Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
45


__ADS_3

Setelah memastikan bahwa sudah tidak ada lagi barang-barang yang tidak seharusnya dibawa oleh ketiga orang yang diusir dari rumah, maka Venus membiarkan Ketiga orang itu pergi hingga rumah tersebut terasa lebih bersih karena tiga tikus yang pergi.


Venus pun tersenyum menatap kepergian 3 orang itu sebelum dia menoleh ke arah para pelayan yang saat itu sudah berkumpul semua di hadapannya.


"Kalian juga, silakan bereskan barang-barang kalian dan pergi dari sini!!" Ucap Venus pada semua pekerja di rumah tersebut hingga membuat semua orang terkejut.


Tidak ada yang menyangka bahwa mereka semua juga akan dipecat, sehingga salah seorang perempuan yang sudah diangkat menjadi kepala pelayan kini menatap Venus.


"Maaf Nona, tapi kalau kami semua pergi dari sini, lalu siapa yang akan menjaga rumah ini? Rumah ini harus dibersihkan setiap hari, jadi kalau tidak ada pelayan, maka rumah ini tidak akan terlihat bagus dan bersih," ucap kepala pelayan yang jelas tahu bahwa venus adalah seorang perempuan yang mencintai kebersihan.


Saat itu juga, sebuah taksi di depan rumah lalu pintu penumpang pada taksi tersebut terbuka dan seorang perempuan yang merupakan pelayan yang pergi bersama Venus ketika diusir dari rumah kini telah turun dari mobil.

__ADS_1


Semua pekerja di rumah itu menatap kedatangan perempuan tersebut dan mereka tak mampu lagi berkata-kata ketika Venus sudah menatap mereka dengan tajam.


"Aku tidak butuh seorang pengkhianat di rumah ini, jadi cepat pergi bereskan barang-barang kalian sebelum para polisi ini yang membantu kalian!" Perintah Venus langsung membuat semua pelayan akhirnya mundur dari hadapan Venus dan mereka pergi membereskan barang-barang mereka masing-masing.


Sebelum semua pelayan itu pergi, para polisi masih memeriksa barang bawaan mereka untuk memastikan bahwa orang-orang tersebut tidak mencuri dari rumah itu.


Setelah dipastikan tidak ada barang yang dibawa oleh para pelayan itu, maka para pelayan tersebut kemudian diusir keluar dari rumah itu sehingga hanya tinggal 6 orang di rumah tersebut.


Bibi Lasmi pun menatap Venus sambil berkata, "Nona tunggu di sini sebentar, saya akan membuatkan minuman."


Maka, Venus langsung meninggalkan kediaman tersebut dan dia pun bersama-sama sopirnya segera kembali ke kediaman yang merupakan rumah Venus bersama-sama dengan Danang.

__ADS_1


Begitu tiba di rumah, ia langsung disambut seorang pria di depan pintu utama hingga membuat Venus merasa senang dan dengan cepat berlari diperlukan pria itu.


"Aku merindukanmu," ucap Venus memeluk erat Danang dengan mata yang terasa begitu panas karena ia merasa begitu terharu.


Berkat Danang, segala sesuatunya berjalan dengan lancar dan dukungan dari pria itu membuatnya menjadi lebih kuat lagi.


"Aku juga merindukanmu, Apa kau sudah makan malam?" Tanya Danang langsung membuat Venus mengangkat wajahnya menatap suaminya dan perempuan itu pun menggelengkan kepalanya dengan pelan.


"Belum," ucap Venus langsung membuat Danang menganggukkan kepalanya sambil mengulurkan tangannya mengusap rambut Venus dengan lembut.


"Kalau begitu, Ayo kita makan," ucap Danang merangkul istrinya memasuki rumah.

__ADS_1


Venus yang dirangkul pun menatap suaminya, "Apakah kau belum makan malam?" Tanya Venus yang mendengar kata 'kita' yang diucapkan oleh suaminya.


"Bagaimana bisa aku makan malam jika istriku belum? Ayo makan bersama-sama, para pelayan sudah menyiapkan makanan enak dan semuanya adalah makanan kesukaanmu," ucap Danang langsung membuat Venus menganggukkan kepalanya dan dia benar-benar terharu atas perhatian yang diberikan oleh suaminya.


__ADS_2