
Setelah acara yang sangat memalukan bagi Haruka, maka dia mendapat hujatan dan tertawaan di internet, bahkan fansnya sendiri tidak mampu berkata-kata karena mereka dibungkam dengan video yang beredar di internet.
Hal itu membuat Haruka menjadi sangat malu, sampai-sampai dia merasa bahwa dia tidak punya muka untuk bertemu satu orang pun lagi setelah videonya yang viral itu menjadi bahan tertawaan semua orang.
Saat itu, Bimo yang ada di dalam kamar mendapatkan serentetan telepon dari acara-acara internasional maupun acara nasional.
Tetapi pria itu tidak pernah mengangkat panggilan teleponnya dan dia hanya mengabaikannya saja, karena dia tahu orang-orang itu menelpon untuk mengundang mereka ke acara mereka untuk dipermalukan di sana.
Haruka yang melihat ponsel suaminya terus berdering akhirnya menggertakkan giginya, "sudah hampir satu minggu ponselmu terus berdering dan berita itu semakin panas di internet mengolok-olok kita, tapi kau belum melakukan apapun?!! Setidaknya lakukan sesuatu, setidaknya selidiki Apa yang membuat kita berdua sakit perut!!" Tegas Haruka yang merasa kesal pada Bimo karena pria itu tidak mau mengurus masalah tersebut.
Tetapi bimo yang mendengarkan ucapan Haruka, dia menatap istrinya sambil berkata, "sudah berkali-kali kau berkata seperti itu, dan sudah berkali-kali juga aku bilang kalau kita melaporkan masalah ini ke pihak berwajib, maka kita akan terkurung di luar negeri selama beberapa waktu lamanya sementara pekerjaan di dalam negeri akan terbengkalai!!
__ADS_1
"Lagi pula, kita tidak tahu dari mana asal makanan yang membuat kita sakit perut seperti itu, karena kita makan di restoran ternama di kota ini. Kalau kita sampai menuntut mereka, Maka situasinya akan menjadi lebih rumit lagi karena saat itu ada banyak orang yang makan di sana tapi hanya kita berdua yang keracunan?!
"Mereka adalah restoran dengan nilai a, selalu dicek setiap bulan dan tidak pernah mengalami kejadian yang kita alami, jadi kalau kita menuntut mereka, orang-orang akan semakin berpikir bahwa saat ini kita hanya berusaha menyalahkan pihak lain untuk keadaan yang kita alami!!" Tegas Bimo.
"Apa?!! Lalu apa yang akan terjadi sekarang?! Banyak pihak yang menyalahkan kita atas apa yang terjadi, brand-brand yang ku bawakan jadi menuntut kita karena reputasi yang buruk! Siapa yang akan bertanggung jawab untuk semua itu?!" Gerutu Haruka yang mana ponselnya juga terus mendapatkan panggilan telepon, Tetapi dia mematikan ponselnya Karena tidak tahan setiap kali mengambil ponsel selalu ada banyak sekali panggilan tak terjawab.
"Entahlah!" Bimo memijat keningnya dan dia juga bingung harus melakukan apa karena dia tidak mendapat solusi untuk masalah mereka selama satu minggu terakhir.
Maka kedua orang itu hanya bisa berada dalam keadaan frustasi mereka terkurung di hotel xx.
"Hotel ini milik Venus, dia bisa membantu kita untuk keluar dari hotel ini menggunakan penyamaran!!! Lalu kita bisa segera kembali ke dalam negeri tanpa sepengetahuan orang lain!" Ucap Hana yang sedari tadi bersama dengan dua orang yang sedang bertengkar, Tetapi dia tidak berani mengatakan apapun karena dari tadi dia tidak memiliki ide.
__ADS_1
"Benar! Apa yang dikatakan Hana itu benar, venus adalah pemilik hotel ini, pasti ada cara untuk keluar dari hotel ini tanpa harus menemui para wartawan!!" Ucap Haruka kini merasa ada sedikit cahaya yang bisa membuat mereka keluar dari tempat itu.
Tetapi Bimo yang mendengarkannya, ia malah berkata, "Kau pikir Venus mau membantu kita?! Dia tidak akan pernah mau membantu kita, karena pemotretan untuk LSM akan dilaksanakan besok, dan dia jelas sudah menduga bahwa aku membawamu datang kemari untuk mengincar posisinya!!!" Yang tidak menyangka bahwa ternyata apa yang mereka rencanakan tidak berjalan dengan lancar.
Ucapan Bimo benar-benar membuat Haruka tak mampu berkata apa-apa lagi, perempuan itu duduk di sofa sambil memijat keningnya dan menggertakan giginya dengan frustasi.
Tetapi Hana, Dia berkata, "kalau begitu kenapa kita tidak melakukan sesuatu untuk Venus supaya dia tidak bisa menghadiri acara LSM dan memaksanya untuk membuat Haruka menggantikannya? Bukankah kemarin kita menyepakati kalau pemotretannya sampai gagal, maka agensi kita akan mendapat denda yang sangat besar dari LSM. Jadi Venus pasti akan mempertimbangkan masalah itu supaya pemotretannya tidak gagal meski dia harus digantikan oleh Haruka!!"
Ucapan Hana kembali membuat mata Haruka berbinar, ia penuh semangat menatap suaminya, "benar sekali, lalu Mengapa kita tidak membuatnya merasakan apa yang kita rasakan satu minggu yang lalu? Diam-diam kita berikan racun di makanannya hingga membuatnya sakit perut!!" Tegas Haruka.
Bimo merasa bahwa ide dari Haruka itu benar-benar bagus, sehingga dia menganggukkan kepalanya, "kalau begitu panggil seseorang kemari yang bisa dibayar supaya dia bisa kita manfaatkan!" Perintah Bimo langsung dijawab anggukan Hana lalu pria perempuan itu segera keluar dari kamar.
__ADS_1