
Setelah meninggalkan lokasi pemotretan, maka Venus langsung pergi ke sebuah restoran yang telah diberitahukan alamatnya oleh suaminya sebagai tempat mereka untuk makan siang hari itu.
Begitu tiba di restoran, Venus membiarkan manajernya pergi sementara dia hanya dikawal oleh dua orang pengawal memasuki restoran.
Saat tiba di pintu utama, Venus langsung dikenali oleh sang pelayan restoran sehingga sang pelayan langsung membungkuk sopan pada Venus.
"Selamat datang Nona Venus, silakan ikuti saya," ucap resepsionis tersebut menunjukkan jalan pada Venus.
Venus pun mengikuti perempuan itu dengan kedua pengawal yang mengawal Venus di belakang Venus meski jarak Amerika ada beberapa meter.
Saat sedang dalam perjalanan menuju private room yang telah disiapkan untuk Venus dan suaminya, tiba-tiba saja Venus mengerutkan keningnya ketika ia melihat penyanyi bernama Amanda baru saja keluar dari salah satu private room.
Meski begitu, Venus tidak mengatakan apapun dan dia hanya berjalan dengan tenang mengikuti pelayan yang semakin mendekat pada Amanda yang kini berdiri diam menatapnya.
Saat semakin dekat dengan Amanda, Venus menghentikan langkahnya karena Amanda tiba-tiba saja menghalangi jalannya dengan perempuan itu berdiri tepat di hadapan Venus.
__ADS_1
"Hai,," kata Amanda sambil melemparkan senyumnya pada perempuan di depannya dan saat itu dia sangat marah pada Venus karena tak menyangka bahwa Venus akan datang ke restoran keluarganya.
Sementara Venus yang berdiri di depan Amanda, dia melemparkan senyumnya pada perempuan di depannya dan dia jelas tahu bahwa perempuan itu tidak menahannya untuk sesuatu yang baik melainkan untuk sesuatu yang buruk.
Melihat Venus hanya tersenyum, Hal itu membuat Amanda menjadi semakin kesal lagi sehingga dia pun melangkah satu kali ke depan Venus hingga wajah mereka semakin dekat.
Para pengawal yang ada di sana langsung mendekat memisahkan dua perempuan itu hingga membuat Venus mundur beberapa langkah.
Tetapi Amanda, dia menjadi sangat kesal melihat pengawal yang terlalu dekat dengannya, "apa yang kalian lakukan?!" Teriak Amanda membuat sang pelayan kini kebingungan harus melakukan apa.
Jelas-jelas saat ini pelayan menyadari bahwa akan terjadi pertengkaran, tetapi dia tidak bisa menghentikan Amanda membuat keributan sebab keluarga perempuan itu adalah pemilik restoran.
"Kau pikir aku peduli?!!" Bentak Amanda pada sang pelayan hingga membuat pelayan hanya bisa menundukkan kepalanya.
Sementara Amanda, dia kembali lagi menoleh ke arah dua pengawal yang berdiri di hadapannya, "kalian sebaiknya tinggalkan dia di sini sendiri atau akan ku panggil orang-orang ku di sini untuk memberi perkalian semua pelajaran!!!" Bentak Amanda pada dua pengawal itu.
__ADS_1
Tetapi kedua pengawal tidak berkata apapun dan mereka hanya diam saja di tempat, mereka menunggu perintah dari Venus.
Sikap pengawal yang mengabaikannya membuat Amanda semakin kesal sehingga perempuan itu dengan cepat menatap sang pelayan di sana, "cepat pergi panggil beberapa orang kemari!" Perintah Amanda.
Pelayan yang takut bahwa dia akan dipecat Jika dia membantah, ia akhirnya hanya bisa pergi dari tempat itu untuk mengikuti perintah dari Amanda.
Begitu pelayan pergi, maka Amanda menggertakan giginya sambil menatap Venus yang ada di belakang pengawal, "kau berani datang ke tempat ini, itu artinya kau datang menyerahkan diri padaku!" Tegas Amanda sembari tersenyum miring.
Tetapi perempuan itu sangat terkejut ketika Venus juga ikut tersenyum sambil berkata, "aku tidak datang kemari untuk menyerahkan diriku padamu, tetapi aku kemari untuk bertemu dengan seseorang. Kami harus pergi lebih dulu."
Ucap Venus membuat sang pengawal kemudian dengan cepat melindungi Venus untuk pergi dari sana hingga membuat Amanda sangat kesal.
Perempuan itu pun dengan cepat mengulurkan tangannya Untuk menghentikan Venus ketika tangannya malah ditepis oleh pengawal Venus.
"Sial!!" Amanda menggertakan giginya untuk mengikuti perempuan itu, tetapi dia tidak bisa melakukannya karena para pengawal begitu ketat menjaga Venus.
__ADS_1
"Ruangan privat nomor 21," kata venus pada pengawalnya ketika dia sudah mendapat pesan dari suaminya Di mana pria itu berada.
Maka mereka pun terus berjalan ke ruang private nomor 21 sampai akhirnya Venus memasuki ruangan tersebut.