Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
41


__ADS_3

"Ini adalah bukti resmi bahwa rumah ini adalah milikku," ucap Venus sembari tersenyum mengejek benar-benar membuat Sarah menjadi semakin kesal.


💌💌💌


Sarah yang melihat berkas di tangannya masih merasa tak percaya bahwa pengacara keluarga Venus memberikan surat resmi itu pada Venus, padahal Venus tidak memenuhi syarat yang diajukan pada surat wasiat itu.


Oleh sebab itu, Sarah dengan cepat menatap Venus sambil berkata, "Aku tidak percaya ini, Kau pasti telah menyogok pengacara itu bukan?!! Jelas-jelas di surat wasiat itu kau membawa baru boleh menerima warisan dari ibumu kalau kau sudah menikah sebelum umur 23 tahun! Tapi sekarang apa yang terjadi?? Kau bahkan belum menikah, padahal beberapa waktu yang lalu umurmu sudah cukup 23 tahun!!!"


Sebuah senyuman langsung terukir di bibir Venus karena dia merasa terhibur dengan keterkejutan Sarah.


"Ah ya, tapi bagaimana kau tahu kalau aku belum menikah di umur 23 tahun?" Tanya Venus sembari melemparkan tatapan menantang pada perempuan di depannya.

__ADS_1


"Kau!!! Aku akan menghubungi pengacara untuk memastikan ini!!" Kata Sarah sembari berbalik menatap polisi yang bersama-sama dengan Venus, "kalian jangan melakukan apapun!!" Tegas Sarah sebelum dia berjalan masuk ke dalam rumah meninggalkan kelima orang yang ada di depan rumahnya.


Venus tidak memperdulikan Sarah, Tetapi dia menatap para polisi sambil berkata, "kalian duduklah, ini akan agak lama dari yang seharusnya."


Para polisi pun kemudian duduk di kursi di depan rumah tersebut dengan Venus yang menatap ke arah gerbang, dia tidak sabar menunggu Bimo dan juga Haruka yang kembali ke rumah agar kedua orang itu bisa menyaksikan bagaimana dia mengambil kembali apa yang sudah seharusnya menjadi miliknya.


Sedangkan Sarah yang pergi meninggalkan Venus, perempuan itu segera menyuruh seorang pelayan untuk berjaga di depan pintu mengawasi keempat polisi dan juga Venus yang duduk di sana.


Sementara sarah, dia mengambil ponselnya yang terletak di kamar lalu dengan cepat menelpon pengacara keluarga.


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...

__ADS_1


Drrtt.... Drrtt... Drrtt...


"Ini aku sarah, Aku ingin bertanya tentang Venus yang datang ke rumahku membawa surat kuasa atas rumah yang kumiliki. Bukankah seharusnya dia tidak bisa mengklaim warisan ibunya karena dia belum menikah di umur 23 tahun?!!" Tanya Sarah.


"Ah ya, memang di surat wasiat tersebut bahwa dia tidak bisa mengambil warisannya Jika dia belum menikah di umur 23 tahun, tetapi tepat sehari sebelum Dia berumur 23 tahun, dia sudah menikah dengan seorang pria. Pernikahannya juga sudah tercatat di bagian pemerintahan sehingga pernikahannya dianggap sah!" Jawab pengacara dari seberang telepon langsung membuat wajah Sarah menjadi sangat pucat.


Sarah yang tadinya berdiri menelepon kini harus berjalan ke samping tempat tidur lalu duduk di sana dengan nafas yang terasa begitu berat dan tangan yang gemetar memegang ponselnya.


"Kau,,, kau yakin? Jangan-jangan dia melakukan sebuah penipuan, karena tidak mungkin dia menemukan seorang pria untuk menikah dengannya hanya satu hari setelah pernikahannya gagal!!!" Ucap Sarah yang benar-benar tak percaya bahwa Venus tera menikah.


"Maaf sekali, tetapi itulah yang terjadi, Kalau anda sendiri tidak percaya, Anda bisa melakukan pengecekan ke kantor pencatatan sipil. Kalau begitu, saya tutup teleponnya karena saya masih ada hal penting untuk diurus," kata Sang pria dari seberang telepon sebelum sara mendengarkan nada panggilan telepon yang diputuskan secara sepihak.

__ADS_1


Tut tut tut...


Sarah melepaskan ponsel dari telinganya sambil berkata, "ini tidak mungkin, ini tidak mungkin!!!"


__ADS_2