
Venus yang meninggalkan ruangan Bimo kini duduk di dalam ruangan Indri sambil menunggu Indri kembali menghampirinya.
Perempuan itu tersenyum sambil berpikir dalam hati, 'dasar Bima bodoh, bisa-bisanya Dia berkata bahwa apa yang ku pikirkan itu sudah dipikirkan olehnya? Cobalah unggah video itu, aku akan lihat Bagaimana kau akan semakin kewalahan menghadapi para penggemarku! Tapi kalau kau benar-benar memiliki otak, sebaiknya kau tidak akan melakukan itu karena aku masih memiliki belasan jam untuk memikirkan semuanya!' ucap Venus dalam hati yang sebenarnya mengatakan hal tersebut untuk menjebak Bimo, Tetapi dia tidak menyangka bahwa bukan hanya Bimo menerima masukkan nya, pria itu bahkan dengan percaya dirinya mengakui bahwa hal itu telah dipikirkannya sejak awal.
Hal itu membuat Venus tidak sabar untuk menunggu hari esok untuk melihat bagaimana Bima akan mengambil keputusan.
Venus terus berada dalam suasana hati yang baik sampai akhirnya pintu ruangan Indri dibuka oleh seseorang memperlihatkan Indri yang masuk ke dalam ruangan.
Venus yang melihat wajah perempuan itu tampak tidak baik-baik saja, ia mengerutkan keningnya, "apakah ada masalah?" tanya Venus yang kini merasa cemas bahwa ketika ia meninggalkan Bimo dengan Indri, mungkin saja terjadi perdebatan yang membuat Indri di pojokkan oleh Bimo.
__ADS_1
"Hah,,," Indri menghela nafas dengan panjang sembari berjalan ke arah sofa lalu dia melemparkan tasnya dan duduk di sofa tersebut dengan mata yang tidak bersemangat menatap ke arah Venus, "Bima memutuskan bahwa dia akan memberikan pekerjaan LSM untuk Haruka. Hah,, aku benar-benar malu padamu, aku memang tidak becus untuk menjadi manajer dari artis terbaik sepertimu," ucap Indri yang tak henti-hentinya menghela nafas dengan berat sebagai pertanda bahwa perempuan itu merasa tidak percaya diri dan merasa tidak tenang.
Namun Venus yang mendengarkan ucapan Indri, dia tampak tenang sambil berkata, "Jadi Haruka ingin mengambil alih? Hm,,, kalau begitu biarkan dia melakukan semuanya. Lagi pula, LSM bukanlah pihak yang mudah untuk diatur-atur, jadi aku rasa mereka juga akan kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan itu bagi Haruka."
Melihat Venus yang tampak sangat senang, hal itu membuat Indri kini mengerikan keningnya, "kau,, kau sama sekali tidak khawatir haruka akan mengambil pekerjaan itu? Itu adalah pekerjaan yang sangat diinginkan oleh semua orang, menjadi bagian dari LSM meski hanya ada dua lempar pada majalah mereka!" Tegas Indri.
"Jangan khawatir, pada akhirnya akulah yang akan mendapatkan pekerjaan itu, hanya saja kita biarkan mereka bermain sebentar," kata venus sambil melemparkan senyumnya pada Indri hingga membuat Indri semakin bingung.
"Jangan khawatir, pokoknya siapkan saja segala keperluan untuk pergi ke luar negeri, Karena 3 hari lagi kita akan pergi ke sana!" Ucap Venus dengan penuh percaya diri membuat Indri semakin bingung saja dengan jalan pikiran Venus.
__ADS_1
"Itu,, Bagaimana kau begitu yakin kita akan pergi?" Tanya Indri.
Venus tersenyum, "lihat saja nanti, kita akan pergi! Sekarang Aku harus pergi menemui seseorang, jadi aku harus pergi sekarang. Ah,, tidak perlu memikirkan soal pekerjaan untuk 3 hari kedepan, karena kita harus mempersiapkan diri untuk pergi ke luar negeri, kecuali kalau ada pekerjaan di luar negeri, akan bagus kalau kita pergi ke sana lebih awal dengan alasan pekerjaan itu," kata venus langsung membuat Indri berdiri lalu perempuan itu dengan cepat pergi memeriksa naskah yang terletak di sudut ruangannya.
Setelah beberapa saat, Indri pun membawa sebuah naskah lalu memperlihatkannya pada Venus.
"Ini adalah tawaran untuk luar negeri, tempat pemotretannya satu kota dengan LSM. CEO juga sudah mengatakan padaku bahwa dia akan menyetujui segala pekerjaan yang lainnya asalkan tidak menyangkut tentang ambassador dan juga pemotretan bersama LSM," ucap Indri langsung membuat Venus menganggukkan kepalanya.
"Kalau begitu kita akan mendapatkan pekerjaan ini, siapkan semuanya dan kita akan berangkat dua hari lagi," ucap Venus langsung membuat Indri menganggukkan kepalanya hingga Indri pun pergi ke meja kerjanya lalu dia melakukan pekerjaannya.
__ADS_1
Venus juga langsung berdiri, dia berpamit pada Indri karena hendak pergi menemui tantenya yang bernama Nayla.