Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
66


__ADS_3

Pada keesokan harinya, Venus yang terbangun dari tidurnya sangat terkejut saat ia mendapati suaminya sudah tidak ada di atas ranjang.


Padahal, saat ia melihat jam yang diletakkan di atas meja, hari masih berada pada pukul 06.00.


"Sayang," kata venus memanggil suaminya sambil turun dari tempat tidur.


"Aku di sini," jawab seorang pria dari ruang ganti langsung membuat Venus berjalan ke arah ruang ganti dan membuka pintu.


Venus terkejut ketika ia melihat suaminya sedang menata beberapa pakaian ke dalam lemari yang semuanya merupakan pakaian perempuan.


"Apa yang kau lakukan?" Tanya Venus.

__ADS_1


"Ah, kemarin waktu kau bilang mau pergi ke luar negeri untuk pemotretanmu dengan LSM, aku memesan pakaian untukmu supaya bisa kau gunakan disana, dan pagi ini mereka baru datang Jadi aku sedang mengaturnya," kata Danang yang sedang mengatur satu persatu pakaian ke dalam lemari dengan gerakan pria itu sangat hati-hati karena takut merusak pakaian yang ada di sana.


Sementara Venus yang mendengarkan ucapan suaminya, ia tercengang melihat pakaian yang dikatakan oleh suaminya hanya beberapa, jelas-jelas itu ada sekitar 30 pakaian yang membuatnya tak mampu menjangkau pikiran suaminya.


"Ini,,, tidak mungkin aku membawa semua ini ke luar negeri, kau membeli terlalu banyak!" Ucap Venus.


Danang menatap istrinya dengan bingung, "benarkah? Tapi aku membaca di internet kalau seorang perempuan bepergian ke mana-mana dalam waktu yang singkat saja mereka membawa banyak sekali pakaian, dan kau mungkin akan cukup lama di sana, Jadi kau tidak akan membawa semua pakaian ini?" Tanya Danang dengan bingung.


"Ah, ya, Tentu saja aku harus mencari tahu, sekarang aku punya perempuan yang harus dijaga, tapi internet itu sudah membohongiku, kalau begitu, berapa banyak pakaian yang akan kau pakai ke luar negeri?" Tanya Danang kini menghentikan gerakan tangannya yang sedang menggantung baju lalu memilih fokus pada istrinya.


"Hm,, Kau tidak perlu repot-repot, nanti di sana ada banyak baju yang bisa dibeli, tapi Aku malah sedih karena harus berpisah dengan suamiku untuk waktu yang cukup lama!" Ucap heriani sambil mengulurkan tangannya lalu dia memeluk pinggang pria itu dengan erat.

__ADS_1


Belum pergi saja sudah merasa sedih dan tidak tega untuk berpisah dengan suaminya, apalagi nanti kalau dia sudah pergi ke rumah entah bagaimana dia akan melalui waktu tersebut.


"Jangan khawatir, nanti aku akan ke sana sering-sering, lagi pulu, di sana juga ada perusahaan, nanti aku akan mengatur supaya bekerja di perusahaan yang ada di sana." Ucap Danang langsung membuat Venus menatap suaminya dengan begitu bersemangat.


"Benarkah?!" Tanya Venus.


"Tentu!" Jawab Danang sambil menundukkan kepalanya untuk mendapatkan ciuman di bibir istrinya ketika Venus dengan cepat mengulurkan tangannya menghalangi bibir mereka bertemu.


"Aku baru bangun, belum sikat gigi," kata venus sambil menggunakan tangannya yang lain mendorong suaminya agar dia bisa pergi ke kamar mandi, tetapi perempuan itu tak mampu berkata apa-apa ketika Danang malah menahannya dan tangan pria itu di memegang tangannya hingga membuatnya tak bisa lagi menghindari ciuman dari Danang.


Cup!

__ADS_1


"Aku sudah menciummu tadi pagi saat kau masih tertidur, Jadi kenapa sekarang tidak bisa?" Ucap Danang kembali lagi mendaratkan ciuman di bibir istrinya, dan ciuman ini bukan hanya ciuman singkat saja tetapi ciuman yang dalam yang membuat Venus akhirnya menyerah dan tidak lagi menghalangi pria itu untuk menyentuh bibirnya.


__ADS_2