Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
135


__ADS_3

Setelah keluar dari ruang rapat, Venus masih membicarakan beberapa hal dengan Nayla sebelum perempuan itu meninggalkan Nayla karena dia yang mau kembali ke rumahnya menyelesaikan kerajinan tangan yang ia buat khusus untuk suaminya.


Venus memasuki lift khusus untuk karyawan, dan karena saat itu Venus memarkir mobil di lantai 3, maka saat di lantai 3, iam menunggu selama beberapa saat memperhatikan para wartawan yang sedang menunggu di depan lift VIP.


"Aku yakin Bimo dan Haruka akan turun dari lift VIP, jadi sangat tepat menyuruh para wartawan untuk menunggu di sana,"! Kata venus yang saat itu duduk dalam mobil sambil memperhatikan para wartawan.


Setelah menunggu beberapa lama, akhirnya pintu lift kini terbuka memperlihatkan Bimo dan Haruka yang keluar dari lift.


Raut wajah kedua orang itu langsung berubah buruk setelah mereka melihat para wartawan langsung mengerumuni mereka dan bahkan salah seorang wartawan mengulurkan tangannya untuk mencegah lift tertutup.


Karena ini kedua kalinya Bimo dan Haruka terjebak di depan wartawan dalam lift, Maka hal itu membuat keduanya merasa sangat kesal hingga dua-duanya tak bisa menyembunyikan ekspresi kesal mereka.


"Apa yang kalian lakukan di perusahaan ini?!" Tanya salah seorang wartawan sambil menyodorkan naiknya ke arah Bimo dan Haruka.


"Kami dengar sekalian berusaha menduduki jabatan CEO karena nyonya Sarah memiliki saham yang paling banyak di perusahaan ini?"


"Sebelum mencalon menjadi seorang CEO Apakah kalian sudah melihat diri kalian terlebih dahulu dan menentukan kelayakan kalian menjadi CEO?"

__ADS_1


"Bagaimana hasil rapat hari ini? Apakah salah satu diantara kalian benar-benar dipilih menjadi CEO?"


Para wartawan terus menyerang Haruka dan Bimo dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat dua orang itu menjadi sangat kesal.


Keduanya tidak ingin berkata apapun dan Bimo hanya mengambil ponselnya untuk menghubungi seseorang ketika salah satu wartawan di sana berkata, "Aku sedang menyiarkan ini secara live, jadi Tolong berikan klarifikasi walau hanya sebentar saja."


Ucapan wartawan itu membuat Bimo sangat kesal sehingga dia akhirnya menghentikan gerakan tangannya yang mengambil ponsel lalu dia pun berkata, "kami datang ke sini bukan untuk menjadi CEO, Tetapi hanya datang untuk menemani ibu mertua saya melihat keadaan perusahaan."


"Benarkah? Tetapi ada seseorang yang memberitahu kami bahwa kalian berusaha menjadi CEO, Jadi bagaimana kalian membuktikan bahwa omongan orang itu tidak benar?"


"Kalian para badjingan sialan!! Cepat tinggalkan kami atau ku buat kalian satu persatu tidak bisa lagi berjalan!!" Bentak Bimo membuat para wartawan sangat terkejut karena tak menyangka bahwa pria itu akan berkata seperti itu di depan kamera yang saat itu sedang melakukan siaran langsung.


Oleh sebab itu, bukannya para wartawan pergi namun perwartawan lebih bersemangat lagi meliput hal tersebut dengan mengajukan pertanyaan pada dua orang yang ada di sana.


"Sikap Anda yang marah seperti ini Bukankah menandakan bahwa informasi yang kami dapatkan adalah sebuah kebenaran? Jadi bagaimana dengan posisi ceo-nya?"


"Apakah perusahaan ini menerima CEO yang telah dipecat dari perusahaan lain dan menjadikannya CEO di tempat ini?"

__ADS_1


"Anda belum menjawab pertanyaan saya tadi, Apakah anda sudah berkaca sebelum mengajukan diri menjadi CEO?"


Bimo yang mendengar pertanyaan Semua orang menjadi semakin lebih marah lagi sehingga dia pun dengan cepat menarik tangan Haruka dan membuat Haruka berada di depannya lalu mendorong perempuan itu agar para wartawan menjauh dari mereka.


Haruka juga sangat terkejut karena ia dijadikan tameng untuk menghadapi para wartawan, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa karena tubuhnya dipegang dengan erat oleh Bimo lalu didorong sampai mereka tiba di mobil dan para wartawan terus meliput mereka.


Lalu setelah mobil Haruka dan Bimo meninggalkan tempat itu, salah seorang berkata, "wohhh dia menggunakan istrinya sebagai tameng, Dia benar-benar pria!!!"


"Ini berita eksklusif, Aku akan menulisnya sekarang juga!!"


Para wartawan langsung mencari tempat yang nyaman lalu membuka komputer mereka dan menggerakkan jari-jari mereka di atas komputer untuk menulis berita serta mengedit video yang telah mereka dapatkan.


Maka hanya dalam 30 menit saja, internet kembali raba tentang berita yang ditulis oleh para wartawan.


*BIMO MENJADIKAN ISTRINYA SEBAGAI TAMENG UNTUK MENGHINDARI WARTAWAN!*


*PRIA YANG KASAR DAN TIDAK SOPAN KEPADA ISTRINYA MENCALON SEBAGAI CEO DI PERUSAHAAN XX*

__ADS_1


__ADS_2