Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
163


__ADS_3

Bab 163. Istri hot tuan Danang


Tepat ketika Venus dan Indri selesai makan siang, kedua perempuan itu akhirnya dihampiri oleh perempuan yang kemudian berkata, "selamat siang, perkenalkan nama saya Gisel, saya yang ditugaskan oleh tuan muda untuk mengantar kalian ke acara ulang tahun adik dari tuan muda. Kita akan berangkat menuju pulau dalam satu setengah jam lagi, Jadi silakan persiapkan diri, saya akan menjemput kalian ke kamar masing-masing dalam satu jam lagi."


"Baik!" Kata Indri dengan penuh semangat, karena ia tidak sabar untuk melihat di mana pulau keluarga suami Venus.


Maka kedua orang itu pun kembali ke kamar mereka masing-masing lalu mempersiapkan segala sesuatu yang hendak mereka bawa untuk pergi menghadiri acara ulang tahun adik Danang.


Setelah 1 jam berada dalam kamar, kedua perempuan itu pun dihampiri oleh masing-masing petugas hingga mereka berdua turun ke lobi hotel dan menaiki sebuah mobil yang akan membawa mereka ke sebuah bandara.


Begitu tiba di bandara, Venus yang sedang naik eskalator bersama-sama dengan Indri, ia kini melihat seorang perempuan yang juga saat itu sedang bersama-sama dengan manajernya kini memasuki bandara.


Indri juga melihat Amanda, sehingga dia mengerutkan keningnya sambil berkata, "Kenapa perempuan itu ada di sini?"

__ADS_1


"Entahlah, mungkin dia ada urusan," ucap Venus dengan nada suara acuh tak acuh.


"Ah,,, semoga saja dia tidak diundang ke acara ulang tahun itu supaya dia tidak merusak suasana, sangat menyebalkan untuk bertemu perempuan itu di acara yang hendak dinikmati," gerutu Indri sambil membuang muka dan tidak ingin lagi menatap polusi pemandangan.


Venus tersenyum mendengarkan ucapan Indri, dan dia tidak mengatakan apapun pada perempuan itu termasuk fakta bahwa dia sudah mengetahui kalau Amanda akan ikut juga dalam ulang tahun adik Danang.


Tetapi saat ini, Venus malah menebak-nebak Siapa kira-kira adik Danang yang akan berulang tahun, karena setiap kali dia berbicara dengan suaminya dan hendak menanyakan hal itu, suaminya seringkali tampak mengalihkan pembicaraan mereka.


"Woh,, kita naik pesawat jet lagi," ucap Indri yang merasa dirinya sangat beruntung, sebab orang-orang yang bisa naik pesawat jet hanyalah orang-orang dengan kekayaan berada di atas rata-rata.


Apalagi naik pesawat jet di luar negeri, itu sangat mahal dan khusus untuk orang-orang bisa menyewa pesawat jet.


Maka, Indri menikmati perjalanan mereka sampai ketika mereka hendak tiba di bandara sebuah pulau tempat acara akan berlangsung.

__ADS_1


Indri melototkan matanya menatap pulau yang ada di bawahnya, ia bisa melihat sebuah tulisan besar di pinggir pulau tersebut *Pulau Keluarga Dell*.


Itu adalah pulau yang sangat besar dan terlihat pulau tersebut ditata Dengan sangat indah hingga membuat Indri tidak bisa berkata-kata karena dia sekarang mengetahui fakta bahwa ternyata suami Venus berasal dari keluarga Dell.


Sementara Venus yang duduk di di depan Indri, dia bisa melihat ekspresi Indri yang melihat keluar jendela sehingga dia hanya tersenyum sambil mengulurkan tangannya mengambil air putih yang terletak di atas meja lalu meneguknya dengan elegan.


Bahkan ketika venus sudah meletakkan kembali gelasnya, ia melihat Indri juga belum sadar, dan masih terbengong menatap keluar jendela sampai pesawat Mereka kemudian mulai melakukan pendaratan.


Saat itu, barulah Indri mengalihkan perhatiannya dari luar jendela dan berbalik menatap Venus, "kau,, Jadi kau menikah dengan pria yang berasal dari keluarga Dell?" Tanya Indri.


Venus tersenyum sambil menganggukkan kepalanya, "ya," jawab Venus dengan singkat semakin membuat Indri tercengang mendengarkan ucapan Venus.


Pantas saja Dia merasa bahwa suami Venus bukanlah orang yang bisa ia bayangkan kekuasaannya, Dan juga bagaimana pria itu berbicara dengan John ketika terjadi masalah di tempat pemotretan, Dia benar-benar merasa bahwa pria itu bukanlah pria yang mudah untuk disinggung, dan ternyata Danang memang berasal dari keluarga yang sangat luar biasa.

__ADS_1


__ADS_2