Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
120


__ADS_3

Setelah acara wawancara Haruka selesai, maka Venus bersama dengan manajernya meninggalkan agensi karena mereka hendak menandatangani kontrak dengan salah satu rekan bisnis mereka.


Dalam perjalanan, Venus tiba-tiba saja mendapat telepon dari seseorang yang mana telepon itu berasal dari sebuah nomor tak dikenal.


Maka tanpa lama-lama, Venus mengangkat panggilan telepon itu, "halo?" Jawab Venus.


"Venus, ini aku Hana," jauh perempuan dari seberang telepon membuat Venus tersenyum senang karena dia tak menduga bahwa Hana akan menelponnya secepat itu.


"Ah, ya, ada apa?" tanya Venus Berpura-pura tidak tahu.


"Venus, aku minta maaf atas semua kesalahanku selama ini yang kulakukan padamu. Bahkan, sebenarnya, racun yang ditemukan di kamarku itu ialah racun yang kusiapkan untukmu supaya kau tidak jadi mengikuti pemotretan di LSM.

__ADS_1


"Tetapi, aku sekarang sangat menyesali apa yang telah kulakukan dan aku tahu bahwa selama ini aku seharusnya tidak membiarkan diriku terhasut oleh Haruka dan suaminya. Jadi aku menelponmu untuk meminta maaf padamu dan sekaligus,,,, Aku sebenarnya ingin meminta bantuanmu untuk membantuku keluar dari penjara," ucap Hana dari seberang telepon membuat Venus tersenyum sambil menatap keluar jendela.


"Apa yang bisa kubantu untukmu dan apa keuntunganku jika aku membantumu?" Tanya Venus mengejutkan Hana, karena dia tak menyangka bahwa Venus akan mencari keuntungan untuk bantuan yang ia berikan padanya.


Padahal selama ini, Venus bukanlah tipe perempuan yang mencari keuntungan di balik sikap baiknya, semuanya selalu ia lakukan dengan tulus, namun sekarang,,, sepertinya karakter Venus telah berubah setelah ia disakiti oleh orang yang ia percayai.


Oleh sebab itu, Hana dengan cepat berkata, "Aku akan melakukan apapun yang kau perintahkan padaku asal kau membantuku."


Dia penasaran tentang apa yang dibicarakan oleh Venus dengan orang di seberang telepon, Tetapi dia tentunya tidak bisa menanyakannya sekarang karena terlihat Venus sangat serius berteleponan.


Sementara Hana yang di seberang telepon, perempuan itu berkata, "Aku punya banyak rahasia tentang Haruka dan suaminya, Kalau kau mau, aku bisa memberikannya padamu supaya kau bisa membalaskan dendammu pada kedua orang itu!!!"

__ADS_1


"Hm? Tanpa rahasia itu pun aku sudah bisa menghancurkan mereka berdua," kata venus sambil mengetuk-ngetukkan jarinya di jendela mobil dengan perasaan puasnya karena Sekarang dia sudah bisa melihat Hana yang memohon padanya dengan frustasi.


"Itu,,, aku,," Hana kebingungan harus berkata apa, perempuan itu begitu gugup sambil melihat jam yang terletak di dinding, sebab waktunya untuk menelpon hanya dibatasi 15 menit saja dan sekarang tinggal sedikit lagi lalu waktunya selesai.


Saat Hana masih berada dalam keadaan gugup dan bingungnya, Venus kembali berkata, "cobalah kau sendiri yang memaparkan bukti-bukti itu dan aku akan melihat Apakah aku bisa membantumu atau tidak. Kalau hasilnya memuaskan, maka aku bisa membuat hukumanmu di kurangi menjadi dua bulan saja."


"Be, benarkah?! Kalau begitu aku akan melakukan apa yang kau katakan!" Tegas Hana dari seberang telepon sebelum panggilan telepon itu diakhiri karena waktunya telah habis.


Venus menurunkan ponselnya dari telinganya lalu perempuan itu memandang keluar jendela sambil berkata, "entah kenapa sekarang aku merasa jadi orang yang begitu buruk Karena sekarang hatiku dipenuhi dendam pada semua orang-orang yang telah menghianatiku. Saat ini Aku merasa sangat puas melihat mereka satu persatu dijatuhkan, padahal dulu setiap kali ada orang yang melakukan kesalahan padaku, aku dengan mudah memaafkan mereka."


Indri yang mendengarkan ucapan Venus kini menatap Venus selama beberapa detik sebelum dia berkata, "kau tidak salah, Apa yang kau alami sangat buruk, dan Kalau Kau membiarkan mereka terus berkeliaran, maka akan semakin banyak orang yang mereka manfaatkan dan Venus kedua, ketiga, dan keempat akan muncul."

__ADS_1


Mendengar dukungan dari Indri, maka Venus berbalik menatap Indri sambil mengukir sebuah senyuman di wajahnya, "kau benar, Aku tidak ingin ada Venus yang lain yang muncul jika mereka terus berkeliaran," kata venus sambil menghela nafas.


__ADS_2