
Setelah cukup lama berada di situasi tenang dalam mobil, mereka akhirnya tiba di sebuah restoran yang ditunjuk oleh pihak LSM sebagai tempat mereka untuk menandatangani kontrak.
Setelah mobil berhenti di depan hotel, maka semua orang turun dari mobil lalu mereka pun memasuki hotel dan langsung disambut oleh seseorang yang sudah mengenali mereka semua.
"Rombongan Nona Venus, silakan ikuti saya," kata pria tersebut dengan begitu sopan lalu mengantar semua orang menuju sebuah ruangan private yang terletak di lantai 55.
Saat mereka tiba di ruang private, mereka disambut langsung oleh dua orang yang terdiri dari seorang pria bernama Dani dan seorang perempuan lainnya bernama Tiara.
Mereka berkenalan sebelum semuanya berjalan ke arah sebuah meja panjang yang terletak di ruangan tersebut lalu duduk bersama-sama.
Setelah duduk, Tiara kemudian menyerahkan berkas kepada Bimo sambil berbicara dalam bahasa Inggris, "ini adalah kontrak yang telah kami siapkan, silakan dibaca," ucap Tiara langsung membuat Bimo meraih berkas tersebut lalu dia pun membacanya dengan seksama.
__ADS_1
Sembari Bimo membaca berkas tersebut, Venus kemudian menatap Tiara sambil berkata, "Saya ingin bertanya tentang konsep yang akan digunakan dalam kerjasama kita kali ini. Saya dengar semuanya disiapkan untuk musim dingin mendatang?"
Pertanyaan Venus langsung membuat Tiara menganggukkan kepalanya, "benar sekali, ini disiapkan untuk musim dingin mendatang sehingga kami akan mengusung tema Putri salju kekinian. Kalau dahulunya putri salju yang kita kenal memiliki kepribadian yang sangat lembut dan sangat mudah dikendalikan, tetapi dalam tema kami kali ini putri salju yang akan dibawakan ialah Putri salju yang penuh dengan energi, staning dan merupakan Putri modern yang benar-benar memiliki kualitas! Ini dia rincian konsep yang telah kami siapkan untukmu," ucap Tiara menyerahkan sebuah berkas pada Venus.
Sementara itu, Haruka yang duduk di samping suaminya kini kebingungan dengan percakapan kedua orang itu, dia tidak tahu apa yang sedang mereka bicarakan sebab dia tidak pandai dalam berbahasa Inggris.
Itu sebabnya, dia kesulitan untuk go internasional karena dia terkendala pada kesulitan bahasanya, biasanya kalau Ia mendapat tawaran untuk bekerjasama dengan orang-orang internasional, dia membutuhkan seorang penerjemah yang akan mengatakan padanya segala sesuatu yang berkaitan dengan pemotretan yang ia lakukan.
"Biar ku lihat juga," ucap Haruka sambil berpura-pura membaca apa yang tertulis pada berkas tersebut, Padahal dia sama sekali tidak mengerti!
Venus juga tidak terlalu peduli, ia membiarkan perempuan itu melakukannya sesuka hati sementara Dia kemudian kembali menatap Tiara lalu mereka membicarakan berbagai hal tentang pemotretan mereka pada saat itu.
__ADS_1
Sementara Bimo, ia membicarakan kontraknya dengan pria bernama Dani untuk mengetahui lebih detail tentang kontrak yang ada di sana Dan juga menambahkan sedikit poin pada kontrak tersebut.
Mereka berbincang kurang lebih 1 jam sampai akhirnya Bimo menandatangani surat kontrak yang disediakan oleh LSM lalu mereka pun saling berjabat tangan sebelum mereka melangkah ke makan malam.
Saat makanan sudah disajikan di hadapan mereka, Venus begitu bersemangat melihat makanan-makanan itu sebab dia sudah sangat rindu dengan makanan dari kota P karena sejak 2 tahun terakhir dia tidak pernah lagi datang ke kota p.
Sementara tadi siang, mereka hanya berjalan-jalan di museum sebelum kembali ke hotel untuk beristirahat, mereka belum mencicipi makanan kota p yang sesungguhnya.
Oleh sebab itu, saat sedang makan, Venus dengan antusias bercerita bersama dengan Tiara tentang banyak hal di kota p.
Hal itu membuat Haruka menjadi sangat kesal karena ia melihat bahwa Venus tampak memperlihatkan keahliannya bahwa dia sudah familiar dengan segala sesuatu yang ada di kota P karena memang dulunya Venus sering berada di kota P melakukan pemotretan.
__ADS_1
'Perempuan sialan ini, lihat saja nanti aku akan membuatmu menangis darah saat akulah yang menggantikanmu untuk menjadi model LSM! Berani-beraninya dia menunjukkan dirinya ketika aku ada di sampingnya!! Emangnya apa yang lebih baik darinya sehingga dia terlalu percaya diri untuk menyayangiku?!' kesal Haruka dalam hati sambil menggertakan giginya dengan kesal.