Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
111


__ADS_3

Saat Venus tiba di ruangan Indri, Venus langsung menyerahkan oleh-oleh yang ia bawa untuk perempuan itu lalu Indri pun dengan semangat menceritakan tentang CEO baru di perusahaan mereka.


"Ceo-nya baru akan mengadakan rapat pada hari ini, jadi kita baru akan tahu bagaimana pemikiran CEO itu!! Ah,, belum ku katakan padamu, Dia adalah seorang pria muda yang kira-kira seumuran dengan Bimo! Dia tampan dan penampilannya sangat segar!" Kata Indri penuh antusias mengatakan tentang CEO tersebut.


"Ah,,, siapa namanya?" Tanya Venus yang mana sedari tadi ketika dia mendengarkan Indri berbicara, perempuan itu belum mengatakan nama CEO baru mereka.


"Oh, namanya Dimas!" Ucap Indri.


"Begitu ya, Lalu bagaimana dengan Bimo dan Haruka?" Tanya Venus yang merasa penasaran pada sepasang suami istri itu.


"Hah,,," Indri menghela nafas dengan panjang, "Bimo sudah diturunkan menjadi manajer sementara Haruka Dia kehilangan banyak pekerjaannya!! Bahkan dutanya untuk beberapa produk telah dibatalkan dan sekarang dia hanya seperti seorang model biasa saja yang tidak memiliki kemampuan!!

__ADS_1


"Pokoknya, mereka berdua sudah sangat terpuruk, bahkan para manajer yang dulu berusaha menjilat Bimo kini menjauhi Bimo dan sekarang mereka berusaha mengambil hati CEO baru kita!!!" Ucap Indri yang merasa begitu senang atas nasib kedua orang itu.


"Benarkah? Kalau begitu kita hanya perlu mendorong mereka sedikit lagi sampai mereka dikeluarkan dari agensi ini," ucap Venus yang tidak merasa puas jika kedua orang itu masih berada di agensi, dia ingin keduanya segera ditendang dari agensi.


"Kau benar, mereka tidak pantas untuk mendapat sedikit pun perhatian, mereka berdua itu adalah orang-orang menjijikan yang tidak perlu dikasihani!!! Ah,,, rapat hari ini pukul 09.00 pagi, masih ada 30 menit lagi. Sambil menunggu, aku mau memperlihatkan sesuatu padamu," ucap Indri segera berdiri lalu dia pun mengambil beberapa berkas yang baru saja ia siapkan untuk dilihat oleh Venus.


"Ini adalah beberapa tawaran pekerjaan yang sudah kupilih dan aku rasa ini cocok untukmu," ucap Indri langsung membuat Venus mengulurkan tangannya mengambil berkas-berkas itu lalu membacanya satu persatu.


Sebab jika dia pergi ke luar negeri, maka akan sulit bagi mereka untuk bertemu, karena berada di luar negeri membuat Dia sangat sibuk dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan pekerjaannya.


"Baiklah," jawab Indri.

__ADS_1


Kedua orang itu pun kembali berbincang-bincang sampai akhirnya mereka pergi ke ruangan rapat untuk mengikuti rapat pertama yang diadakan oleh CEO baru mereka.


Begitu tiba di ruangan, mereka tidak mendapati satupun petinggi perusahaan di sana sehingga Venus berbisik pada Indri, "petinggi perusahaan tidak datang mengikuti rapat?" Tanya Venus.


"Tidak, aku rasa mereka semua mempercayai Dimas karena sesungguhnya Dimas ini adalah putra dari tuan Thomas yang merupakan pemilik saham terbanyak di perusahaan ini. Sebelum dia menjadi CEO di sini, dia awalnya berada di negara J sebagai seorang wakil CEO," ucap Indri.


"Ah, begitu," kata venus sambil menganggukkan kepalanya bersamaan dengan Bimo dan juga Haruka yang kini memasuki ruangan dengan kedua orang itu tampak terlihat canggung karena mereka berdua sudah tidak disambut lagi sama seperti sebelum-sebelumnya ketika Bimo masih menjadi seorang CEO.


Hal itu membuat Venus merasa sangat puas melihat ekspresi kedua orang tersebut sehingga dia tersenyum kemenangan.


Senyum Venus membuat Bimo maupun Haruka menjadi sangat kesal, tetapi mereka tidak bisa mengatakan apapun sehingga membuat keduanya hanya bisa melampiaskan amarah mereka dengan cara mengumpat dalam hati.

__ADS_1


__ADS_2