Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
ep 106.


__ADS_3

"Seharusnya kau tidak menuruti permintaan nona muda."Gerutu Natan sembari mengusap wajahnya dengan kasar."Berdoa saja semoga Nona muda bisa melunakkan hati tuan Jimin."Harap Natan dengan nada cemas dengan nasibnya dan Yeri dan juga bodyguard yang khusus menjaga dan mengawasi Rachel.


Dalam keadaan menunduk Yeri pun mengangguk pelan.Harapanya juga sama seperti Natan,selamat dari hukuman mematikan dari Jimin.


*


*


Jimin dengan telaten memakaikan baju Rachel istrinya, setelah keduanya selesai membersihkan tubuh dari keringat yang membasahi tubuh mereka dari percintaan panas dua jam yang lalu.


Sejak kehamilan-nya Jimin tidak pernah membiarkan wanitanya memakai baju sendiri setelah bercinta.jimin akan selalu memakaikan baju wanitanya dengan penuh kelembutan.


"Sekarang istirahatlah".Jimin membaringkan tubuh istrinya di sofa.Jimin sudah menganjurkan agar Rachel tidur di bilik yang sudah ada diruangannya, tapi Rachel menolak dengan alasan ingin selalu didekat Jimin saja,dan seperti biasa Jimin akan menuruti keinginan wanita hamil itu dengan senang hati.

__ADS_1


"Chagia apa kau tidak lapar?."Tanya Jimin mengingat Rachel belum makan siang.


"Hmmm..."Rachel menggeleng kepala pelan,dia hanya ingin tidur setelah Jimin menggempur tubuhnya habis-habisan.Tubuhnya terasa remuk akibat ulah suami mesumnya yang tidak mengenal kata puas.


Ya, entah kenapa sampai sekarang Jimin tidak bisa menolak, apalagi kalau istrinya itu sudah mengeluarkan kata-kata"Aku siap dihukum" Seketika gairah Jimin akan bergelora dan tidak mau melepaskan tubuh istrinya yang semakin hari semakin sexsi dimatanya.


"Sayang tolong jangan hukum Yeri dan yang lainya,bukankah aku sudah membayar hukuman mereka?aku juga akan menghukum mu dengan berat ,kau bilang akan membawa K-Pop idolaku itu kerumah."Oceh Rachel dengan suara yang terdengar sayup dengan mata yang sudah tertutup rapat dan memajukan bibirnya.


"Cih...kau ini!."Gemes Jimin sambil tertawa kecil lalu mengecup kening Rachel.Dalam keadaan mengantuk berat pun Rachel masih bisa mengoceh dengan bibirnya yang imut.


"Kau sudah disini?." Baru saja Jimin masuk keruangan Natan dan mendapati Yeri dan Natan juga disana.


Begitu melihat Jimin masuk keruangan Natan Yeri langsung duduk dan membungkuk dihadapan Jimin."Tuan saya benar-benar minta maaf,saya memang sudah lancang dan membawa nona muda keluar dari rumah.Maafkan say tuan.. maafkan saya.."

__ADS_1


"Sudah,saya tidak akan menghukum mu dan yang lainya."Jawab Jimin dengan datar.


Mendengar jawaban Jimin Yeri menegakkan kepalanya yang masih terduduk dilantai.Saking tidak tidak percaya nya dengan apa yang baru saja didengarnya.Yeri beralih menatap Natan,seolah ingin memastikan apa yang didengarnya benar atau tidak.Namun ketika mendapat anggukan kepala dari Natan Yeri malah bengong dengan membulatkan kedua matanya."Apa ini mimpi."Batinya.


"Sekarang pulanglah tidak usah menunggui istriku."Ucap Jimin yang sudah duduk dengan melipat kakinya.


"Trimakasih tuan."Yeri berdiri dan kembali membungkuk didepan Jimin sebelum meninggalkan ruangan Natan.Hatinya terasa lega karena kali ini selamat dari hukum Jimin.


Natan yang juga mendengar ucapan Jimin merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan Yeri."Trimakasih nona muda".Lirih Natan sembari menghapus dadanya.


"Natan,hari ini tidak ada yang boleh masuk keruangan ku."Seru Jimin sebelum pergi.


Hari ini Jimin ingin menemani Rachel istrinya yang tengah tertidur di dalam ruanganya.Tanpa ada gangguan sekalipun itu tentang masalah pekerjaan.

__ADS_1


"Siap tuan."Natan dengan penuh semangat menjawabnya.Sampai Jimin mengerutkan dahinya menatap Natan yang saat ini berubah menjadi salah tingkah.


"Maaf tuan."Kekeh natan,menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali.Siapa yang tidak senang terlepas dari hukuman yang mengerikan dari seorang pria Dingin dan sangat arogan seperti Jimin.


__ADS_2