Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
98


__ADS_3

Venus mengantar Indri yang hendak pulang ke negara xx, karena Venus telah memberitahu perempuan itu bahwa dia masih akan tetap tinggal di tempat itu dan menyuruh Indri untuk mengosongkan jadwalnya selama beberapa waktu ke depan.


"Apakah kau benar-benar baik-baik saja aku tinggalkan sendirian?" Tanya Indri yang merasa khawatir meninggalkan Venus sendirian di kota p.


"Jangan khawatir, ada pengawal yang menjaga aku disini, dan juga ada banyak teman-temanku di sini yang ingin ku kunjungi sebelum kembali ke negara xx. Hanya 3 hari saja, jadi manajer tidak perlu khawatir," ucap Venus.


"Baiklah, kalau begitu aku harus pergi sekarang karena pesawatku berangkat 2 jam lagi, dan,,, kalau ada apa-apa, kau hubungi saja aku," ucap Indri langsung dijawab anggukan Venus lalu kedua orang itu pun segera berpelukan.


Setelah berpelukan, Indri menaiki mobil yang telah tersedia lalu pergi meninggalkan hotel xx dengan Venus yang melambaikan tangannya ke arah mobil yang telah berjalan menjauhinya.


'Dia pasti khawatir karena Bimo dan Haruka masih ada di kota P, tapi dia juga tidak bisa meninggalkan pekerjaan di agensi Sebab Dia harus melakukan rapat dengan beberapa klien lainnya,' ucap Venus dalam hati sebelum berbalik untuk kembali ke kamarnya.


Saat Venus tiba di kamar, dilihatnya suaminya sudah menunggunya di depan pintu hingga ketika perempuan itu masuk ke kamar, dia langsung memeluk suaminya dengan erat.

__ADS_1


Danang membalas pelukan Venus, "Apakah sekarang selama 3 hari kedepan waktumu sudah sepenuhnya menjadi milikku?" Tanya Danang langsung membuat Venus tersenyum menganggukkan kepalanya.


"Tentu saja, tiga hari ke depan semuanya adalah milik suamiku!" Kata venus langsung membuat Danang menundukkan kepalanya lalu dia mendaratkan sebuah ciuman di bibirnya.


"Kalau begitu sekarang ayo kita istirahat, besok pagi adalah hari pertama di mana istriku tidak akan memikirkan pekerjaannya dan hanya akan memikirkan suaminya saja!!" Ucap Danang membawa Venus ke gendongannya lalu mereka naik ke ranjang dan membungkus tubuh dengan selimut.


Venus langsung bersembunyi dipelukan suaminya, dan perasaan hangat melingkupi seluruh bagian dari dirinya karena saat ini dia merasa sangat bahagia.


"Apa yang akan kita lakukan besok?" Tanya Venus yang merasa penasaran Apa saja rencana yang telah disusun suaminya.


"Aku tidak sabar untuk menunggu hari esok," kata venus.


"Aku juga," jawab Danang sambil mendaratkan ciuman di puncak kepala istrinya lalu kedua orang itu pun segera terlelap untuk memasuki dunia mimpi sambil berpelukan di dunia nyata.

__ADS_1


Pada saat kedua orang itu telah bermimpi, maka di tempat lain, Hana bersama dengan Bimo dan Haruka kini sudah berada di sebuah hotel bersama-sama dengan seorang duta dari negara xx.


Duta dari negara xx yang bernama Ando kini memegang ponselnya sambil melihat berita yang sedang ramai diperbincangkan.


Beberapa saat kemudian, Ando mematikan ponselnya lalu dia menatap Hana yang kini duduk di depannya dengan raut wajah yang tampak kacau.


"Karena sekarang kau sudah dideportasi dari sini, maka kau harus kembali ke dalam negeri. Kami telah mengatur penerbanganmu besok pagi, jadi hari ini beristirahatlah di sini dan jangan melakukan hal-hal aneh lainnya, kau akan tetap diawasi sampai kau menaiki pesawat," kata Ando langsung membuat Hana menganggukkan kepalanya.


Sementara Haruka yang juga ada di sana, dia yang saat itu memegang ponselnya kini menggertakan giginya lalu menatap hanya dengan kesal, "sekarang kita kembali viral di internet!!!" Ucap Haruka yang mana kasus yang menimpa Hana telah disebarkan di internet karena beberapa wartawan yang melihat kedatangan Hana saat pergi ke kantor polisi.


Lebih-lebih lagi, dia dikaitkan dengan masalah Hana sebab Hana adalah manajernya.


Hana yang mendengarkan ucapan Haruka tidak mengatakan apapun, tetapi perempuan itu hanya diam saja sambil tertunduk menatap jari-jarinya yang sedang ia ramas.

__ADS_1


'Apakah sekarang aku akan dikeluarkan dari agensi?' ucap Hana dalam hati yang begitu khawatir bahwa dia akan kehilangan pekerjaannya.


__ADS_2