Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
105


__ADS_3

Ngunggg....!


Ngunggg....!


Suara hair dryer yang dinyalakan oleh Haruka memenuhi kamar apartemen tempat dia dan suaminya berada.


Sambil mengeringkan rambutnya, Haruka menatap ke arah suaminya yang sedang menggunakan ponselnya.


"Pasti beritanya heboh lagi kan?!" Ucap Haruka sambil menggertakan giginya.


"Ya, tentu saja viral lagi. Sekarang aku tidak tahu kita harus melakukan apa untuk memperbaiki nama baik mu, semua fansmu bahkan meninggalkanmu dan berbalik memuja Venus ketimbang memujamu!!!" Kata Bimo yang merasa kepalanya mau pecah melihat berita yang ada di internet di mana para fans Haruka bukannya membela Haruka namun malah menjelek-jelekkan Haruka karena telah mempermalukan negara mereka.


"Hah,, ini semua gara-gara Venus!! Pokoknya nanti aku akan membalas perbuatan perempuan sialan itu!!" Ucap Haruka yang merasa sangat geram atas apa yang telah dilakukan oleh Venus.


Bima pun merasa bahwa dia harus lebih tegas pada Venus, dan dia hendak berbicara ketika ponselnya tiba-tiba saja berdering

__ADS_1


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Dia melihat bahwa yang menelpon adalah sebuah nomor baru, sehingga Bimo pun merasa kesal untuk mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Kenapa kau tidak mengangkatnya? Wartawan sudah tidak pernah menghubungimu sejak beberapa jam yang lalu, aku rasa itu telepon penting. Mungkin saja pekerjaanku!!" Ucap Haruka langsung membuat Bimo mengangkat sebelah alisnya.


"Kau pikir masih ada yang mau mempekerjakanmu setelah Apa yang terjadi? Kau sebagai public figure mempermalukan negara kita dan kau masih berharap bisa membawakan sebuah produk?!" Kesal Bimo sambil berdiri Lalu dia pergi meninggalkan Haruka.


Begitu dia tiba di balkon apartemen, Bimo kemudian mengangkat panggilan telepon yang masuk, "halo?" Ucap Bimo.


"Ada apa kau menelponku?" Tanya Bimo yang merasa kesal bahwa saat ini moodnya sudah sangat buruk dan sekarang akan dibuat lebih buruk lagi oleh telepon dari Hana.


"Ada apa?! Aku sekarang ada di kantor polisi, dan polisi mengatakan bahwa setidaknya aku akan dipenjara minimal 6 bulan dan maksimal 1 tahun!! Jadi aku mau kau menyewakan pengacara untukku! Harus pengacara terbaik dan bantu aku berbicara dengan beberapa petinggi polisi supaya meringankan kasus ini!! Kau pasti tidak lupa bahwa aku memiliki banyak rahasiamu dengan istrimu, dan juga tentang obat itu, aku bisa saja mengatakan kalau kalian yang menyuruhku membawa obat itu!! Kalau aku menghubungi Venus dan mengatakan tentang obat yang secara diam-diam kuberikan pada pelayan, aku rasa Dia mau membantuku!!!" Ucap Hana dengan suara yang tegas namun pelan karena takut para polisi akan mendengar pembicaraan mereka.


Sementara Bimo yang mendengarkan suara perempuan dari seberang telepon, dia langsung mengepal kuat tangannya karena merasa kesal bahwa saat ini mereka terjebak dalam situasi yang memuakkan.

__ADS_1


"Kau tidak perlu khawatir, aku disini sedang berusaha menghubungi pengacara jadi tunggulah di situ dan jangan menyebutkan Namaku dan Haruka!!!" Tegas Bimo pada perempuan di seberang telepon sebelum dia mematikan panggilan telepon tersebut.


"Dia mengancam kita?" Tanya Haruka yang baru saja keluar dari dalam kamar.


Bimo hanya menatap sekilas pada istrinya sebelum dia kembali melihat ponselnya lalu dia menemukan kontak pengacara yang bekerja sama dengan perusahaan mereka.


Tetapi sebelum dia menekan tombol panggil pada kontak tersebut, sebuah panggilan telepon lainnya masuk ke ponsel Bimo yang memperlihatkan nama salah satu dari pemilik saham terbesar di agensi mereka.


"Sial!!" Gerutu Bimo meramas rambutnya dengan keras.


"Ada apa?" Tanya Haruka yang merasa kesal bahwa sedari tadi dia berbicara, suaminya sama sekali tidak memperdulikannya.


"Orang ini menelpon lagi!" Ucap Bimo pada akhirnya harus mengangkat panggilan telepon tersebut.


"Halo?" Jawab Bimo.

__ADS_1


"Kau sudah tiba di dalam negeri, nanti sore langsung ada kan rapat untuk seluruh petinggi perusahaan!!!" Perintah pria dari seberang telepon sebelum panggilan telepon itu diakhiri hingga membuat Bimo semakin marah karena dia tahu jelas apa tujuan dari rapat tersebut.


__ADS_2