
Venus yang mendapatkan banyak koleksi dari brand w kini mencoba pakaian tersebut dan dia memilih salah satu pakaian tersebut untuk digunakan hari itu juga.
Dress berwarna putih yang terlihat sederhana namun elegan membuat Venus tampak semakin cantik.
"Saat pergi ke acara penandatanganan kontrak nanti, kita harus menyapa wartawan terlebih dahulu," ucap Venus memperlihatkan pakaian yang ia kenakan.
Indri menganggukkan kepalanya, "tentu saja," Indri memperhatikan pakaian yang dikenakan oleh Venus, "pakaian itu sangat cocok dengan mu, aku rasa minggu depan majalah w juga akan kerepotan karena pemesanan pakaian itu. Tapi, apa Kau hanya akan memakai satu pakaian saja?" Tanya Indri.
"Tidak, aku bisa memakai dua pakaian lagi, yang lainnya berikan pada model-model yang lain terutama pada Sarah, biarkan dia mendapatkan dua set pakaian." Ucap Venus yang ingin mendongkrak junior-juniornya juga agar bisa semakin populer.
"Baiklah, aku akan mendiskusikannya dulu dengan penanggung jawab majalah W," ucap Indri.
__ADS_1
Venus menganggukan kepalanya dengan puas lalu dia melihat jam tangannya bahwa saat ini konferensi pers akan segera berlangsung jadi dia segera pergi mendapatkan ponselnya untuk menonton acara konferensi pers yang diadakan untuk Haruka dan juga Bimo atas insiden yang terjadi di luar negeri.
Namun ketika dia mengambil ponselnya, saat itu Indri sudah datang membawa sebuah tablet lalu meletakkannya di hadapan Venus dengan perempuan itu duduk di samping Venus.
Maka Venus meletakkan kembali ponselnya dan dia fokus pada layar tablet yang ada di hadapan mereka.
"Aku penasaran apa yang akan mereka katakan dan bukti apa yang akan mereka perlihatkan," ucap Indri yang jelas tahu bahwa kedua orang itu tak pernah pergi ke rumah sakit sebab penyebab kedua orang itu sakit perut ialah dia yang mengerjai mereka.
"Tentu saja mereka akan membuat surat palsu dari dokter," ucap Venus yang sudah mengetahui semua yang telah dilakukan oleh Haruka dan Bimo sejak kembalinya mereka ke dalam negeri.
"Kita lihat saja nanti," kata venus yang tidak sabar untuk melihat dan mendengar apa yang akan dikatakan oleh Haruka dan suaminya.
__ADS_1
Indri tidak mengatakan apapun, Perempuan itu hanya fokus melihat ke arah layar tablet sampai akhirnya terlihat Haruka dan Bimo telah memasuki ruang konferensi pers dengan juru bicara yang ikut bersama-sama dengan mereka.
Pertama-tama, juru bicara mengatakan ucapan terima kasih pada para wartawan yang telah hadir di tempat itu, lalu kemudian tanpa basa-basi sang juru bicara langsung masuk pada inti pembicaraan.
"Saat ini kami berdiri di sini untuk mengklarifikasi beberapa berita buruk yang terjadi selama beberapa waktu terakhir ini. Secara pribadi saya merasa sedih dan menyayangkan atas sikap semua orang yang mengolok-olok model dari agensi kami." Ucap juru bicara sembari di layar besar di ruangan tersebut dipamerkan berbagai komentar-komentar jahat yang diberikan pada Bimo dan juga Haruka serta terhadap agensi.
Setelah itu, juru bicara lanjut berkata, "di sini Kami ingin memberitahukan Apa yang sebenarnya terjadi pada hari itu, ada sebuah insiden yang menimpa Haruka dan Bimo sehingga mengalami insiden tak menyenangkan tersebut. Pada hari itu Bimo dan Haruka tiba-tiba saja mengalami sakit perut parah jadi ketika videonya diambil saat itu keduanya baru kembali dari dokter dan mereka disuruh untuk beristirahat di hotel, tetapi tiba-tiba saja ada penyambutan dari pihak hotel. Demi menghormati pihak hotel, maka Haruka dan Bimo tetap tinggal untuk acara penyambutan itu meski saat itu mereka sedang menahan diri karena sedang sakit."
Setelah juru bicara selesai berbicara, maka sebuah hasil pemeriksaan terhadap Haruka dan Bimo diperlihatkan di layar besar. Selain itu, ada foto mereka juga yang sedang menemui dokter.
Maka orang-orang ramai-ramai menyorot hal tersebut dan Venus dengan cepat melihat komentar di bawah di mana ada banyak orang yang mulai berkomentar tentang kejadian tersebut.
__ADS_1
Meski ada ya banyak orang yang tidak mempercayai ucapan juru bicara, Tetapi ada juga yang mempercayainya dan merasa kasihan terhadap Haruka dan Bimo.
'kalian akan melihat buktinya nanti siang,' ucap Venus dalam hati sambil tersenyum menatap layar tablet.