu terlihat sangat besar dan luas.
"Ini adalah dasar laut, yang dibatasi dinding kaca," kata Danang langsung membuat Venus menutup mulutnya lalu dia pun mengikuti suaminya yang menuntunnya memasuki lorong panjang kaca pembatas laut tersebut.
Venus bahkan tidak bisa membayangkan bagaimana orang-orang itu membangun tempat tersebut, saat mereka berjalan masuk maka Venus hanya bisa melihat sekelilingnya berwarna biru dipenuhi oleh ikan yang berenang bebas di samping kiri kanan dan di atas mereka.
"Berapa panjang lorong ini?" Tanya Venus ketika mereka sudah berjalan cukup lama menikmati pemandangan di sana namun mereka belum sampai di ujung lorong.
"1 km, tapi kita hanya akan berjalan sedikit lagi," kata Danang semakin membuat Venus tak mampu berkata apa-apa lagi.
Venus hanya diam saja mengikuti suaminya sambil melihat-lihat pemandangan laut yang terlihat begitu menyenangkan mata hingga mereka tiba di sebuah tempat yang membuat Venus mengerutkan keningnya.
Ada sebuah pintu besar yang terbuat dari baja, lalu 2 penjaga yang ada di sana membukakan pintu itu untuk mereka sehingga keduanya masuk ke sana.
__ADS_1
Setelah tiba di ruangan tersebut, Venus bisa melihat ada banyak alat kendali di sana namun dia tidak tertarik menanyakannya dan hanya menunggu kemana lagi mereka akan pergi.
"Apa kapal selam nya sudah siap?" Tanya Danang langsung membuat pria petugas di sana menganggukkan kepalanya.
"Sudah, silakan ikuti saya," kata pria tersebut mengarahkan danang dan Venus ke sebuah ruangan lalu mereka pun memasuki sebuah pintu yang lebih kecil hingga mereka tiba di dalam sebuah kapal selam yang sisi kiri kanan dan atasnya berbentuk tabung kaca.
Venus bersama Danang duduk di kursi yang disiapkan di sana Lalu memakai sabuk pengaman mereka, sementara dua orang petugas di sana duduk di bagian depan danang dan Venus untuk mengendarai kapal selam tersebut.
"Woh,, Ini pertama kalinya aku naik benda seperti ini," kata venus sambil melihat dari jendela kaca di mana di sisinya benar-benar laut dan ikan-ikan yang sedang berenang.
"Santai saja, ini hanya sebentar," kata Danang menenangkan istrinya sampai akhirnya kapal selam itu bergerak perlahan-lahan sebelum menjadi cepat menyusuri lautan.
Setelah beberapa saat, Venus akhirnya merasa tenang lalu dia kemudian fokus melihat pemandangan di dalam laut, "Siapa yang menciptakan teknologi ini?" Tanya Venus yang merasa penasaran, karena setahunya kapal selam hanya digunakan oleh para tentara angkatan laut, jadi dia merasa aneh karena dia bisa masuk ke dalam kapal selam seperti saat ini.
"Seorang ilmuwan menciptakannya, lalu aku membeli idenya dan membangun semua ini," kata Danang.
"Begitu ya,, ini sangat bagus, Apakah kita bisa menjelajahi dunia bawah laut menggunakan benda ini?" Tanya Venus.
__ADS_1
"Tentu saja!" Jawab Danang.
"Wah,, bagus sekali," ucap Venus kini melupakan tentang kece massanya berada di negara j, dia kini menikmati perjalanan mereka.
Setelah 10 menit berada di dalam lautan, akhirnya kapal mereka tiba di sebuah tempat yang membuat Venus mengerutkan keningnya saat melihat pintu gerbang besi yang ada di hadapan mereka.
Kapal yang mereka tumpangi pun masuk ke dalam pintu gerbang besi yang perlahan-lahan terbuka lalu Setelah tiba di sana, dari tempatnya Venus bisa melihat melalui layar kaca di mana mereka tiba di sebuah gedung yang di depan mereka ada banyak orang yang menunggu mereka.
Srasshh....
Venus melihat keluar, di mana air yang ada di sekitar mereka perlahan-lahan menyurut sampai akhirnya tempat itu menjadi kering lalu mereka pun keluar dari kapal.
"Woah,,, pintu ini menahan air laut, lalu airnya disedot keluar, aku baru pertama kali melihat hal seperti," kata venus yang kini sedikit malu pada suaminya bahwa dia terlihat sangat kampungan.
Meski begitu, Danang tidak mengatakan apapun namun dia hanya mempererat genggaman tangannya pada istrinya lalu menuntun istrinya memasuki ruangan t
Tempat banyak orang menunggu mereka.
__ADS_1