Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
56


__ADS_3

Saat Haruka tiba di perusahaan, perempuan itu mengerutkan keningnya saat ia melihat Venus juga baru saja tiba dan langsung menghampiri Indri.


Keduanya terlihat bercakap-cakap di depan sebuah mobil perusahaan yang biasa digunakan oleh artis agensi saat ada pekerjaan di luar perusahaan.


"Apakah Bimo yang memberikan izin untuk menggunakan mobil perusahaan?" Ucap Haruka sambil menggertakkan giginya lalu perempuan itu cepat-cepat turun dari mobilnya dan berjalan menghampiri Indri dan Venus yang saat itu masih sementara berbicara.


"Kalian akan pergi menggunakan mobil itu?" Tanya Haruka menunjuk mobil yang ada di belakang Indri.


"Ya," jawab Indri dengan singkat.


"Heh,,! Apa kalian sudah meminta izin pada suamiku?" Tanya Haruka langsung membuat Indri menganggukkan kepalanya.


Indri kemudian berkata, "Kemarin malam dia sudah mengizinkan kami, jadi--"


"Minta izin lagi, jangan-jangan pagi Ini dia berubah pikiran!!" Ucap Haruka sebelum dia berbalik pergi meninggalkan dua orang itu.


"Kenapa dia sangat galak?" Ucap Indri sambil menggertakan giginya memandangi Haruka yang semakin menjauh dari mereka.


Venus juga menatap Haruka dan Dia merasa bahwa mungkin saja kemarin malam telah terjadi sesuatu sehingga Haruka dengan penuh percaya diri berkata seperti itu pada mereka.


Oleh sebab itu, Venus pun menatap Indri, "Ayo kita pergi sekarang," Ucap Venus sambil berbalik menaiki mobil hingga membuat Indri yang tertinggal kini mengerikan keningnya menatap Venus.

__ADS_1


Dia merasa bahwa akan ada masalah yang lebih besar kalau mereka memang tidak kembali meminta izin pada Bimo, tetapi karena Venus sudah duduk tenang di atas mobil, maka Indri pun segera naik ke mobil.


Namun saat mereka berdua telah duduk dalam mobil, sopir yang duduk di depan tiba-tiba saja mendapatkan panggilan telepon hingga sebelum melajukan mobilnya untuk pergi dari tempat itu, supir tersebut mengangkat panggilan teleponnya terlebih dahulu.


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


"Halo?" Jawab sang sopir.


"CEO baru saja menghubungi ku, katanya tidak perlu mengantar Venus dan manajernya, jam 10.00 nanti kau harus mengantar Haruka bersama manajernya!" Kata seseorang dari seberang telepon yang merupakan asisten CEO.


"Ada apa?" Tanya Indri yang merasa heran bahwa sopir tersebut mematikan mesin kendaraannya.


"Saya baru saja mendapat perintah bahwa jam 10.00 nanti Nona Haruka akan menggunakan mobil ini, Jadi saya tidak bisa mengantar kalian berdua," ucap supir tersebut langsung membuat Venus tersenyum mengejek.


'Sudah kuduga,' ucap Venus dalam hati sembari melihat ke arah Indri yang masih saja terbengong, "kita gunakan mobilku saja," ucao Venus.


"Baik," ucap Indri menganggukkan kepalanya hingga kedua orang itu pun segera turun dari mobil.


"Kita gunakan mobilku," ucap Venus sambil berjalan ke arah mobilnya dengan Indri yang cepat-cepat mengambil barang bawaan mereka di bagasi mobil lalu memindahkannya ke bagasi mobil milik Venus.

__ADS_1


Setelah itu, Venus dan Indri memasuki mobil dengan Indri yang terkejut kala mereka memasuki mobil Venus.


Di luarnya dia melihat mobil itu sangat bagus, tetapi di dalam ternyata sangat nyaman dengan fasilitas lengkap.


Baru saja Indri akan bertanya, Venus sudah mengeluarkan ponselnya lalu menelpon seseorang.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


"Halo Kak Venus," jawab seorang pria dari seberang telepon yang merupakan wartawan yang dulunya menjadi langganan Venus ketika dia hendak memberitakan sesuatu.


"Hari ini aku ada pemotretan di gedung xx, datanglah ke sana dan liput kami," ucap Venus.


"Baik!" Jawab wartawan dari seberang telepon dengan perasaan yang begitu senang karena tentunya dia akan mendapat jackpot besar jika dia memberitakan tentang keberadaan Venus.


Apalagi saat ini, Venus sedang marak dibicarakan karena merupakan model comeback yang berhasil mencetak rekor serta memiliki banyak penggemar.


Sementara Indri yang duduk bersama Venus, perempuan itu berkata, "Kenapa kau memanggil wartawan?" Tanya Indri.


Venus tersenyum, "kita harus transparan dan orang-orang harus tahu bahwa kita tidak disediakan mobil dari perusahaan," ucap Venus langsung membuat Indri tercengang di tempatnya, karena dia tak menyangka bahwa Venus akan memikirkan hal seperti itu.

__ADS_1


__ADS_2