
Bip bip bip...
Saat ini, setelah Haruka kembali dari acara pemotretannya, ia pergi ke apartemen milik suaminya lalu memasuki apartemen tersebut.
Lampu di sana tidak menyala sehingga Haruka menyalakannya secara manual lalu dia pun menatap sekeliling, namun ia tidak mendapati suaminya. .
Hal itu membuat Haruka menjadi sangat kesal sembari berjalan ke arah kamar lalu membuka pintu.
Barulah saat itu ia melihat suaminya sedang duduk di salah satu sofa dalam kamar tersebut dengan di atas meja dipenuhi oleh botol-botol alkohol.
Maka, Haruka melemparkan tasnya ke ranjang lalu berjalan menghampiri suaminya sambil membuka bagian atas kemejanya dan menarik roknya sampai ke bagian atas pahanya.
Dia pun duduk di depan suaminya sambil memperlihatkan lekuk Indah tubuhnya, "Apa kau baik-baik saja?" Tanya Haruka.
Bimo yang sedang menenguk alkohol langsung menghentikan tegukannya pada alkohol tersebut lalu dia memperhatikan perempuan di depannya.
Perempuan yang sangat seksi dan menggoda, dan terlebih, ketika ia melihat wajah perempuan itu, dia langsung melihat wajah Venus sehingga Bimo dengan cepat meletakkan sloki miliknya lalu berjalan mendekatinya Haruka.
Melihat suaminya yang mendekat ke arahnya, maka Haruka pun tersenyum senang, 'aku tahu, suamiku tak pernah bisa menahan diri saat melihat tubuhku. Apalagi kalau ia sedang berada dalam pengaruh alkohol,' kata Haruka dalam hati dengan penuh rasa percaya diri menyambut Bimo yang mendekat ke arahnya.
__ADS_1
Kedua orang itu pun langsung berciuman dengan Haruka yang dipindahkan ke pangkuan Bimo.
Cup cup cup..
Haruka menikmati ciuman mereka dan menikmati juga sisa-sisa alkohol yang masih terasa ketika berciuman dengan suaminya.
Perempuan itu pun semakin membuka pakaiannya dan menempelkan tubuhnya pada Bimo agar pria itu bisa merasakan tubuhnya.
Cup!
"Venus!!" Ucap Bimo sembari menurunkan ciumnya ke bagian leher Haruka hingga membuat Haruka terdiam di tempatnya.
Baru saja pria itu menyebut nama perempuan lain saat mereka sedang bersama-sama??
Haruka merasa sangat kesal hingga perempuan itu mengepal kuat tangannya, Tetapi dia juga tidak mengatakan apapun dan tidak menghentikan gerakan Bimo yang sedang menyentuh tubuhnya.
"Ya,," ucap Haruka sambil menggertakan giginya.
"Apa kau masih mencintaiku?" Tanya Bimo dengan pria itu masih terus menciumi leher Haruka, tangan Bimo juga bermain di balik kemeja Haruka hingga membuat Haruka benar-benar kesal.
__ADS_1
Saat ini suaminya sedang menyentuhnya, tetapi suaminya sedang membayangkan dirinya sebagai orang lain.
Meski begitu, Haruka tidak mengatakan apapun dan perempuan itu hanya membiarkan Bimo menyentuhnya.
Setelah cukup lama duduk di sofa, akhirnya Bimo memindahkan Haruka ke tempat tidur dan pria itu pun melanjutkan percintaan mereka.
Haruka sengaja tidak mengingat kan pria itu untuk menggunakan pengaman sehingga sampai pertempuran mereka selesai, Haruka tersenyum di dalam pelukan Bimo.
'setelah ini aku akan hamil dan kau tidak akan bisa lari dariku!!' ucap Haruka dalam hati sembari memejamkan matanya dan memperbaiki selimut yang menutupi tubuh mereka berdua.
Saat ia hendak tidur, dia masih merasakan pria di belakangnya menciumnya tanpa henti sambil mengucapkan nama Venus.
Tetapi hal itu sudah tidak membuatnya merasa sakit hati, karena Sekarang dia sudah menang dan akan membuat Bimo sepenuhnya terus berada dalam genggaman tangannya.
Sampai pada keesokan paginya ketika dua orang itu terbangun, Bimo langsung menatap Haruka dengan tatapan tak sukanya namun Haruka hanya tersenyum menatapnya.
"Selamat pagi suami ku," ucap Haruka.
"Kau!! Kenapa kau bisa ada di sini?!" Bentak Bimo yang sangat terkejut melihat Haruka ada di apartemennya, Padahal kemarin dia ingat bahwa dia mengganti pin apartemennya.
__ADS_1
"Ah, kau tidak ingat? Kemarin malam kau sendiri yang membukakan pintu untukku. Kau bahkan langsung menyeretku ke tempat tidur," ucap Haruka sembari duduk di tempat tidur.
"Apa?!" Bimo sangat tidak percaya dengan ucapan perempuan itu, tetapi dia juga tidak terlalu peduli sehingga dia turun dari tempat tidur dan berjalan ke arah kamar mandi.