
Saat mobil Haruka berhenti, Haruka berteriak sangat kencang sambil terus menekan gas mobilnya, namun sayangnya mobilnya sudah tidak bisa lagi berjalan karena Grappler yang kini mengikat ban mobil belakangnya.
🔥🔥🔥
Lalu tiba-tiba saja, seorang polisi datang menodongkan pistol ke arahnya sambil mengetuk jendela mobilnya.
Tok tok tok...
Hal itu membuat haruka sangat panik sehingga dia dengan cepat mengambil sebilah pisau yang ia bawa dari apartemennya lalu mengarahkannya kepada pria yang ada di luar jendela.
"Pergi!! Pergi!! Pergi!!!" Teriak Haruka membuat para polisi menjadi panik, karena mereka pikir Haruka memiliki niat yang begitu jahat sehingga pergi membawa senjata, bahkan perempuan itu telah menabrak banyak orang di zebra cross
Oleh sebab itu, sang polisi memberi kode pada semua rekan-rekannya sehingga mobil Haruka langsung dikelilingi oleh polisi yang memegang senjata.
__ADS_1
"Buang senjata yang ada di tanganmu dan keluar dari mobil secara perlahan-lahan!!" Perintah sang polisi sambil menatap perempuan dalam mobil yang memakai topi dan juga masker bahkan lengkap dengan kaos tangan dan lengan panjang sehingga hanya bagian matanya saja yang bisa kelihatan.
"Akhh!! Akhh!! Akhh!!!" Teriak Haruka yang kini merasa histeris, dia benar-benar tidak tahan melihat semua orang yang mendekati arahnya, apalagi saat itu para wartawan telah mengepung mobilnya sebab mendapat berita tentang pengemudi yang ugal-ugalan dan menabrak banyak orang di zebra cross.
Apalagi ketika Haruka melihat kamera diarahkan kepadanya dan para wartawan menekan-nekan tombol kamera yang ada di tangan mereka, Hal itu membuat Haruka semakin ketakutan hingga dia berteriak sangat keras sebelum dia menggunakan pisau yang ada di tangannya menyayat pergelangan tangannya dengan begitu dalam.
Srek!!!
Seketika itu juga, semua orang terkejut melihat Haruka yang ada di dalam mobil telah bunuh diri dan perempuan itu langsung kehilangan banyak darah dan merasakan kesemutan di seluruh tubuhnya.
"Ambulans!!" Teriak sang polisi yang kini melepaskan masker dan topi Haruka untuk memeriksa keadaan perempuan itu.
Sementara para wartawan, mereka dengan cepat mengambil foto wajah orang yang telah melakukan hal buruk di jalanan, namun semuanya terdiam ketika melihat wajah Haruka.
__ADS_1
"Bukankah dia Haruka?" Ucap salah seorang wartawan.
"Benar, itu Haruka!!" Jawab wartawan yang lain sebelum dia kembali mendapatkan banyak gambar.
Cekrek cekrek cekrek...
Berita tentang Haruka langsung masuk di TV karena apa yang dilakukan perempuan itu di jalan raya sangatlah hebat sehingga sara yang saat itu berada di rumahnya sedang menonton TV kini terpaku di tempatnya menatap berita yang saat ini dipertontonkan padanya.
Seorang reporter menceritakan kejadian yang sedang hangat diperbincangkan, "Pemirsa, model Haruka yang baru-baru ini hangat diperbincangkan kembali lagi membuat ulah, Dia baru saja menabrak para pejalan kaki di zebra cross hingga menewaskan 5 orang pejalan kaki dan balasan lainnya mengalami luka ringan sampai luka parah.
"Selain itu, dia juga menerobos lampu lalu lintas hingga membuat dua mobil kecelakaan dan satu orang meninggal dan tiga orang luka-luka. Tak berhenti di situ, Haruka yang mengemudi ugal-ugalan di jalan diberhentikan oleh polisi dan melakukan bunuh diri di dalam mobilnya karena menolak untuk keluar dari mobil!!" Ucap sangpembawa acara membuat kepala sara terasa begitu pusing dan berdenyut mendengar berita tersebut.
"A,, apa?" Sara memegang kepalanya dengan kedua tangannya dan dia berusaha untuk menjernihkan pikirannya yang sedang kacau.
__ADS_1
Saat ini, Sarah teringat akan ucapan putrinya bahwa putrinya akan membunuhnya Jika dia tidak mengeluarkan uang untuk membayar denda yang ditanggung oleh perempuan itu karena keluar dari agensinya.
'Kenapa semuanya jadi berantakan seperti ini?!!" Ucap sara dalam hati yang tak pernah membayangkan bahwa suatu saat akan terjadi hal seperti ini padanya dan pada putrinya.