
Ding dong Ding dong...!
Saat ini Venus sudah berada di depan sebuah rumah yang merupakan rumah milik Nayla.
"Siapa?!" Terdengar Suara seorang gadis kecil dari sebuah speaker yang diletakkan di depan pagar rumah tempat Venus berdiri menekan bel rumah.
"Ini Kakak Venus," ucap Venus pada gadis yang masih berada dalam rumah.
"Kaka Venus!!" Seru gadis kecil di dalam rumah beriringan dengan pagar yang terbuka secara otomatis sehingga Venus pun memasuki rumah tersebut sambil membawa beberapa paper bag di tangannya yang merupakan hadiah untuk sepupunya yang masih berumur 5 tahun.
Begitu masuk, seorang gadis kecil langsung berlari ke arahnya.
"Kakak Venus!!" Seru gadis kecil bernama Kiara.
"Halo sayang!" Kata venus menyambut gadis kecil itu ke dalam pelukannya hingga mereka berdua saling memeluk.
"Aku sangat merindukan Kakak Venus! Baru saja aku melihat Kakak Venus di TV, dan sekarang kakak Venus benar-benar muncul di hadapanku!!" Seru Kiara yang merasa begitu senang setelah sekian lama ia tidak bertemu dengan Venus dan sekarang mereka kembali bertemu.
__ADS_1
"Kakak juga sangat senang bisa bertemu dengan mu. Oh ya, Kakak membawa oleh-oleh untukmu," ucap Venus menyerahkan 4 paper bag yang ada di tangannya pada Kiara hingga membuat Kiara menjadi semakin senang.
Sementara seorang perawat yang ditugaskan tinggal di rumah menjaga Kiara, perempuan itu langsung mengirim pesan pada Nayla setelah ia melihat kedatangan Venus, sebab Nayla memang berpesan agar tidak membukakan pintu jika Venus datang ke rumah.
Karena tadi Ia ada di belakang, maka dia tidak bisa mencegah Kiara membukakan pintu untuk Venus.
Tetapi setelah Venus dan Kiara menghampirinya, maka perempuan itu dengan cepat menyimpan ponselnya lalu mempersilahkan dua orang itu memasuki rumah.
"Suster tolong buatkan minuman untuk kakakku!" Ucap Kiara pada sang perawat langsung diangguki oleh perawat yang ada di sana, lalu dia pun pergi ke belakang meninggalkan Kiara dan Venus.
"Tentu saja aku datang kemari menemuimu, Memangnya datang kemari mau menemui siapa lagi?" Ucap Venus sambil mengulurkan tangannya mencubit pipi tembem milik Kiara.
Kiara pun memperlihatkan wajah sedihnya sambil berkata, "soalnya setiap kali aku menanyakan Kakak Venus pada ibu, ibu selalu bilang kalau kakak Venus itu sudah tidak mau lagi datang kemari menemui ku, jadi aku pikir sekarang kakak Venus sudah tahun kemari untuk menemui orang lain."
Venus terkejut dengan ucapan Kiara, tetapi perempuan itu dengan cepat mengulurkan tangannya membawa Kiara kepelukannya, "kakak bukannya tidak ingin datang menemuimu, tetapi kakak sedang ada kesibukan pada beberapa waktu terakhir ini, tapi mulai sekarang tante akan sering-sering datang kemari menemuimu," ucap Venus menghibur gadis kecil yang bersama-sama dengannya.
"Hore!! Kakak Venus akan sering-sering datang kemari!!" Seru Kiara merasa sangat senang.
__ADS_1
Venus pun merasa senang melihat gadis kecil itu sangat senang, sehingga mereka kemudian berbincang-bincang bahkan bermain game bersama menunggu Nayla pulang dari kantor.
Sampai beberapa jam menemani Kiara, akhirnya pintu rumah pun terbuka hingga membuat Kiara dan Venus menoleh ke arah pintu dan saat itu Nayla lah yang memasuki rumah.
Venus langsung melihat wajah Nayla yang tampak tidak senang tetapi perempuan itu tetap tersenyum pada Nayla sambil berdiri.
Sementara Tiara, dia berlari menghampiri ibunya, "ibu!! Kakak Venus datang kemari, dia membawakanku oleh-oleh!" Kata Kiara.
Nayla pun segera membawa Kiara kegendongannya sambil berkata, "Kau pergilah bersama denganmu suster untuk bermain, Ibu mau bicara penting dengan kakakmu."
Tiara yang mendengarkan ucapan ibunya langsung menoleh ke arah Venus, dan dia enggan untuk meninggalkan Venus.
Namun ketika dia melihat Venus menganggukkan kepala nya, maka Kiara pun dengan patuh menganggukkan kepalanya hingga dia hanya bisa pergi bermain bersama dengan suster meninggalkan ibunya bersama dengan kakaknya.
Setelah mengantar Kiara pergi bersama suster ke lantai 2, maka Nayla pun kembali menghampiri Venus yang duduk di ruang tamu.
Nayla duduk di depan Venus sambil berkata, "Apa yang kau inginkan hingga datang kemari?!"
__ADS_1