Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
167


__ADS_3

Acara ulang tahun akhirnya berlangsung, dan saat ini Venus yang sudah duduk bersama Irina dan Indri kini menatap ke arah panggung di mana seorang perempuan yang berulang tahun berada di atas panggung sambil tersenyum ke arah semua tamu undangan.


"Halo semuanya, aku Amora mengucapkan selamat datang untuk kalian semua di Pulau keluarga kami. Maaf karena hanya aku anggota keluarga Del yang muncul saat ini, yang lainnya akan datang sebentar lagi. Oleh sebab itu, sambil menunggu mereka kita harus bersenang-senang dan memeriahkan acara ini. Bagaimana? Setuju?!!" Tanya Amora pada semua orang.


"Tentu!!"


"Setuju!!"


"Benar sekali!!"


Semua orang menjawab dengan begitu antusias hingga membuat Amora merasa sangat senang.


"Baiklah, hari pertama di pesta ulang tahunku semua yang datang adalah antara anak muda, dan aku sangat senang melihat jiwa-jiwa muda semuanya berada di sini. Maka kita akan memulai acara hari ini dengan mengundi satu orang untuk naik ke panggung dan berdansa denganku. Undian yang menang, selain bisa berdansa dengan ku, dapat juga membawa pulang,,,," Amora mengarahkan tangannya ke arah layar di sebelah kanannya memperlihatkan sebuah mobil Lamborghini keluaran terbaru hingga membuat semua orang terkejut.


"Ini adalah Lamborghini keluaran terbaru perusahaan kami, dan akan dibawa pulang oleh orang yang menang hari ini. Di kursi masing-masing orang yang telah ditempati, di belakangnya terselip sebuah amplop, silahkan satu persatu mengambilnya untuk melihat nomor keberuntungan yang kalian miliki," kata Amora langsung membuat semua orang dengan antusias memeriksa belakang kursi mereka di mana di belakangnya ada sebuah pita besar dan di bagian dalam pita besar itu ada sebuah kantong khusus yang ditempati menyelipkan sebuah kertas yang berisi angka-angka.

__ADS_1


Setelah semua orang mendapatkan angka mereka masing-masing, Maka Amora pun dihampiri oleh salah seorang perempuan yang ditugaskan untuk membawa kotak yang berisi angka-angka dari semua angka yang dipegang oleh setiap undangan yang hadir.


Amora kemudian mengocok kotak tersebut dengan perhatian semua orang tertuju pada kotak tersebut di mana di dalam kotak tersebut ada bola-bola pingpong yang masing-masing ditulisi angka yang membuat semua orang geregetan sebab kotak tersebut transparan sehingga mereka bisa melihat bola-bola yang berputar di dalam.


Sambil mengocok kotaknya, amora tersenyum melihat semua orang yang sangat antusias, 'sial, kakak pertama malah mengerjaiku hari ini, bisa-bisanya dia ingin membuat istrinya lah yang memenangkan undian ini. Padahal aku mau berdansa dengan pria tampan!!' gerutu Amora dalam hati karena dia merasa kesal sebab pemenang kali ini sudah disetting oleh kakaknya.


Bagaimana tidak, di cincin yang ia kenakan dipasang sebuah magnet yang akan menarik satu bola di dalam kotak yang juga telah dipasangi oleh magnet.


Maka ketika tangan Amora terus berputar di dalam kota, sebuah bola langsung menempel pada cincinnya sehingga Amora dengan cepat mengambil bola tersebut Lalu menariknya dari dalam kotak transparan itu.


Setelah itu, Amora pun memperlihatkan bola pingpong tersebut pada semua orang hingga membuat semua orang langsung melihat angka di tangan mereka masing-masing.


Saat itu, Amanda langsung berdiri setelah melihat bola pingpongnya lalu dia pun langsung berlari ke arah panggung dengan perasaan bahagianya sebab nomornya lah yang telah naik.


Namun saat itu juga, Venus berdiri berjalan ke arah panggung hingga membuat Venus menghentikan langkahnya karena melihat Amanda sudah lebih dulu berdiri di atas panggung.

__ADS_1


Hal itu membuat Amanda tersenyum menghina ke arah Venus, "Kenapa kau ikut berjalan kemari? Nomorku lah yang naik, kau lihat saja ini adalah nomor 89!!!" Kata Amanda memperlihatkan catatan di tangannya.


Venus mengeryit beberapa detik, "Benarkah? Aku pikir nomor pada kertas gula yang bertuliskan 89," ucap Venus sambil terus melangkahkan kakinya memegang erat-erat kertas di tangannya tanpa memperlihatkan kertas itu pada siapapun.


Hal itu membuat semua orang merasa bingung karena mereka tentunya penasaran, kenapa ada dua angka 89.


Amora yang ada di sana hanya bisa tersenyum ketika Venus akhirnya tiba di panggung, sebab dia tahu bahwa Venus lah pemenangnya, Tetapi dia juga bingung kenapa ada kesalahpahaman di tempat itu.


Sementara Amanda yang ada di sana, dia dengan cepat berkata, "kau benar-benar ingin mempermalukan dirimu sendiri? Semakin miskin nya kau sehingga kau benar-benar ingin mendapatkan Lamborghini yang merupakan hadiahnya?!!"


Mendengar cibiran Amanda, maka Venus hanya bisa tersenyum tipis sambil menyerahkan kertasnya pada Amora, "kau bisa memeriksa kertasku, tulisan di sini adalah 89.


Mendengar ucapan Venus, maka Amanda langsung tertawa terbahak-bahak.


"Ha ha ha...!! Apa kau bodoh?! Mana bisa ada dua angka 89?!!" Ucap Amanda dengan dirinya yang masih berusaha menahan tawanya.

__ADS_1


__ADS_2