Jodoh Beda Kasta

Jodoh Beda Kasta
bersama ajuma ep20


__ADS_3

hari ini ajuma akan pergi ke supermarket


untuk berbelanja kebutuhan bulanan.


"ajuma apa saya boleh ikut,bosan rasanya


hanya duduk diam dirumah,sekalian saya


juga mau cari kerja."tanya rachel.


"apa tuan mengizikan?."ajuma takut ia


akanterkena masalah kalau sampai mommy


alin tau Rachel ikut ajuma.


"belum."ucap Rachel jujur.sebab menurutnya


Jimin juga tidak mau tau,bahkan akhir-akhir


ini Jimin malah terkesan menghindari


Rachel.


"maaf nona muda,saya tidak berani kalau


nona belum minta izin."


"tapi ajuman."


"maaf nona muda sebaiknya minta izin


dulu."ajuma memotong ucapan Rachel


karena tidak mau nanti akan ada masalah.


Jimin turun dengan rapi dan siap sarapan dan


berangkat kekantor.


"selamat pagi tuan muda."sapa para maid dan


membungkukkan badan,begitu pula Rachel


yang tidak ketinggalan,Rachel langsung


menarik kursi untuk Jimin duduki.jimin


duduk denga sikap yang selalu datar dan


dingin,ajuma langsung menyajikan sarapan


Jimin.


"tuan,apa saya boleh ikut ajuma belanja. bulanan,sekalian saya juga mau cari


pekerjaan."


"apa itu penting buat saya."dengan cueknya


menaggapi Rachel.


"tapi ajuma tidak akan mengijinkan saya ikut


kalau belum meminta izin pada tuan."dengan


wajah yang seolah memohon kepada Jimin.


"saya tidak perduli kamu mau kemana atau

__ADS_1


melakukan apa."menatap Rachel dengan


tajam dan marah tapi jauh didalam hati Jimin


ia berusaha keras supaya ingatannya tentang


mimpi itu bisa hilang dengan bertambah


kasar dan menhidari Rachel.


"baik tuan."membungkukkan badannya.ajuma


yang melihat kejadian itu nampak sedih


melihat Rachel yang diperlakukan suaminya


sendiri seperti itu.


selasai sarapan Jimin langsung


memerintahkan pak Choi untuk segera


berangkat dan berlalu tanpa melihat Rachel


yang hanya bisa membungkukkan badannya


kearah Jimin.


"ya sudah,nona muda bisa ikut dengan


saya."ajuma tidak suka melihat kesedihan


Dimata Rachel.


"benarkah....ahhh..terimakasih ajuma."sambut


tadinya muram.memeluk ajuma dengan erat


ajuma yang merasa seolah memeluk


anaknya sendiri merasa ikut bahagia.


mereka tiba dipusat perbelanjaan dan


memulai menyusun barang kebutuhan


kedalam sebuah troli yang Rachel


dorong.ajuma sudah melarang Rachel


melakukanya tapi Rachel ngotot dan


beralasan kalau ia masih muda dan kuat


sementara ajuma sudah tua.ajuma yang


mendengar penuturan polos Rachel hanya


mampu tertawa.


"ajuma harap nona dan tuan hidup bahagia."


ucap ajuma dengan tulus.


"bahagia bagaimana."tanya Rachel bingung


mengingat ini bukanlah pernikahan


sebenarnya.

__ADS_1


"layaknya sepasang suami-istri yang saling


mencintai."


"ajuma Taukan siapa yang tuan


cintai?."bertanya balik pada ajuma.


"tapi nonalah istri tuan muda bukan nona


jeslin."


"ajuma juga mengenalnya."tanya Rachel lagi.


"tentu saja ajuma kenal."


"saya harap wanita itu secepatnya kembali


supaya saya bisa pulang kenegara saya dan


memulai hidup baru."tersenyum


membayangkan hal itu akan segera tiba.


"apa sedikitpun nona tidak tertarik pada tuan


Jimin."tanya ajuma penuh selidik.


"siapa yang tidak akan jatuh hati pada pria


setampan tuan Jimin,kaya raya, berdarah


bangsawan,tapi saya juga cukup tau


diri,mana mungkin langit dan bumi bisa


bersatu."menyadari kedudukannya yang


hanya rakyat jelata.ajuma yang mendengar


penuturan Rachel memeluknya secara


tiba-tiba.


"nona muda jangan bicara seperti itu,ajuma


berdoa nona dan tuan adalah jodoh yang


sesungguhnya."


"jodoh beda kasta hanya akan terjadi didunia


novel ajuma bukan di dunia nyata."Rachel


mengurai pelukan ajuma dan tersenyum,


menyakinkan ajuma kalau dia baik-baik saja.


"ya sudah ,ayo..biar saya masih ada waktu


buat cari kerjaan."mengajak ajuma


menyelesaikan belanjaan mereka.ajuma dan Rachel banyak bertukar cerita.


"ternyata nyonya besar tidak salah memilih


nona muda untuk tuan Jimin."berucap dalam


hatinya,

__ADS_1


__ADS_2