
Dummb dumbb dumb!!
"I wanna make up right now na na"
"I wanna make up right now na na"
"Wish we never broke up right now na na"
"We need to link up right now na na"
Sumber: LyricFind
Dummb dumbb dumb!!
Dummb dumbb dumb!!
Iringan musik DJ yang begitu bersemangat menggelegar di taman tempat acara pesta ulang tahun Amora berlangsung.
Meski sudah tengah malam, tetapi semua orang di sana masih begitu bersemangat dengan melompat dan menari bersama secara bebas.
Venus berhadapan dengan April saling menari bersama.
Tak lama kemudian seorang pria datang mendekati mereka sambil berkata, "bolehkah aku bergabung dengan kalian?"
April melihat Pria tersebut, dan dia jelas tahu maksud pria itu bahwa dia ingin mendekati Venus setelah mengetahui bahwa venus adalah menantu keluarga Dell.
__ADS_1
"Maaf, kami sedang reunian sama jadi ingin menikmati waktu berdua saja," kata April sambil melemparkan senyumnya pada pria itu sehingga sang pria hanya bisa pergi meninggalkan 2 perempuan yang sedang melompat-lompat.
"Apakah tidak apa-apa mengusir dia seperti itu?!" Tanya Venus dengan suara yang keras karena suara musik di sana sangat meredam suara mereka.
"Biarkan saja!! Nikmati saja musiknya!!" Tegas April yang tidak terlalu peduli dengan pria yang baru saja datang menghampiri mereka.
Sementara itu, Amora yang menjadi tuan pesta, Ia juga dikelilingi banyak orang Sebab mereka semua ingin lebih dekat Dengan Amora sebagai salah satu putri dari keluarga Dell.
"Minumlah ini!" Ucap salah seorang pria memberikan minuman pada Amora sehingga Amora mengambilnya tanpa ada rasa curiga sedikitpun karena semua orang yang masuk ke tempat itu dijauhkan dari obat-obatan terlarang.
Bahkan kau masih seluruh obat yang dibawa oleh para pendatang digantikan dengan obat yang disiapkan oleh keluarga Del untuk mencegah beberapa orang melakukan penyelundupan obat-obat tidak baik ke dalam kediaman keluarga Dell.
Dummb dumbb dumb!!
Dummb dumbb dumb!!
Tak jauh dari sana, Amanda yang juga menari bersama manajernya kini memperhatikan hal tersebut.
"Aku punya ide bagus, Bagaimana kalau kita menuduh Venus berselingkuh?! Kita suruh saja salah seorang pria di sini untuk mendekatinya, dengan begitu nanti Venus akan diceraikan oleh Danang karena ketahuan bermain api," ucap Amanda yang tidak bisa menggunakan obat untuk Venus, maka dia pikir dia bisa menggunakan seorang pria.
"Kau gila?! Semua yang datang di sini adalah orang-orang penting, tidak ada satupun diantara mereka yang akan mau kita bayar untuk dijadikan kambing hitam. Bahkan para pelayan yang ada di sini, mereka tidak akan berani melakukan sesuatu yang bertentangan dengan pekerjaan mereka." Ucap Rio Yang masih merasa kesal pada Amanda karena perempuan itu masih bersikeras untuk membuat keributan dengan Venus.
"Kalau begitu, Kenapa bukan kau saja yang melakukannya?" Ucap Amanda sangat mengejutkan Rio.
"Kau gila?!! Kau ingin membuatku dibunuh oleh keluarga Del karena sudah berani merayu menantu keluarga mereka?!" Gerutu Rio sambil berbalik meninggalkan Amanda dengan perasaan kesalnya.
__ADS_1
Amanda yang melihat itu, ia merasa sangat kesal, Tetapi dia tetap mengejar Rio sambil berkata, "kalau begitu, apa kau ada ide lain untuk membuat perempuan itu mendapatkan ganjaran karena sudah mencari masalah denganku?!" Tanya Amanda pada Rio bersamaan dengan salah seorang pelayan yang saat itu datang menghampiri mereka dan memberikan minuman.
Meski Amanda merasa kesal, Tetapi dia tetap mengambil salah satu minuman yang ada di sana.
"Kadar alkohol minuman itu sangat tinggi, saya takut Nona tidak akan bisa menahannya, Bagaimana kalau memilih yang sebelahnya?" Tanya sang pelayan langsung membuat Amanda mengerutkan keningnya melihat dua minuman yang ada di baki pelayan tersebut.
Keduanya memiliki warna yang sama dan gelas yang sama tetapi kadar alkoholnya berbeda.
"Apakah rasa kedua minuman ini juga sama?" Tanya Amanda.
"Ya, meskipun kadar alkoholnya berbeda, tetapi rasanya tetap sama ini adalah minuman yang diproduksi secara khusus di salah satu pabrik milik keluarga Del. Kau tidak akan tahu membedakan mana yang kadar alkoholnya tinggi dan mana yang kadar alkoholnya rendah hanya dengan merasakannya, kau harus menggunakan alat khusus untuk mengetesnya!" kata Sang pelayan membuat Amanda menyebutkan matanya menatap dua gelas alkohol itu, dan sekarang dia memiliki sebuah ide cemerlang dalam pikirannya.
"Kalau begitu, tolong bawakan kedua minuman ini pada 2 perempuan yang ada di sana," Amanda menunjuk ke arah April dan Venus, "tadi Venus meminta alkohol dalam kadar yang tinggi, dia bilang dia sudah terbiasa meminumnya dan merasa bosan dengan alkohol yang kadarnya rendah," kata Amanda berbohong hingga membuat sang pelayan menatap ke arah dua perempuan itu.
"Ah,, dia Nyonya muda pertama, kalau begitu saya akan ke sana untuk memberikannya," kata Sang pelayan kemudian membuat Amanda mengembalikan gelas di tangannya ke atas baki pelayan.
Maka sang pelayan pun pergi menghampiri Venus dan April dengan Amanda yang memperhatikannya sambil tersenyum kecut.
'Venus, sampai mati pun aku tidak akan pernah melepaskanmu jika aku belum puas membalaskan dendamku padamu. Kau harus lebih menderita dan lebih malu dari apa yang kualami karena ulahmu!' ucap Amanda dalam hati dengan tangan terkekal kuat menatap marah ke arah Venus.
Sementara Rio yang tadi berdiri di sisi lain memperhatikan Amanda, dia menggelengkan kepalanya melihat kelakuan perempuan itu dan dia tidak mau terlibat dengan masalah tersebut sehingga dia memilih untuk pergi semakin menjauh dari tempat itu.
'Sebaiknya aku kembali saja ke kamar, lagi pula nanti kalau dia mau kembali juga dia bisa kembali sendiri atau menelponku untuk menjemputnya lagi,' ucap Rio dalam hati yang merasa cemas dia akan terseret masalah Amanda Jika dia masih terus berada di sana.
@# periksa YouTube untuk melihat bocoran bab berikutnya. klik #Noveltoraja ya...
__ADS_1