Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
140


__ADS_3

Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


Suara ponsel yang berdering membuat Danang yang saat itu baru saja pulang ke rumah, ia menoleh ke arah tempat tidur di mana ponsel istrinya berbunyi.


Maka Danang pun langsung pergi mengambil ponsel istrinya dan dia mengerutkan keringnya saat melihat yang menelpon ialah sebuah nomor baru.


Pria itu pun segera keluar dari kamar untuk memberikan ponselnya pada istrinya yang masih sementara berada di dapur.


Tetapi, ketika ia masih berjalan ke dapur, dering ponsel itu sudah menghilang lagi sehingga Danang pun menghentikan langkahnya lalu menatap ponsel istrinya.


Beberapa saat kemudian, sebuah pesan masuk ke ponsel itu yang mana isinya langsung terpampang di layar utama ponsel istrinya yang berbunyi, *angkat teleponnya sekarang juga!*

__ADS_1


Melihat pesan yang tampak bernada kasar membuat Danang akhirnya berbalik kembali ke lantai 2 dan mengangkat panggilan telepon yang masuk karena ia tidak mau membiarkan istrinya mendapatkan panggilan telepon dari orang yang begitu kasar.


Baru saja panggilan telepon itu diangkat, seorang perempuan langsung berteriak marah dari seberang.


"Venus sialan!!! Kau Perempuan tak tahu diri dan tak tahu malu! Berani beraninya Kau membuat aku dan suamiku sekarang tidak bisa keluar dari apartemen kami!! Kalau sekarang juga kau tidak mengirim seseorang untuk melepaskan kami keluar dari sini, maka aku akan membayar beberapa orang untuk mencelakai mu!!!" Teriak Haruka yang sangat marah pada Venus.


"Sebelum kau melakukan itu, akulah yang akan memberimu pelajaran terlebih dahulu!" Tegas Danang pada perempuan di seberang telepon sebelum dia mematikan panggilan teleponnya lalu memblokir nomor tersebut.


Setelah selesai memblokir nomornya, Danang berjalan ke arah kamar lalu mendapatkan nomor ponsel itu dan mengirimnya pada asistennya untuk diselidiki.


Setelah mengirim pesan pada asistennya, barulah Danang kembali turun ke dapur lalu melihat istrinya yang telah selesai menata makanan di atas meja yang akan menjadi makan malam mereka.


"Kau sudah selesai mandi?" Tanya Venus pada suaminya.

__ADS_1


"Belum, ayo mandi dulu sebelum makan malam," kata Danang yang mau mandi bersama dengan istrinya.


Ucapan suaminya membuat Venus mengerutkan keningnya sambil melepaskan celemek yang ia gunakan, "aku baru saja mandi 2 jam yang lalu," kata venus pada suaminya.


Danang mendengarkan itu langsung mendekati istrinya dan membawa perempuan itu ke gendongannya, "kau bisa mandi lagi bersamaku," kata Danang membuat Venus tertawa kecil.


"Apakah suamiku yang tampan ini tidak bisa mandi kalau tidak ditemani istrinya?" Tanya Venus dengan gemas mengulurkan tangannya mencubit dagu suaminya.


Danang tersenyum dengan tingkah istrinya yang menggemaskan, "berapa lama aku tidak pernah mandi bersama istriku? Jadi selama ada kesempatan aku akan tetap mandi bersama istriku!!" Tegas Danang kembali membuat Venus tertawa, namun kali ini tawanya bukan tawa kecil lagi tetapi tawa yang besar sambil memeluk erat leher suaminya.


"Ha ha ha... Sepertinya suamiku sangat tersiksa selama ia berada di luar negeri," ucap Venus.


"Aku sangat merindukanmu selama di luar negeri, Bahkan dalam mimpiku pun aku masih terus merindukanmu," kata Danang sambil membuka pintu kamar.

__ADS_1


"Aku juga selalu merindukan suamiku," jawab Venus mendaratkan sebuah ciuman di pipi suaminya.


__ADS_2