
Pada keesokan harinya, Venus mendahului suaminya meninggalkan rumah lalu pergi ke agensi untuk bertemu dengan Indri.
Baru saja memasuki agensi, tatapan semua orang langsung tertuju pada Venus, sebab Sejak pertama Venus membuat akun Instagram, dia tak pernah datang ke agensi hingga membuat semua orang sangat menantikan kedatangannya.
"Kak Venus!!"
"Kak Venus Selamat ya, Kakak benar-benar hebat!!"
"Aku langsung memfollow Kakak di Instagram, aku benar-benar senang melihat semua followers kakak yang dulu kini masih mendukung Kakak sama seperti dulu. Semoga Kakak bisa membuat agensi kita menjadi sama seperti dulu, agensi yang terkenal namun memiliki senior yang mempedulikan junior nya."
"Selamat Kak Venus, aku turut senang dengan pencapaian Kak Venus sampai Kakak bahkan menorehkan nama kakak di catatan model comeback dengan followers terbanyak dalam 1 jam!!!"
__ADS_1
Semua orang menyambut Venus dengan begitu antusias hingga membuat keributan di lobi sampai ketika sepasang suami istri memasuki lobby perusahaan hingga membuat semua orang terdiam.
Venus pun langsung melihat ke arah dua orang itu, dan dia bisa melihat wajah tidak senang Haruka hingga dia pun membuang muka dan hanya berdiri di sana seperti tidak terjadi apa-apa.
Haruka yang melihat Venus dan beberapa model lainnya menghalangi lift untuk mereka kini menjadi sangat kesal sehingga dia tidak tahan untuk diam saja dan kemudian berteriak dengan suara keras, "tidakkah kalian tahu sopan santun dan membiarkan aku bersama CEO untuk masuk lift lebih dulu?!!"
Suara dari belakang langsung membuat semua orang menoleh ke arah belakang dengan para model junior langsung memberi jalan karena mereka tidak mau membuat masalah dengan Venus dan Bimo.
Sementara Venus yang menatap dua orang itu, dia pun langsung berkata, "di sini ada tiga lift, kami hanya berdiri di satu lift untuk menunggu, Tapi kenapa harus berebutan lift?!"
"Kami duluan," ucap Venus melemparkan senyumnya pada dua orang yang kini tertinggal menunggu lift yang tadi ditempati oleh Venus dan para model lainnya menunggu.
__ADS_1
Hal itu membuat Haruka semakin kesal sehingga dia menghentakkan sebelah kakinya sambil menatap suaminya, "Kenapa kau diam saja?!! Kau adalah CEO di sini, harusnya kau bisa memperlihatkan ketegasanmu pada mereka semua!!" Kesal Haruka yang merasa bahwa suaminya tidak memperdulikannya sampai pria itu bahkan tidak berbicara satu patah kata pun sejak mereka tiba di gedung tersebut.
"Hah,, justru aku yang mau bertanya padamu, Kenapa kau membuang-buang waktu untuk mereka? Hari ini kau ada pemotretan yang sangat penting, jadi tidak boleh membuang-buang tenaga untuk orang-orang seperti mereka," ucap Bimo sembari memperbaiki rambut istrinya yang agak berantakan.
"Ahh,, ya, kau benar, lagi pula marah-marah membuat kerutan-kerutan baru muncul di wajahku. Pemotretan hari ini juga untuk brand besar, tapi bolehkah nanti kau menemaniku untuk pemotretan?" Tanya Haruka dengan suara yang manja menatap suaminya hingga membuat sang resepsionis yang ada di sana kini bergidik geli dengan tingkah perempuan itu.
Baru saja tampangnya seperti singa betina yang sedang memarahi singa jantan, Tapi sekarang langsung berubah seperti seekor anak kucing imut yang sedang meminta makan pada ibunya.
"Tentu saja aku akan menemanimu" ucap Bimo langsung membuat Haruka menjadi semakin senang hingga dia pun melupakan masalah di depan lift dan memilih memeluk lengan suaminya dengan penuh kehangatan
Begitu pintu lift terbuka, Haruka dan suaminya pun masuk ke dalam lift dengan Haruka yang langsung berkata, "ada banyak tawaran pekerjaan untuk Venus. Bisakah kau mengalihkan semua pekerjaan itu untukku dan berikan dia pekerjaan-pekerjaan biasa-biasa saja yang tidak akan membuatnya menjadi model besar? Aku mau dia terlihat seperti orang bodoh yang berusaha kembali memulai karirnya namun harus terpuruk jatuh!!!"
__ADS_1
Bimo menganggukkan kepalanya, "kau tenang saja, aku akan mengatur semuanya," ucap Bimo yang sangat yakin bahwa dia bisa mengendalikan Venus dan membuat perempuan itu hanya mendapatkan pekerjaan-pekerjaan kecil saja yang biasanya dikerjakan oleh para model pemula.
"Bagus!! Suamiku adalah yang terbaik!!" Ucap Haruka penuh kegembiraan.