
Semua orang masih duduk di meja makan di restoran milik Venus, dengan Haruka yang semakin gencar berakrab-akraban dengan April sampai perempuan itu bertanya, "aku dengar Kak April juga akan menjadi salah satu model untuk LSM yang pemotretan nya dilakukan mulai minggu depan?"
Pertanyaan itu langsung membuat April menganggukkan kepalanya sambil berbalik menatap Venus, "benar sekali, aku dan Venus akan masuk dalam satu majalah, ini merupakan momen yang ku tunggu-tunggu sejak dulu meskipun syuting kami tidak bersamaan. Tapi Venus, pokoknya nanti saat pemotretan mu, aku pasti akan datang untuk memberimu semangat!" Ucap April langsung membuat Venus menganggukkan kepalanya.
"Terima kasih Kak April, Aku harap pemotretan minggu depan berjalan dengan lancar." Ucap Venus Yang juga sangat bersemangat bahwa ini pemotretan pertamanya setelah 2 tahun ia vakum, dan diq akan ditemani oleh temannya dari kota p.
Sementara Haruka, dia menggertakkan giginya mendengarkan ucapan April, namun dia belum berkata apapun ketika April sudah berbalik menatapnya sambil berkata, "aku pernah sekali melihatmu di majalah internasional, Apakah kali ini kau juga ada pemotretan di kota p?"
Pertanyaan itu langsung membuat Haruka mengepal kuat tangannya, Tetapi dia dengan tenang berkata, "untuk kali ini tidak ada, aku hanya datang kemari untuk jalan-jalan bersama dengan suamiku."
April mengerutkan keningnya mendengar kata suami yang diucapkan oleh Haruka, "suami?" Ucap April sambil berbalik menatap Venus untuk mendapatkan penjelasan, karena sedari tadi dia sudah merasa heran mengapa Bimo bersama dengan Haruka, Padahal dia mengetahui bahwa Bimo telah berpacaran dengan Venus sejak 2 tahun terakhir.
Dia mengetahui itu karena pernah suatu kali dia dan Venus melakukan video call dan Venus memperlihatkan Bimo padanya sambil mengakui Bimo sebagai pacarnya saat itu.
Venus mengerti apa yang dipertanyakan oleh April, sehingga dia berkata, "kami sudah putus beberapa waktu yang lalu tepat ketika mereka berdua menikah."
__ADS_1
Ucapan Venus langsung membuat wajah Bimo menjadi hitam seperti pantat panci karena tidak menyangka bahwa ternyata April mengetahui tentang hubungan mereka, dan lebih tak menyangkah dengan jawaban Venus.
"Apa?! Bukankah dia adalah saudara tirimu?!" Ucap April langsung memperlihatkan wajah tak sukanya pada dua orang di depannya, "kalau begitu, Kenapa kau masih bergabung dengan agensi mereka? Agensi di kota P siap untuk menampungmu di sini kalau kau mau pindah kemari, aku sendiri yang akan berbicara dengan ayahku agar menguruskan semuanya untukmu!" Tegas April.
Indri yang ada di sana langsung menutup mulutnya dengan satu tangan, dan dia bisa membayangkan bagaimana rasa malu yang ditanggung oleh dua orang yang ada di sampingnya.
Bahwa kedua orang itu telah menghianati venus!!
Sementara Bimo yang mendengarkan ucapan April, Bimo merasa bahwa dia sudah tidak memiliki muka untuk tetap berada di tempat itu sehingga dia pun berdiri dan memegang tangan Haruka.
Haruka pun ikut berdiri dan dia hendak berbicara ketika tiba-tiba saja keringat dingin memenuhi seluruh tubuhnya dan dia merasakan sakit pada sekujur perutnya seperti ingin BAB.
Haruka tak percaya bahwa Indri berani berkata seperti itu, namun saat ini ia berusaha merapatkan kedua kakinya agar mencegah dirinya kentut sembarangan karena perutnya yang terasa sakit.
Sementara Bimo, dia juga merasakan hal yang sama sehingga pria itu mengatup erat-erat giginya sebelum dia menarik Haruka untuk pergi dari situ.
__ADS_1
Namun saat itu, karena Haruka yang terkejut langsung ditarik oleh suaminya, dia sampai tidak menahan diri hingga akhirnya mengeluarkan suara kentutnya yang besar membuat semua orang menatap ke arahnya.
Preeettt....!
Semua orang langsung menutup mulut dan hidung mereka, sementara Indri yang ada di sana dia merasa sangat malu namun saat ini perutnya terasa begitu sakit sehingga membuatnya terasa ingin mengeluarkan kentutnya lagi.
Bimo yang melihat kelakuan memalukan istrinya akhirnya menggertakan giginya lalu dia pun melepaskan genggaman tangannya pada istrinya dan pergi meninggalkan perempuan tersebut.
Namun ketika ia Baru beberapa langkah, dia juga mengeluarkan kentut yang sangat keras dan juga sangat bau hingga membuat semua orang langsung hilang selera nafsu makan.
"Sial!!" Gerutu seorang pria langsung berdiri lalu berjalan pergi dari tempat itu.
Saat ini, keringat Haruka menjadi semakin banyak di tubuhnya karena ia merasakan bahwa ada sesuatu yang tidak bisa lagi ditahan untuk keluar dan ini bukan angin lagi, tetapi merupakan bab-nya sendiri.
'Apa yang harus kulakukan?' ucap Haruka dalam hati yang kini kebingungan harus melakukan apa, kalau dia bergerak sedikit saja maka pasti akan ada sesuatu yang keluar, tapi masakan dia harus tetap berada di tempat itu?
__ADS_1
Indri yang melihat itu merasa sangat puas, dan saat ini ia beserta Venus dan April telah berjalan menjauhi kedua orang itu namun dia masih senang menoleh ke arah belakang melihat sepasang suami istri yang sedang serba salah di tempat mereka.
'Rasain kalian berdua, pulanglah ke hotel dan kalian akan berebutan masuk ke toilet!!!' ucap Indri dalam hati yang merasa sangat puas atas apa yang terjadi.