Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
113


__ADS_3

Rapat bersama dengan CEO akhirnya selesai, dan semua orang meninggalkan ruang rapat dengan perasaan lega dan puas mereka karena ternyata CEO mereka memiliki sikap yang sangat hangat dan santai, bahkan Ini pertama kalinya dalam sejarah perusahaan mereka melakukan rapat sambil makan pizza dan ditraktir oleh CEO.


Oleh sebab itu, ketika semua orang keluar dari ruang rapat, mereka semua berbincang-bincang dengan santai tak kecuali Venus yang berbicara dengan Indri.


"Aku rasa CEO baru akan bersikap adil terhadap semua model yang ada di agensi ini, tapi Kenapa dia tidak langsung memberikan kita jawaban untuk semua proyek-proyek mu?" Ucap Indri yang merasa aneh dengan sang CEO karena biasanya jika mereka mengajukan proyek maka akan langsung dijawab oleh CEO Apakah disetujui atau tidak.


Venus juga merasa aneh, Tetapi dia tetap berpikir positif sehingga dia berkata, "Mungkin dia masih perlu waktu untuk memikirkannya, karena lagi pula tadi ada banyak manajer yang mengajukan pekerjaan untuk model, bahkan beberapa mo--"


"Kak Venus!!" Seru seorang perempuan yang ternyata adalah Sarah yang kini berjalan ke arah mereka.


"Hei," ucap Venus melemparkan senyum hangatnya pada sarah.

__ADS_1


"Itu, Aku mau minta maaf soal pekerjaan Kak Venus yang diambil oleh manajerku, Aku sama sekali tidak tahu tentang hal tersebut. Tapi aku akan berbicara dengan manajerku supaya dia mengembalikan pekerjaan itu, karena bagaimanapun aku tahu Kak Venus juga sementara merintis kembali karir Kakak, jadi pasti membutuhkan pekerjaan itu," ucap Sarah yang tadinya terkejut Ketika sang Manager mengatakan tentang pengambilan beberapa pekerjaan penulis untuk menjadi pekerjaannya.


"Ah,, masalah itu, kau tidak perlu minta maaf, itu memang sudah wajar terjadi. Biar CEO dan manajer yang memutuskannya, kalau mereka memutuskan memberikannya padamu, maka itu bisa menjadi milikmu," ucap Venus yang jelas tahu bagaimana sikap Sarah dan perempuan itu tidak mungkin berinisiatif terlebih dahulu untuk mengambil pekerjaannya.


"Be,, benarkah? Kalau begitu terima kasih Kak Venus," ucap Sarah merasa lega.


Venus Menganggukan kepalanya karena dia memang tidak keberatan dengan hal tersebut, tetapi pembicaraan mereka didengar oleh banyak orang yang ada di sana sehingga beberapa model kemudian mengerumuni Venus.


"Aku juga bisa melakukannya kan Kak Venus? Sebab akhir-akhir ini aku kekurangan pekerjaan, jadi kalau Kak Venus berkenan Aku juga mau mengajukannya kepada CEO."


"Iya, aku juga, bolehkan Kak Venus?"

__ADS_1


Semua yang berkerumun di sana membuat Venus menyerutkan Keningnya karena tidak menyangka bahwa semua model-model yang merupakan juniornya akan datang menghampirinya seperti itu.


Meski begitu, Venus tetap tersenyum menganggukkan kepalanya, "ya, aku akan menyuruh Manager ku untuk mengirimkannya pada kalian semua mana pekerjaan yang boleh kalian ambil. Ah,, tapi ini hanya rahasia di antara kita semua ya akan kubuatkan grupnya nanti," ucap Venus sambil melirik ke arah febriani yang bersama-sama dengan dua model lainnya.


Bagaimanapun, febriani dan 2 model lainnya iyalah model yang sebelumnya menjadi tanggung jawab Indri, tetapi Ketiga orang itu memilih pindah Manager dan terlebih sempat menghina Venus saat mereka bertemu di tempat pemotretan, jadi Venus ingin memberi pelajaran pada mereka bertiga.


Sementara para model yang mengelilingi Venus, mereka semua sangat senang hingga bersorak kegirangan, "Terima kasih Kak Venus, Kak venus adalah yang terbaik!!"


"Terima kasih Kak Venus, Kak venus adalah panutanku!"


Semuanya mengucapkan terima kasih mereka sebelum membiarkan Venus bersama manajernya lebih dulu memasuki lift hingga live meninggalkan lantai tersebut.

__ADS_1


__ADS_2