
Gabriel dengan cepat berdiri, "aku rasa tidak baik jika perusahaan ini mengganti CEO dengan orang seperti dia, karena dia memiliki reputasi yang sangat buruk. Dia gagal menjadi CEO untuk agensi m, jadi aku takut dia akan membuat masalah untuk perusahaan kita jika dia menjabat sebagai CEO," ucap Gabriel
🌺🌺🌺
Bimo pun sangat terkejut dengan ucapan Gabriel sehingga dia berkata, "Sepertinya anda telah salah paham, tetapi kinerja saya di agensi m sangatlah bagus, terbukti dari satu tahun terakhir saya berada di sana agensi m menjadi salah satu agensi terbaik di negara ini. Sementara insiden yang baru-baru saja terjadi, semua itu hanyalah sebuah kesalahan kecil yang tidak akan mempengaruhi kinerja saya menjadi seorang CEO."
Sarah mengganggukan kepalanya, "benar sekali, menantuku adalah orang yang tepat untuk menjabat posisi CEO di perusahaan ini Sementara saya pensiun lebih dini," ucap Sarah.
Gabriel yang mendengarkan ucapan saudaranya menjadi sangat kesal, ia kembali berbicara, katanya, "aku rasa kalau kau mau pensiun lebih dini maka sebaiknya tinggalkan perusahaannya dan biarkan aku menjadi CEO, lalu biarkan Bimo menjadi wakil CEO dan kita lihat kinerjanya selama beberapa waktu ke depan. Kalau kinerjanya bagus maka aku siap memberikan posisi CEO untuk nya!"
__ADS_1
Bimo mengerutkan keningnya melihat Gabriel yang sama sekali tidak mau memberikan posisi CEO untuknya, dan yang jelas jika dia menyetujui ucapan pria itu, maka selamanya dia hanya akan menjadi wakil CEO karena pria itu pasti akan melakukan berbagai cara untuk menundanya naik ke posisi CEO.
Oleh sebab itu, Bimo dengan cepat berkata, "aku rasa pemilik saham terbanyak di perusahaan inilah yang berhak untuk menentukannya, dan ibu mertuaku telah berkata bahwa dia menyerahkan posisinya padaku jadi tidak ada yang bisa menghentikan keputusannya."
Gabriel mengepal kuat tangannya mendengar ucapan Bimo, karena dia tahu jelas bahwa Sarah pasti akan memilih Bimo menjadi CEO.
Benar saja, Sarah berkata, "sebagai pemilik saham terbanyak di tempat ini maka aku mengutus menantuku untuk menjadi CEO menggantikanku."
Namun kesenangan Bimo tidak bertahan lama karena Nayla secara tiba-tiba berdiri lalu perempuan itu pun berjalan menuju proyektor.
__ADS_1
Semua orang menatap ke arah Nayla dan melihat perempuan itu menyalakan proyektor serta tablet miliknya dan menyambungkannya ke proyektor.
"Semuanya, silakan melihat ke arah layar," ucap Nayla sambil menampilkan persentase kepemilikan saham di layar proyektor.
"Semuanya bisa melihat bahwa pemilik saham tertinggi di perusahaan ini ialah Nyonya sara diikuti oleh Nona Venus lalu saya," ucap Nayla sambil menggerakkan mousenya memunculkan sebuah halaman lain yang telah disiapkan olehnya.
"Ini adalah surat keputusan yang dikeluarkan oleh Venus bahwa seluruh sahamnya telah dipergunakan untuk menjadi suara milik saya sehingga jika ditotal saham Venus dengan saya maka saya menjadi pemilik saham terbanyak di perusahaan ini sekaligus menjadi otoriter penentu keputusan," kata Nayla membuat wajah Sarah menjadi pucat pasi.
Tetapi perempuan itu belum sempat berbicara ketika Venus kini berdiri sambil berkata, "apa yang dikatakan oleh Kak Nayla itu benar, saya telah membuat keputusan bahwa seluruh saham saya sepenuhnya akan dipegang oleh Kak Nayla selama waktu yang belum ditentukan. Jadi, saya memberikan semua pengambilan keputusan dalam perusahaan ini pada Kak Nayla. Selain itu, saya juga merekomendasikan Kak Nayla sebagai CEO perusahaan ini karena tentunya kinerja keaneka akan jauh lebih baik daripada siapapun yang mengaku-ngaku sanggup menjadi seorang CEO!"
__ADS_1
Semua orang terkejut dengan ucapan Venus, namun mereka tentunya tidak bisa membantah karena data telah memperlihatkan bahwa jika saham Venus dan Nayla digabungkan, maka mereka memiliki jumlah saham yang jauh lebih banyak yaitu lebih dari 50%.
Bocoran Bab selanjutnya ada di YouTube ya...