Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
60


__ADS_3

Venus dan Indri masih dalam perjalanan meninggalkan gedung pemotretan ketika ponsel Venus tiba-tiba saja berdering memperlihatkan nama pemanggil adalah CEO agensinya.


"Orang yang ditunggu-tunggu akhirnya menelpon," kata venus sambil menggerakkan jarinya mengangkat panggilan telepon dari Bimo.


Setelah panggilan telepon itu terhubung, maka Venus langsung berkata, "halo."


"Apa yang kau lakukan?! Mengapa kau mengatakan pada wartawan bahwa agensi tidak memberimu mobil?!!" Bentak Bimo dari seberang telepon dengan suara yang sangat marah hingga membuat Venus tersenyum dan melepaskan telepon itu dari telinganya lalu memasukkan panggilan telepon itu ke mode speaker.


Dia ingin Indri mendengarkan percakapannya dengan Bimo supaya nanti dia tidak perlu mengatakannya lagi pada perempuan itu agar Indri sendiri juga bisa mengambil sikap yang baik untuk menghadapi masalah yang mereka alami.


"Ah, tadi ketika aku tiba, tiba-tiba saja ada wartawan di sana, Aku tidak tahu kalau mereka akan memperhatikan mobilku. Aku juga tidak mengatakan apapun," ucap Venus dengan nada suara yang masih begitu tenang.

__ADS_1


"Apa?! Jangan mencari alasan, gara-gara kau sekarang perusahaan kita diserang habis-habisan di internet!! Jadi sekarang juga lakukan klarifikasi untuk masalah tersebut! katakan bahwa agensi sudah menyiapkan mobil untukmu tapi kau malah memilih untuk menggunakan mobil pribadi!!" Tegas Bimo dari seberang telepon.


"Baiklah," jawab Venus dengan singkat selalu dia menggerakkan jarinya untuk menekan tombol reject ketika tiba-tiba saja pria di seberang telepon masih berteriak padanya.


"Sekarang juga kirim informasi akun sosial mediamu padaku, aku akan mengawasinya secara pribadi!!" Bentak Bimo dari seberang telepon langsung membuat Indri menatap Venus dengan rasa tak percayanya.


Bimo sama sekali tidak memiliki rasa malu, awalnya agensi memang memiliki akses untuk akun media sosial milik Venus, tetapi Bimo sendirilah yang tidak mengizinkan Venus untuk menggunakannya, dan sekarang malah ingin mendapatkan akun yang saat ini digunakan oleh Venus?!


Setelah panggilan telepon itu diakhiri, Indri pun langsung mengambil air mineral lalu menyerahkannya pada Venus, "minumlah ini, sebentar lagi kita akan tiba di agensi, dan aku yakin dia sudah menunggu kita di sana untuk membuat masalah yang lebih besar lagi," ucap Indri langsung membuat Venus menganggukkan kepalanya sembari mengambil air mineral dari tangan Indri.


Indri membiarkan Venus meneguk air mineral itu sampai setengah botol telah habis barulah perempuan itu berkata, "Jadi bagaimana tentang klarifikasinya? Kau benar-benar akan melakukan peruntah Bimo untuk mengupload klarifikasi tentang penyediaan mobil dari agensi?"

__ADS_1


"Tentu saja, tapi bukan aku yang akan melakukannya, aku akan menyuruh orang lain!" Kata venus dengan suara yang penuh semangat hingga membuat Indri merasa penasaran apa yang ada di pikiran Venus.


Meski begitu, Indri tidak mengatakan apapun dan dia hanya menunggu untuk melihat Apa yang dilakukan Venus setelah mereka tiba di agensi.


Sopir yang mendengarkan percakapan Nyonya dengan manajer Nyonya nya juga tidak mengatakan apapun, dia hanya dengan tenang menyetir mobilnya agar mereka tiba dengan selamat di agensi.


Hal itu membuat perjalanan mereka menuju agensi menjadi sangat tenang sampai mereka turun dari mobil dan memasuki agensi.


Keduanya Menghentikan langkahnya ketika mereka langsung disambut secara pribadi oleh Bimo.


"Ikuti aku!" Perintah Bimo pada dua orang perempuan di depannya hingga membuat Venus dan Indri mengikuti pria itu ke dalam lift.

__ADS_1


__ADS_2