
Sreett....
Kancing gaun Venus ditarik hati-hati oleh seorang perempuan yang membantu Venus memakai gaunnya.
"Apakah Nyonya muda sudah merasa nyaman?" Tanya sang perempuan yang mana dia tahu identitas Venus sehingga dia harus memperlakukan perempuan itu dengan sangat baik dan terlebih harus mengutamakan kenyamanan perempuan itu.
Apalagi, pestanya akan berlangsung selama beberapa jam ke depan, Jadi pakaian yang dikenakan Venus harus benar-benar nyaman agar tidak menyiksanya untuk waktu yang cukup lama tersebut.
"Iya, semuanya sudah nyaman," kata venus yang merasa sudah sangat nyaman dengan gaun yang dikenakan padanya.
Maka, perempuan lain yang bersama-sama dengan Venus langsung membantu Venus mengenakan perhiasan yang telah disiapkan oleh Danang untuk Venus.
Selain itu, mereka juga membantu Venus memakai sepatunya sebelum Venus berdiri di depan cermin dan melihat pantulan dirinya dari cermin tersebut.
Venus sangat puas dengan penampilannya, namun saat ini perempuan itu menoleh ke arah pintu karena dia berharap suaminya akan datang menghampirinya supaya mereka bisa pergi ke tempat acara bersama-sama.
__ADS_1
Namun Venus hanya terdiam ketika melihat bahwa di jam segitu suaminya belum datang menghampirinya sehingga Venus kembali lagi berbalik dan berusaha menenangkan dirinya.
Tok tok tok...
Tiba-tiba saja pintu ruangan diketuk hingga Venus dengan semangat berbalik karena dia berharap itu adalah suaminya yang datang.
"Masuk!" Kata venus pada orang di seberang pintu.
Tetapi, ketika pintunya terbuka, Venus menelan kekecewaannya saat melihat bahwa ternyata indrilah yang datang, bukan suaminya!!
Namun saat Venus melihat penampilan indrikoma dia tersenyum karena merasa bahwa gaun yang dikenakan oleh Indri sangat cocok dengan perempuan itu.
"Terima kasih pujiannya, kau juga cantik, Aku yakin Tuan muda pasti sangat terpesona melihatmu," kata Indri memuji perempuan di depannya.
"Terima kasih, tapi Aku tidak tahu di mana Danang, dia belum menghubungiku, Aku hanya sedikit cemas terjadi sesuatu padanya Sebab kemarin Dia meninggalkan hotel secara terburu-buru," kata venus yang tidak merasa tenang karena satupun pesan tidak dikirim suaminya padanya.
__ADS_1
Indri mempererat genggaman tangannya pada tangan Venus, "Jangan khawatir, aku yakin dia hanya sedang sibuk melakukan sesuatu, nanti di acara pesta dia pasti akan datang mencarimu," ucap Indri memberi semangat pada Venus
Terima kasih, kalau begitu kita bisa pergi sekarang," kata venus dijawab anggukan Indri hingga kedua perempuan itu pun segera keluar dari ruangan dan memasuki lift yang tersedia di bangunan tersebut.
Acara ulang tahunnya untuk hari pertama dilaksanakan di taman yang terletak di samping istana keluarga delcomas Jadi mereka pun turun ke lantai bawah lalu pergi menuju taman di mana orang-orang sudah banyak berkumpul.
"Aku benar-benar bersemangat, tapi sayangnya para tamu sama sekali tidak diizinkan mengupload momen-momen ini ke internet," ucap Indri yang merasa sangat sayang dengan hal itu, padahal dia ingin memamerkan hal itu di media sosialnya.
"Keluarga Del adalah keluarga yang tertutup, meski mereka sangat kaya namun tidak banyak mengumbar kehidupan pribadi mereka, jadi aku rasa itu menjadi alasan mereka tidak memperbolehkan orang-orang untuk menyebarkan segala sesuatu yang terjadi di acara hari ini." Ucap Venus.
"Kau benar," kata Indri sambil terus melangkahkan kaki bersama Venus hingga mereka akhirnya tiba di taman samping rumah dan bergabung dengan banyaknya orang yang sudah berkumpul di sana untuk acara ulang tahun itu.
Keduanya tidak mengenal siapapun di tempat itu, Jadi mereka berdua merasa canggung sehingga memilih untuk duduk di sebuah meja kosong.
Mereka berbincang-bincang di sana sambil memperhatikan orang-orang di tempat itu, semuanya adalah orang-orang terkenal!
__ADS_1
Tetapi perbincangan mereka menjadi tidak menyenangkan ketika tiba-tiba saja seorang perempuan datang menghampiri mereka sambil duduk di samping Venus memainkan gelas berisi anggur.
"Wah,, ternyata model kesayangan kita ada di sini juga rupanya," ucap Amanda dengan kilatan mata permusuhan.