
Setelah Nayla dan Venus tiba di lantai 20, mereka berjalan ke ruangan rapat dengan Nayla yang berkata, "nanti di ruang rapat kau tidak boleh terlihat lemah, karena pandangan pertama orang-orang ialah cara kita berperilaku dan aura yang kita bawakan."
"Baik Kak," kata venus sambil terus melangkahkan kakinya hingga Mereka kemudian tiba di depan ruangan yang akan mereka tempati melakukan rapat.
Saat Nayla membuka pintu, semua orang yang sudah siap untuk memulai rapat langsung menoleh ke arah pintu dan mereka semua mengerutkan kening Mereka melihat Venus datang bersama Nayla.
Sarah tak kalah terkejutnya, ia langsung berdiri menatap Venus sambil berkata, "Apa yang kau lakukan di sini?!"
"Kalian menggelar rapat sebesar ini, dan aku adalah salah satu pemegang saham di tempat ini, jadi Tentu saja aku harus datang menghadiri rapatnya bukan?" Ucap Venus sambil melemparkan senyum pada perempuan di depannya.
__ADS_1
Sara, Bimo, Haruka dan juga Gabriel sangat terkejut mendengar ucapan Venus, karena saat ini mereka Langsung mengetahui bahwa jika saham Nayla dan Venus digabungkan, maka mereka berdua memiliki kekuatan suara yang jauh lebih banyak daripada siapapun yang ada di ruangan itu.
Hal itu membuat Gabriel menjadi sangat kesal sehingga dia pun menatap Venus sambil berkata, "kau tidak diundang kemari, jadi sebaiknya kau tetap berada di luar sampai rapat ini selesai barulah setelah itu kau bisa datang kemari untuk rapat ini!!"
Venus yang mendengarkan ucapan Gabriel kini tersenyum miring, "sepertinya hari ini kita harus mengganti ceo dan wakil-nya, bisa-bisanya seorang wakil CEO yang hanya menjabat di kursinya bersikap tidak sopan pada seorang pemegang saham!"! Kata venus dijawab anggukan Nayla.
"Tentu saja, rapat hari ini bertujuan untuk menggantikan CEO, jadi ayo kita duduk," kata Nayla sambil berjalan menuju kursi kosong diikuti Venus yang melemparkan tatapannya pada Haruka dan Bimo.
'Sial, Jadi rapat hari ini memang ditujukan untuk menggantikan CEO dan bukannya untuk membahas proyek besar yang telah kusiapkan?' ucap Gabriel dalam hati sambil menggertakan giginya mengalihkan tatapannya ke arah Bimo dan Haruka.
__ADS_1
'benar juga, kedua orang ini tiba-tiba saja hadir di rapat perusahaan, jadi perempuan sialan itu ingin menjadikan salah satu diantara mereka sebagai kandidat CEO yang baru?' geram Gabriel dalam hati yang sama sekali tidak percaya bahwa dia akan dikhianati secepat itu.
Meski saat ini dia memiliki 2% saham di perusahaan itu, tetapi itu tidaklah cukup untuk mengamankan posisinya yang sangat jauh dari kata cukup.
Namun saat Gabriel masih berpikir dalam hati, Sarah sudah lebih dulu berdiri lalu berkata, "saya sebagai CEO perusahaan ini dan sekaligus sebagai pemegang saham terbesar di perusahaan ini merasa bahwa Saya hendak pensiun dari jabatan saya sebagai CEO, dan oleh sebab itu, saya akan mengangkat CEO baru yaitu menantu saya sendiri."
Setelah Sarah berbicara, ia menatap ke arah Bimo dengan Bimo yang langsung berdiri lalu tersenyum pada semua orang.
"Perkenalkan nama saya Bimo, Saya adalah mantan CEO dari agensi m dan juga merupakan menantu satu-satunya ibu sarah," kata Bimo memperkenalkan diri pada semua orang.
__ADS_1
Karena kasus Bimo yang telah viral selama beberapa waktu terakhir, maka semua orang di sana langsung mengenal pria itu dengan kesan yang tidak bagus.
Gabriel pun mengetahui hal tersebut sehingga tanpa menunggu orang lain berbicara, Gabriel dengan cepat berdiri, "aku rasa tidak baik jika perusahaan ini mengganti CEO dengan orang seperti dia, karena dia memiliki reputasi yang sangat buruk. Dia gagal menjadi CEO untuk agensi m, jadi aku takut dia akan membuat masalah untuk perusahaan kita jika dia menjabat sebagai CEO," ucap Gabriel yang jelas tahu bahwa jika Bimo yang menjadi CEO maka dia tidak bisa lagi bersikap leluasa untuk melakukan korupsi pada uang-uang perusahaan karena pria itu pasti mengerti tentang kinerja perusahaan dan aliran dana dalam perusahaan.