Istri HOT Tuan Danang

Istri HOT Tuan Danang
126


__ADS_3

Bab sebelumnya ada di aplikasi noveltoon.


Haruka dan Bimo Akhirnya bisa lolos dari para wartawan setelah Haruka berpura-pura pingsan dan saat ini mereka sedang berada dalam ambulans untuk membawa Haruka menuju rumah sakit.


Haruka yang tadinya terbaring di atas ambulance kini duduk menatap suaminya, "hah,, dasar para wartawan itu sangat menyebalkan, aku sumpahin mereka semua mendapat bisul di pantat mereka!!" Gerutu Haruka yang merasa sangat kesal karena banyak sekali insiden memalukan yang telah ialah alami, semuanya disebabkan oleh wartawan.


Bimo yang mendengarkan ucapan istrinya tidak mengatakan apapun, tetapi pria itu hanya mengembalikan tas milik istrinya yang tadi ia ambil sehingga Haruka membuka ponselnya untuk melihat berita terbaru.


Tetapi perempuan itu sangat terkejut ketika dia melihat berita yang baru beredar di internet, selain berita tentang pemalsuan surat keterangan dokter yang mereka lakukan, juga ada sebuah video yang sedang viral.


"A,, apa ini?" Ucap Haruka dengan tangan yang mulai gemetar memegang ponselnya.


Bimo yang sedang sibuk menatap keluar jendela ambulans kini melirik istrinya.

__ADS_1


"Ada apa lagi?" Tanya Bimo dengan nada suara kesal dia tidak ingin lagi menerima berita buruk!


Haruka menatap suaminya sambil memperlihatkan layar ponselnya pada pria itu, "i,, i, ini,, ini video kita!" Ucap Haruka memberikan ponselnya pada suaminya.


Bimo yang belum memperhatikan jelas video yang dimaksud oleh istrinya, ia kini mengambil ponsel tersebut dan dengan rasa yang penasaran ia melihat video yang dimaksud oleh istrinya.


Namun, rasa penasarannya berubah menjadi rasa terkejut yang luar biasa melihat video yang ada di ponsel.


"Bagaimana bisa video ini ada di internet?" Ucap Bimo dengan rasa tak percayanya.


Haruka kembali memperhatikan video yang ada di ponselnya, ia mengerutkan keningnya sambil berkata, "Bukankah ini video kita di hotel pada satu tahun yang lalu? Tapi siapa yang merekamnya?"


Haruka merasa sangat aneh, ia berusaha mengingat kembali apa yang terjadi pada saat mereka di hotel.

__ADS_1


"Seingatku, saat itu tidak ada orang yang bersama kita, kita pergi ke sana hanya bersama-sama dengan Hana, Tetapi dia ada di kamar sebelah," ucap Bimo dengan telapak tangannya yang kini terasa begitu dingin menandakan bahwa dia sedang berada dalam kecemasan yang luar biasa.


"Hana,,, apa jangan-jangan dia menaruh kamera di dalam kamar kita?" Ucap Haruka yang mana mereka memiliki kebiasaan sebelum masuk ke kamar hotel, maka kamar mereka akan diperiksa oleh Hana untuk memastikan keamanan kamar mereka.


Bimo terkejut, "apa?!" Tanya Bimo sambil minggir takkan giginya karena dia tidak menyangka bahwa Hana akan menghianati mereka Padahal mereka telah menyewakan pengacara untuk membantu perempuan itu menghadapi kasus hukum yang menimpanya.


Namun saat ini, Bimo tidak punya waktu untuk memikirkan hal itu karena ponselnya kembali berdering memperlihatkan nama pemanggil ialah CEO mereka.


Drrriiingg.... Drrriiingg.... Drrriiingg....


"Sial!" Gerutu Bimo merasa sangat kesal, Tetapi dia tetap mengangkat panggilan telepon tersebut, "halo," ucap Bimo pada pria di seberang telepon.


"Akhirnya kau mengangkat teleponku juga! Cepat datang temui aku di restoran xx!! Bawa juga istrimu itu karena kita harus membicarakan masalah penting!!" Tegas Dimas dari seberang telepon sebelum nada panggilan telepon yang ditutup secara sepihak memenuhi pendengaran Bimo.

__ADS_1


"Sial!! Sialan!!" Teriak Bimo melemparkan ponselnya ke sembarang arah tanpa berduri lagi apakah fungsinya akan merusak atau tidak.


Haruka yang melihat ekspresi suaminya langsung mengetahui bahwa sesuatu yang buruk telah didengar oleh pria itu sehingga dia pun menjadi sangat ketakutan.


__ADS_2